Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Danau Tilicho, Danau Glasial Ikonik di Ketinggian Himalaya

5 Fakta Danau Tilicho, Danau Glasial Ikonik di Ketinggian Himalaya
potret Danau Tilicho di waktu musim panas (commons.wikimedia.org/Anuppanthi)
  • Danau Tilicho berada di Distrik Manang, Nepal, pada ketinggian sekitar 4.919 mdpl; danau glasial ini dikenal berair biru kehijauan dan dikelilingi puncak Annapurna.
  • Danau ini dianggap sakral dalam Hindu dan Buddha, dikaitkan dengan Kak Bhusundi serta Milarepa, sehingga menjadi lokasi ibadah, meditasi, dan penyucian spiritual.
  • Catatan Nepal menyebut Tilicho tanpa organisme akuatik akibat air sangat dingin, musim beku panjang, dan nutrisi terbatas; penyelaman rekreasi maupun komersial dilarang karena risiko ekstrem.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tilicho Lake atau Danau Tilicho, adalah salah satu danau glasial indah yang tersembunyi di ketinggian salah satu wilayah keluarga Pegunungan Himalaya, yakni Pegunungan Annapurna yang terletak di Distrik Manang, Nepal. Menurut laman National Snow and Ice Data Center, danau glasial adalah sebuah badan air yang sumber airnya berasal dari lelehan lapisan es gletser yang mencair. Danau glasial ini biasanya terbentuk di permukaan gletser atau di bagian bawah wilayah gletser tersebut.

Nama Danau Tilicho ini berasal dari nama puncak gunung setinggi sekitar 7.134 mdpl bernama Puncak Tilicho yang menjulang tepat di sebelah utara danau tersebut. Dalam sejarahnya penduduk asli Lembah Manang menggunakan kata "Tilicho Tal" (Tal memiliki arti danau) untuk mengidentifikasi wilayah geografis tersebut. Danau Tilicho ini terletak di tengah kemegahan magis alam Himalaya dan merupakan salah satu destinasi yang paling memukau di Nepal. Dikenal dengan airnya yang berwarna biru kehijauan (turquoise) yang indah serta pemandangan sekitarnya yang dikelilingi oleh puncak-puncak gunung yang menjulang tinggi.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai salah satu danau glasial tertinggi di dunia ini? Simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!

  1. 1. Salah satu danau glasial tertinggi di dunia

    potret wilayah Pegunungan Annapurna, Nepal
    potret wilayah Pegunungan Annapurna, Nepal (commons.wikimedia.org/Jean-Marie Hullot)

    Dilansir laman Nepal Social Treks, Danau Tilicho adalah salah satu danau glasial yang berada di lokasi tertinggi di dunia yakni sekitar 4.919 mdpl. Dengan lokasi ketinggiannya tersebut, Danau Tilicho juga menjadi salah satu danau pegunungan tertinggi di dunia. Danau tersebut juga menawarkan keindahan alam yang memukau, petualangan yang mendebarkan serta makna spiritual yang mendalam. Dengan airnya yang berwarna biru kehijauan dan berkilau di bawah langit cerah Himalaya, para pendaki dan pecinta petualangan alam kerap menjuluki Danau Tilicho sebagai salah satu keajaiban alam Himalaya.

    Meski indah, namun karena letaknya yang berada di ketinggian wilayah Pegunungan Himalaya, wilayah Danau Tilicho ini juga memiliki iklim ekstrem khas Himalaya. Menurut laman Discovery World Trekking, angin kencang merupakan hal yang umum terjadi, terutama pada sore hari dan kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat. Suhu rata-rata di siang hari berkisar antara 5 hingga 15 derajat Celcius dan di malam hari bisa turun hingga -10 derajat Celcius terutama pada musim dingin (winternya). Waktu terbaik untuk mengunjungi Danau Tilicho adalah selama musim gugurnya (September hingga November) dan musim seminya (Maret hingga Mei). Periode waktu tersebut menawarkan cuaca yang lebih stabil, langit biru dan suhu siang hari yang lebih moderat.

  2. 2. Memiliki signifikansi budaya dan religius

    potret seorang pendaki di tengah pemandangan alam ikonik Danau Tilicho
    potret seorang pendaki di tengah pemandangan alam ikonik Danau Tilicho (commons.wikimedia.org/Gaurav Bhandari)

    Danau Tilicho ini juga memiliki nilai budaya dan religius serta dianggap sebagai tempat yang sakral. Menurut laman Namas Adventure, selain keindahan alamnya, Danau Tilicho juga memiliki makna religius dan budaya yang dalam karena dianggap sebagai tempat suci dalam agama Hindu dan Buddha. Dalam agama Hindu, danau ini dikaitkan dengan Kak Bhusundi, seorang Brahmana agung berwujud burung gagak yang diceritakan dalam epos Ramayana.

