Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KKNT IPB Kembangkan Pakan Limbah Singkong di Karangreja
Sosialisasi & praktik program SI-MANTAP dari mahasiswa KKNT Inovasi IPB 2026 (dok. Tim KKNT Inovasi IPB 2026)
  • Mahasiswa KKNT Inovasi IPB 2026 menjalankan program SI-MANTAP di Desa Karangreja untuk mengolah limbah singkong menjadi pakan ternak complete feed yang lebih ekonomis.
  • Program melibatkan pemerintah desa, BUMDes, dan peternak melalui sosialisasi serta praktik pembuatan pakan dari krekel, onggok, dan daun singkong, diikuti 24 peserta.
  • Uji coba 10 domba selama 10 hari mencatat kenaikan rata-rata 1 kg per ekor; biaya pakan sekitar Rp3.000 per kg, lebih hemat dibanding konsentrat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Program SI-MANTAP (Singkong Pakan Mandiri Tabungan Peternak) merupakan salah satu program unggulan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKNT Inovasi IPB 2026 di Desa Karangreja, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah singkong sebagai complete feed, mengurangi biaya pakan, serta meningkatkan nilai guna limbah singkong  sebagai upaya menjawab permasalahan dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki masyarakat Desa Karangreja.

Inovasi Pakan Hemat: Optimasi Limbah Singkong dan Complete Feed Ternak

Sosialisasi & praktik program SI-MANTAP dari mahasiswa KKNT Inovasi IPB 2026 (dok. Tim KKNT Inovasi IPB 2026)

Program ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya potensi limbah singkong di Desa Karangreja yang belum dimanfaatkan secara optimal serta tingginya biaya pakan ternak. Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa KKNT bersama pemerintah desa, BUMDes, dan kelompok peternak Desa Karangreja melaksanakan sosialisasi dan praktik pembuatan pakan alternatif complete feed berbahan dasar limbah singkong untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lokal sebagai pakan ternak yang lebih ekonomis. 

Pelaksanaan kegiatan meliputi pembuatan pakan ternak alternatif dari limbah singkong (krekel, onggok, dan daun), penimbangan bobot awal dan akhir domba, uji coba pakan terhadap 10 ekor domba milik BUMDes Karangreja selama 10 hari, serta sosialisasi dan praktik pembuatan pakan bersama BUMDes dan peternak. Kegiatan diikuti oleh 24 partisipan yang terdiri atas pemerintah desa, BUMDes, serta kelompok peternak Desa Karangreja. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui keterlibatan aktif dalam diskusi, praktik pembuatan pakan, serta sesi tanya jawab mengenai formulasi dan pemberian complete feed pada domba.

Dampak positif Complete Feed: Bobot ternak naik 100 gram per hari

Ilustrasi kambing (Jeromi Mikhael, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Melalui kegiatan tersebut, diperoleh hasil berupa pakan ternak alternatif complete feed berbahan dasar limbah singkong sebagai bentuk optimalisasi potensi lokal Desa Karangreja. Hasil uji coba pada 10 ekor domba selama 10 hari menunjukkan peningkatan bobot rata-rata 1 kg/ekor, atau sekitar 100 gram/ekor/hari, lebih tinggi dibandingkan pertambahan bobot normal sebesar 70 gram/ekor/hari.

Pakan alternatif juga lebih ekonomis dengan biaya sekitar Rp3.000/kg, yaitu Rp230.000 untuk 75 kg pakan, sehingga dapat membantu menekan biaya pakan dibandingkan penggunaan pakan konsentrat. Pemanfaatan limbah singkong sebagai pakan ternak turut meningkatkan nilai guna limbah sekaligus pengetahuan dan keterampilan BUMDes serta peternak dalam mengoptimalkan potensi Desa Karangreja. 

Harapan program SI-MANTAP: Dorong produktivitas ternak dan nilai ekonomis lokal

Sosialisasi & praktik program SI-MANTAP dari mahasiswa KKNT Inovasi IPB 2026 (dok. Tim KKNT Inovasi IPB 2026)

Menurut Sutrisno, Direktur BUMDes Gunung Wilis Desa Karangreja, penerapan pakan alternatif complete feed berbahan dasar limbah singkong memberikan hasil yang positif terhadap pertumbuhan domba. 

“Setelah kami diajari oleh tim KKNT Inovasi IPB mengenai pembuatan pakan alternatif complete feed dari limbah singkong, alhamdulillah bobot domba Texel kami mengalami peningkatan sekitar 1 hingga 1,5 kg dalam 10 hari. Sebelumnya, target kami tidak muluk-muluk, yaitu sekitar 2 hingga 2,5 kg/bulan. Pemanfaatan pakan ini juga dapat membantu meringankan biaya operasional BUMDes dalam pemberian pakan. Dengan efisiensi biaya pakan tersebut, kami berharap keuntungan BUMDes dapat semakin meningkat,” ujar Sutrisno. 

Mahasiswa KKNT Inovasi IPB di Desa Karangreja berharap program SI-MANTAP dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Karangreja secara berkelanjutan. Keberlanjutan program diharapkan dapat memberikan manfaat dalam mengoptimalkan pemanfaatan limbah singkong sebagai pakan ternak alternatif, menekan biaya pakan, meningkatkan produktivitas ternak, serta meningkatkan nilai guna potensi lokal Desa Karangreja

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article