5 Fakta Fischer's Lovebird, Kesehatannya Terganggu saat Dipisahkan dari Pasangannya!

Wilayah penyebaran fischer's lovebird di Tanzania, Rwanda, dan Burundi
Makanannya biji-bijian dan sangat suka minum air, hidup di dekat sumber air
Sistem perkawinan monogami, membutuhkan kontak fisik sebanyak mungkin dengan pasangannya
Sudah berapa banyak burung romantis yang kamu ketahui? Ada fischer's lovebird di daftarmu gak? Mereka adalah spesies burung berukuran kecil yang berada dalam famili Psittacidae dan memiliki nama ilmiah Agapornis fischeri. Panjang tubuhnya hanya 14 sentimeter, lebar kepakan sayapnya 9 sentimeter dan beratnya 43-58 gram. Bagian punggung, dada dan sayapnya berwarna hijau. Lehernya kuning keemasan dan semakin ke atas warnanya jadi oranye gelap.
Bagian atas kepalanya berwarna hijau zaitun dan paruhnya merah cerah. Sementara itu, permukaan atas ekornya punya beberapa helai bulu berwarna ungu atau biru. Mereka memiliki cincin mata yang warnanya putih. Burung muda nampak seperti burung dewasa, tapi warnanya lebih kusam. Setelah tahu ciri-cirinya, mari kenalan lebih jauh dengan pasangan sejoli yang tidak terpisahkan ini!
1. Wilayah penyebaran fischer's lovebird

Penyebaran fischer's lovebird berada di Tanzania, bagian timur tengah Afrika. Mereka juga berada di Rwanda dan Burundi. Di Tanzania, burung ini paling banyak terlihat di distrik utara Nzega dan Singida, Serengeti, Taman Nasional Arusha, tepi selatan Sungai Victoria dan Kepulauan Ukerewe. Animal Diversity menginformasikan bahwa fischer's lovebird hidup di ketinggian 1.100-2.000 meter.
Mereka menghuni habitat kawasan hutan kering, hutan semak belukar dan sabana yang didominasi oleh Commiphora, akasia, baobab dan pepohonan balanites. Kamu juga bisa menemuinya di lahan pertanian.
2. Makanannya biji-bijian dan sangat suka minum air

Makanan utama dari fischer's lovebird adalah biji-bijian, terkadang memakan beri-berian dan buah-buahan yang jatuh. Burung ini juga mengunjungi tanaman pertanian yang sudah matang seperti jagung dan millet, kawanannya bisa mencapai ratusan burung. Hal itu membuatnya dianggap sebagai hama oleh para petani.
Melansir San Diego Zoo Wildlife Alliance, fischer's love bird tinggal di dekat sumber air sebab mereka harus minum setiap hari. Mereka tidak bermigrasi dan hanya melakukannya jika air tidak tersedia di habitatnya. Saat matahari sangat terik, burung ini akan berada di dekat sumber air untuk tetap terhidrasi sepanjang hari. Jadi, bisa dikatakan bahwa spesies ini sangat bergantung pada air.
3. Bagaimana cara berkomunikasinya?

Spesies ini merupakan burung yang sangat vokal, suara yang dihasilkannya terdiri dari rangkaian kicauan bernada tinggi dan keras. Saat fischer's lovebird merasa terancam, mereka akan terbang atau menggembungkan bulunya agar terlihat lebih besar. Gerakan itu disertai dengan membuka paruhnya sedikit, bersiap untuk menggigit jika diperlukan. Mereka mencoba mengintimidasi pengganggu! Perlu kamu tahu bahwa kondisi kesehatan dari fischer's lovebird juga bisa ditentukan oleh isyarat fisik seperti posisi beristirahat dan tampilan bulunya, lho.
4. Mereka tidak terpisahkan!

Berdasarkan informasi dari Africa Wildlife Foundation, nama fischer's lovebird berasal dari ikatan antar pasangan yang sangat kuat. Mereka hanya kawin dengan satu pasangan seumur hidupnya. Fischer's lovebird menunjukkan kasih sayang satu sama lain dengan menggigit atau menyentuh paruh satu sama lain, nampak seperti sedang berciuman. Jika dipisahkan dari pasangannya, maka kesehatan fisik mereka akan terganggu. Jadi, jangan coba-coba untuk memisahkan sejoli ini, ya!
5. Sistem perkawinan fischer's lovebird

Sistem perkawinan fischer's lovebird adalah monogami, kawin dengan satu pasangan seumur hidupnya. Pasangan membutuhkan kontak fisik sebanyak mungkin, jadi akan menderita jika dipisahkan. Musim kawinnya terjadi di bulan Januari-April dan Juni-Juli. Sarangnya berada di dalam lubang pohon yang tingginya 2-15 meter di atas permukaan tanah.
Betina menempatkan telur putih sebanyak 4-5 butir, tapi bisa jadi hanya 3 dan ada juga hingga 8 telur. Hanya betina yang bertugas mengerami telur-telurnya selama 23 hari. Setelah menetas, anaknya sudah bisa terbang pada usia 38-42 hari.
Fischer's lovebird ternyata spesies burung yang sangat romantis! Mereka membutuhkan banyak kontak fisik satu sama lain agar kesehatannya tidak terganggu. Saat ini, mereka diklasifikasikan sebagai near threatened oleh IUCN dan total populasinya diperkirakan 290.000-1.002.000. Tren populasinya mengalami peningkatan, sayangnya mereka masih banyak ditangkap untuk diperjualbelikan. Ancaman lainnya adalah perubahan iklim dan hibridisasi dengan yellow-collared lovebird. Apakah kamu pernah melihat burung romantis ini?




![[QUIZ] Dari Jenis Migrasi Hewan Favoritmu, Ini Caramu Tentukan Arah Hidup](https://image.idntimes.com/post/20230901/img-2023-09-01-11-01-30-24461adf318192c5d56a40c3032d745e-6691ada23f109d51865dc21b3c12ffdf.png)














