IDN Research Institute Luncurkan ICMR 2027, Ada Jurus Keberhasilan Kreator

ICMR 2027 menyoroti pergeseran pengukuran creator marketing dari visibility menuju velocity, termasuk kontribusi terhadap pertimbangan dan keputusan pembelian.
Kepercayaan kreator semakin penting, dengan review, perbandingan produk, live commerce, serta tutorial berperan dalam proses pembelian.
Laporan membahas enam perubahan industri kreator dan pentingnya mengukur dampak kreator sepanjang perjalanan konsumen.
Jakarta, IDN Times - IDN Research Institute kembali merilis Indonesia Creator Marketing Report (ICMR) 2027. Laporan ini menyoroti perubahan cara mengukur keberhasilan creator marketing, dari sekadar seberapa banyak audiens melihat konten menuju seberapa jauh konten tersebut mendorong pertimbangan hingga keputusan pembelian.
Pergeseran dari visibility menuju velocity menjadi salah satu fokus utama ICMR 2027. Laporan tersebut menunjukkan bahwa kreator kini tidak hanya berperan membangun kesadaran merek, tetapi juga membantu audiens memahami produk, membandingkan pilihan, hingga mengambil keputusan pembelian.
Riset ini menjadi penting di tengah konsumen yang semakin selektif dalam berbelanja. Karena itu, tantangan bagi brand bukan hanya menjangkau audiens, tetapi juga menunjukkan kontribusi creator marketing secara lebih menyeluruh terhadap tujuan bisnis.
1. Kepercayaan kreator semakin penting saat ekonomi mengetat

IDN Research Institute kembali merilis Indonesia Creator Marketing Report (ICMR) 2027 (dok. IDN) ICMR 2027 melibatkan 305 responden dari kelompok Connected Audience, yakni audiens yang aktif mengikuti kreator pilihan mereka, sekaligus berbelanja secara online.
Riset dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Selain melibatkan audiens, laporan ini turut dilengkapi perspektif praktisi brand, kreator, serta wawancara mendalam dengan pelaku industri.
Salah satu temuan utama menunjukkan kepercayaan menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian. Sebanyak 74 persen responden menyatakan rekomendasi dari kreator yang mereka percaya menjadi semakin penting ketika kondisi ekonomi mengetat.
Temuan tersebut menunjukkan konsumen yang semakin berhati-hati dalam berbelanja tetap mengandalkan kreator sebagai sumber pertimbangan, terutama ketika membutuhkan keyakinan sebelum membeli.
Sebanyak 77 persen responden mempertimbangkan keputusan pembelian melalui review dan perbandingan produk. Kemudian, sebanyak 57 persen melalui live commerce dan 50 persen melalui tutorial atau demonstrasi produk.
Sementara, hanya 18 persen responden yang mengaitkan proses pengambilan keputusan dengan momen pertama kali melihat konten awareness.
Data tersebut menunjukkan eksposur tidak lagi cukup menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan kolaborasi antara brand dan kreator. Konten yang mampu memberikan informasi, membangun keyakinan, dan mendorong tindakan kini memiliki peran yang semakin penting.
2. ICMR 2027 bahas enam perubahan industri kreator

IDN Research Institute kembali merilis Indonesia Creator Marketing Report (ICMR) 2027 (dok. IDN) ICMR 2027 terdiri dari enam bab yang membahas perubahan utama dalam industri kreator Indonesia. Bab pertama, The New Reality, membahas kepercayaan sebagai nilai utama ketika masyarakat semakin selektif dalam membelanjakan uang. Bab kedua, The Full-Funnel Creator, mengulas perluasan peran kreator dari membangun awareness menuju kontribusi di seluruh perjalanan konsumen.
Bab ketiga, The Tightening Menu, membahas pergeseran kebutuhan audiens dan peluang kategori konten di tengah perubahan kondisi ekonomi. Kemudian bab keempat, The Rooted Expansion, melihat peluang kreator memperluas kategori konten dengan tetap mempertahankan keahlian dan relevansi.
Bab kelima, From Brand to Business, mengulas transformasi kreator dari personal brand menjadi bisnis yang lebih profesional dan berkelanjutan. Sedangkan bab keenam, The Case for Creators, membahas pentingnya mengukur kontribusi kreator secara lebih menyeluruh dan adil, melampaui angka konversi semata.
Laporan tersebut juga kembali menggunakan framework ABCs, yakni Audiences, Brands, and Creators; 3T, yaitu Trust, Time, and Talent; serta 3R, yakni Roots, Range, and Reinvention.
Ketiga framework tersebut menjadi landasan untuk memahami bagaimana ekosistem kreator dapat membangun pertumbuhan yang berkelanjutan.
3. Kreator dituntut beri dampak sepanjang perjalanan konsumen

IDN Research Institute kembali merilis Indonesia Creator Marketing Report (ICMR) 2027 (dok. IDN) Co-Founder & COO IDN, William Utomo, mengatakan perubahan perilaku konsumen membuat brand perlu melihat creator marketing lebih dari sekadar kemampuan mendapatkan perhatian audiens.
“Di tengah konsumen yang semakin selektif, tantangannya bukan lagi sekadar bagaimana brand mendapatkan perhatian audiens, tetapi bagaimana perhatian tersebut dapat berkembang menjadi pertimbangan dan keputusan nyata. Inilah pergeseran dari visibility menuju velocity yang menjadi salah satu fokus dalam Indonesia Creator Marketing Report 2027,” ujar William.
Senada, VP of ICE Hana Novitriani menilai industri perlu mulai menunjukkan kontribusi kreator di berbagai tahap perjalanan konsumen. Hal itu termasuk ketika konten membantu audiens mengevaluasi produk hingga mengambil keputusan pembelian.
“Creator marketing telah berkontribusi di sepanjang perjalanan konsumen, dari membangun kesadaran hingga mendorong keputusan pembelian. Kini, industri perlu menunjukkan kontribusi tersebut secara lebih menyeluruh, agar nilai yang dihasilkan kreator tidak hanya dilihat dari jangkauan, tetapi juga dari dampaknya terhadap perjalanan konsumen,” ujar Hana.
ICMR 2027 pun menegaskan masa depan industri kreator tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya jangkauan. Kemampuan membangun kepercayaan dan mengubah perhatian menjadi dampak nyata menjadi faktor yang semakin penting.
Dalam era Creator Economy 3.0, pertumbuhan industri kreator akan semakin bergantung pada kolaborasi yang berkelanjutan, autentisitas, serta pengukuran kontribusi yang lebih bermakna.




















