burung cyornis montanus (inaturalist.org/Rand Rudland)
Dayak Blue Flycatcher memiliki sejarah klasifikasi yang cukup menarik. Burung ini sebelumnya diperlakukan sebagai bagian dari kelompok atau subspesies yang berkaitan dengan Javan Blue Flycatcher dan Hill Blue Flycatcher, tetapi daftar taksonomi modern mulai mengakuinya sebagai Cyornis montanus dengan nama Dayak Blue Flycatcher. Avibase mencatat bahwa HBW dan BirdLife baru menggunakan status Dayak Blue Flycatcher sebagai spesies tersendiri mulai versi taksonomi 7 pada Desember 2022, sementara IOC telah mencantumkannya sebagai Cyornis montanus sejak versi 12.1.
Perubahan klasifikasi tersebut menunjukkan bahwa pemahaman mengenai hubungan kekerabatan burung dapat terus berkembang seiring diperbaruinya data taksonomi. Meski demikian, tidak semua sumber menggunakan konsep spesies yang sama, sehingga nama dan statusnya dapat berbeda tergantung daftar taksonomi yang digunakan. Dalam daftar modern yang mengakui pemisahan tersebut, Cyornis montanus diperlakukan sebagai burung endemik Borneo.
Dayak Blue Flycatcher merupakan burung kecil dengan penampilan menarik yang memiliki persebaran terbatas di Pulau Borneo. Warna biru dan jingga pada jantan, habitat hutan pegunungan, serta kebiasaannya menangkap serangga dari bagian bawah vegetasi menjadi beberapa karakter yang membuatnya unik. Status taksonominya yang mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir juga menambah menarik kisah burung endemik ini.