Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Cerulean Flycatcher, Burung Biru Langka dengan Pesona Eksotis

burung cerulean flycatcher
burung cerulean flycatcher (ebird.org/Khaleb Yordan)
Intinya sih...
  • Warna biru yang jarang dimiliki burung kecil
  • Habitat pegunungan yang spesifik
  • Pola makan serangga yang presisi
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Cerulean flycatcher (Eumyias thalassinus) adalah burung kecil yang sering membuat siapa pun terdiam saat melihat warnanya. Biru cerah yang menyelimuti tubuhnya terlihat kontras dengan lingkungan hutan, seolah ada potongan langit yang turun dan hinggap di dahan. Pesona eksotis ini menjadikannya salah satu burung yang paling dicari oleh pengamat burung di Asia.

Di balik keindahannya, cerulean flycatcher menyimpan cerita tentang alam yang rapuh dan tekanan lingkungan yang terus meningkat. Keberadaannya sangat bergantung pada hutan yang sehat dan minim gangguan manusia. Mengenal fakta-faktanya bukan cuma soal menambah wawasan, tapi juga soal menumbuhkan kepedulian terhadap satwa liar. Yuk, kenali lebih dekat cerulean flycatcher dan pahami kenapa burung ini layak mendapat perhatian lebih!

1. Warna biru yang jarang dimiliki burung kecil

burung cerulean flycatcher
burung cerulean flycatcher (ebird.org/Khaleb Yordan)

Cerulean flycatcher dikenal karena warna birunya yang intens dan bersih. Warna ini terlihat dominan pada bagian kepala, punggung, dan sayap, dengan gradasi halus yang tampak berkilau saat terkena cahaya. Untuk ukuran burung kecil, tampilan visualnya terasa sangat mencolok dan berkelas.

Warna biru cerah ini berfungsi sebagai sinyal visual dalam interaksi sosial dan proses perkawinan. Pada jantan, warna yang lebih kuat sering menandakan kondisi tubuh yang sehat. Namun, warna mencolok ini juga membuat cerulean flycatcher lebih mudah terlihat di alam, sehingga membutuhkan habitat yang aman dan rimbun.

2. Habitat pegunungan yang spesifik

burung cerulean flycatcher
burung cerulean flycatcher (ebird.org/James Eaton)

Cerulean flycatcher hidup di hutan pegunungan tropis dengan ketinggian menengah hingga tinggi. Lingkungan ini menyediakan suhu sejuk, vegetasi rapat, dan serangga melimpah sebagai sumber makanan. Habitat semacam ini sering disebut montane forest dalam kajian ekologi.

Ketergantungan pada habitat spesifik membuat burung ini sensitif terhadap perubahan lingkungan. Penebangan hutan dan alih fungsi lahan di kawasan pegunungan langsung berdampak pada populasinya. Ketika hutan menyusut, ruang hidup cerulean flycatcher ikut tergerus secara perlahan.

3. Pola makan serangga yang presisi

burung cerulean flycatcher
burung cerulean flycatcher (ebird.org/James Eaton)

Sebagai burung pemakan serangga, cerulean flycatcher mengandalkan kecepatan dan ketepatan gerak. Burung ini sering terlihat menyambar serangga di udara dengan teknik aerial feeding yang gesit. Gerakannya cepat, tapi tetap terlihat anggun di antara pepohonan.

Serangga kecil seperti lalat, ngengat, dan kumbang menjadi menu utama sehari-hari. Pola makan ini membantu mengontrol populasi serangga di hutan. Kehadirannya berkontribusi menjaga keseimbangan ekosistem secara alami tanpa disadari banyak orang.

4. Perilaku yang tenang dan cenderung menyendiri

burung cerulean flycatcher
burung cerulean flycatcher (ebird.org/Charles Davies)

Cerulean flycatcher bukan tipe burung yang ribut atau suka berkelompok besar. Burung ini lebih sering terlihat sendirian atau berpasangan di area tertentu. Sikapnya yang tenang membuatnya sering luput dari perhatian meski warnanya mencolok.

Perilaku menyendiri ini berkaitan dengan strategi bertahan hidup. Dengan wilayah jelajah yang jelas, burung ini bisa fokus mencari makan tanpa banyak konflik. Namun, sifat ini juga membuat populasinya sulit terdeteksi saat jumlahnya menurun.

5. Status kelangkaan yang patut diwaspadai

burung cerulean flycatcher
burung cerulean flycatcher (ebird.org/Steve Kornfeld)

Meski belum seterkenal burung kritis lain, cerulean flycatcher termasuk spesies yang rentan di beberapa wilayah persebarannya. Tekanan utama berasal dari kerusakan habitat dan fragmentasi hutan. Kondisi ini membuat populasinya cenderung terisolasi.

Upaya konservasi berbasis perlindungan hutan menjadi langkah paling penting untuk menjaga keberlanjutan spesies ini. Keberadaan cerulean flycatcher sering dijadikan indikator kesehatan hutan pegunungan. Jika burung ini masih terlihat, berarti ekosistem tersebut relatif terjaga.

Cerulean flycatcher bukan sekadar burung biru yang cantik, tapi juga simbol keseimbangan alam pegunungan. Setiap fakta tentangnya menunjukkan betapa erat hubungan antara satwa liar dan kualitas lingkungan. Menjaga habitatnya berarti menjaga banyak kehidupan lain yang saling terhubung. Dengan pemahaman yang lebih dalam, kepedulian terhadap burung langka seperti cerulean flycatcher bisa tumbuh secara alami.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Fakta Menarik Puffin Bertanduk, Merupakan Spesies Monomorphic

26 Jan 2026, 16:49 WIBScience