    Sejumlah umat Hindu mengunjungi danau ini untuk beribadah, bermeditasi dan melakukan penyucian diri secara spiritual karena air danau ini dipercaya memiliki kekuatan spiritual dan daya pemurnian. Demikian pula dalam agama Buddha, danau suci ini dikaitkan dengan tokoh bijak bernama Milarepa, yang diyakini pernah bermeditasi di kawasan tersebut. Perpaduan unik antara unsur Hindu dan Buddha menjadikan danau ini sebagai destinasi spiritual bagi mereka yang mencari ketenangan batin.

  3. 3. Tak memiliki kehidupan organisme akuatik

    potret Danau Tilicho ketika ditutupi oleh lapisan es
    potret Danau Tilicho ketika ditutupi oleh lapisan es (commons.wikimedia.org/Dmitry A. Mottl)

    Salah satu fakta menarik dari Danau Tilicho ini adalah danau tersebut tak memiliki kehidupan organisme akuatik. Berdasarkan catatan resmi dari Departemen Hidrologi dan Meteorologi Nepal tak ada organisme akuatik seperti tanaman air dan ikan yang ditemukan atau tercatat di Danau Tilicho ini. Sejumlah faktor menjadi penyebab mengapa tak ada kehidupan di dalam Danau Tilicho ini, antara lain: Danau Tilicho berada di ketinggian ekstrem (4.919 mdpl) menyebabkan suhu air tetap sangat dingin. Faktor lainnya adalah lingkungan yang keras dengan musim dingin yang panjang dan membekukan yang menyebabkan permukaan air tertutup es sepanjang sebagian besar tahun.

    Selain itu, danau ini memiliki sumber nutrisi yang terbatas karena sumber air danau tersebut berasal dari lelehan gletser yang hanya membawa sedikit sekali sumber makanan organik bagi ikan maupun tanaman air. Meski tak terdapat kehidupan di dalam airnya, para petualang dapat melihat sejumlah hewan eksotis Himalaya di sekitar wilayah pegunungan terjal yang mengelilingi danau tersebut seperti: Himalayan blue sheep (Pseudois nayaur), kambing gunung himalayan tahr (Hemitragus jemlahicus) dan jika beruntung bisa melihat macan tutul salju (Panthera uncia), predator puncak paling sulit ditemui yang menghuni zona pegunungan tinggi

  4. 4. Diselami pertama kali oleh tim scuba diver Rusia

    pada tahun 2000, tim scuba Rusia pernah menyelam di danau ini
    pada tahun 2000, tim scuba Rusia pernah menyelam di danau ini (commons.wikimedia.org/Kogo)

    Menurut laman Xray-Mag, Danau Tilicho yang memiliki kedalaman rata-rata 85 m ini pernah diselami (scuba diving) pertama kali oleh tim penyelam Rusia pada tahun 2000 yang beranggotakan Andrei Andryushin, Denis Bakin dan Maxim Gresko. Ini adalah aktivitas penyelaman di salah satu danau tertinggi dunia yang terdokumentasi oleh media massa. Untuk menjaga keselamatan, kedalaman penyelaman dan waktu menyelam di dalam danau dibatasi mengingat resiko dekompresi akibat ketinggian ekstrem dan rendahnya tekanan atmosfer.

    Kegiatan menyelam untuk tujuan komersial maupun rekreasi dilarang dilakukan di Danau Tilicho ini karena adanya bahaya ekstrem baik dari segi lingkungan maupun kondisi fisiologis tubuh manusia. Pada ketinggian hampir 5.000 mdpl tekanan atmosfer hanya 0,5 bar dan menuntut perhitungan dekompresi yang rumit untuk menyelam di ketinggian ini. Selain itu, suhu air danau yang bersumber dari gletser mendekati titik beku sepanjang tahun sehingga penyelam wajib menggunakan drysuit khusus untuk menyelam dan regulator oksigen yang tahan terhadap resiko membeku dan macet. Kesulitan lainnya adalah para penyelam harus membawa sendiri perlengkapan selam dengan mendaki di jalur Annapurna Circuit yang terjal.

  5. 5. Dikelilingi oleh sejumlah puncak ikonik

    potret puncak Tilicho/Tilicho Peak yang memiliki ketinggian sekitar 7.134 mdpl
    potret puncak Tilicho/Tilicho Peak yang memiliki ketinggian sekitar 7.134 mdpl (commons.wikimedia.org/Solundir)

    Letak Danau Tilicho ini dikelilingi oleh sejumlah puncak ikonik yang menjadi bagian dari Pegunungan Annapurna. Yang paling terkenal adalah Puncak Tilicho (7.134 mdpl) yang namanya diambil menjadi nama Danau Tilicho itu sendiri. Kemudian terdapat Puncak Nilgiri Himal (7.061 mdpl) yang menjulang megah di sebelah utara danau.

    Puncak terkenal lainnya adalah puncak Gangapurna (7.455 mdpl) yang terletak di arah timur danau dan puncak Khangsar Kang (7.485 mdpl) yang turut membingkai lanskap puncak gunung di sekitar wilayah Danau Tilicho tersebut.

    Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk mengunjungi keindahan Danau Tilicho ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More