"Jalan Sutra" adalah jalur rute perdagangan kuno darat dan laut yang menghubungkan Cina dengan Asia Tengah, Timur Tengah, Eropa dan Afrika yang aktif sejak abad ke-2 SM hingga pertengahan abad ke-15. Jalur tersebut dinamakan berdasarkan komoditas kain sutra dari Cina. Wilayah yang dilintasi jalur tersebut menjadi tempat penting perkenalan dan pertukaran barang, teknologi serta budaya antara dunia barat dan timur. Di wilayah Gilgit Baltistan sendiri diitemukan banyak ukiran dan prasasti batu yang tersebar di daerah Hunza, Nagar, Shatial dan Chilas dari era masa "jalan sutra" tersebut.
5 Fakta Gilgit Baltistan, Wilayah Pakistan Dengan Panorama Menakjubkan

- Gilgit Baltistan di Pakistan utara dikenal dengan panorama alam spektakuler, menjadi pertemuan tiga pegunungan besar dunia: Himalaya, Karakoram, dan Hindu Kush dengan ratusan puncak tinggi menjulang.
- Wilayah ini dulunya bagian dari jalur perdagangan kuno Jalan Sutra yang menghubungkan Asia Tengah hingga Cina, terbukti dari banyaknya prasasti batu peninggalan masa lalu di berbagai lembahnya.
- Selain gletser raksasa dan gurun dingin Sarfaranga, Gilgit Baltistan juga dilintasi Karakoram Highway—jalan raya ikonik penghubung Pakistan-Cina yang disebut keajaiban teknik abad ke-20.
Gilgit Baltistan adalah sebuah wilayah administratif di Pakistan utara yang terkenal dengan lanskap alamnya yang indah memesona dengan puncak-puncak gunung bersalju, danau-danau dataran tinggi dengan air sebening kristal dan lembah hijaunya yang subur. Secara geografis wilayah Gilgit Baltistan berbatasan dengan Cina di utara, Afghanistan di barat, Tajikistan di barat laut dan Kashmir di tenggara.
Menurut laman Skardu, wilayah Gilgit Baltistan di Pakistan ini merupakan wilayah multi bahasa dan multi etnis. Enam bahasa berbeda dituturkan oleh berbagai kelompok etnis di wilayah tersebut, yakni bahasa: Balti, Shina, Brushaski, Khwar, Wakhi dan Domaaki. Pesona alam wilayah Gilgit Baltistan dan kekayaan budaya masyarakat lokalnya telah menjadikan wilayah ini sebagai destinasi utama turisme di Pakistan yang banyak menarik wisatawan, utamanya bagi mereka pecinta alam dan penyuka petualangan di alam terbuka.
Ingin tahu lebih lanjut mengenai wilayah yang dilalui jalan raya internasional beraspal tertinggi di dunia ini? Simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!
1. Tempat pertemuan 3 rangkaian pegunungan masif

Sebagaimana diketahui umum, wilayah Gilgit Baltistan merupakan wilayah di Pakistan dan satu-satunya di dunia yang menjadi tempat pertemuan 3 rangkaian pegunungan masif dan terindah di dunia yakni: rangkaian Pegunungan Himalaya, rangkaian Pegunungan Karakoram dan rangkaian Pegunungan Hindu Kush. Di wilayah ini terdapat sejumlah puncak-puncak tertinggi di dunia, yakni gunung-gunung yang termasuk ke dalam kelompok gunung legendaris: "The fourteen eight-thousanders" atau gunung-gunung yang memiliki ketinggian 8.000-an mdpl.
Menurut laman Summit Post, 5 buah gunung yang masuk di dalam kelompok tersebut terdapat di Pakistan, yakni: Gunung K2 (8.611 mdpl) yang merupakan gunung tertinggi kedua di dunia setelah Mount Everest (8.849 mdpl), Gunung Nanga Parbat (8.126 mdpl), Gunung Gasherbrum I (8.080 mdpl), Gunung Broad Peak (8.051 mdpl) dan Gunung Gasherbrum II (8.035 mdpl). Selain itu wilayah Gilgit Baltistan juga merupakan rumah bagi konsentrasi sekitar 700 gunung dengan ketinggian di atas 6.000 mdpl dan lebih dari 108 gunung yang memiliki ketinggian puncak di atas 7.000 mdpl.
2. Bagian dari jalur "jalan sutra" kuno di masa lalu
Dilansir laman Northern Discover, wilayah Gilgit Baltistan diyakini merupakan bagian dari "silk road" atau "jalan sutra" kuno di masa lalu yang cabang jalur bagian selatannya menghubungkan wilayah tersebut dengan Cina dan secara umum menghubungkan wilayah Gilgit Baltistan dan Pakistan pada umumnya dengan wilayah Kashmir, Asia Tengah dan Sungai Indus di Asia Selatan.
3. Tempat gletser terbesar di luar kutub

Wilayah Gilgit Baltistan ini merupakan rumah bagi sistem gletser terbesar yang berada di luar wilayah kutub. Secara umum gletser atau glaciers adalah massa es masif dan padat yang terbentuk dari kristalisasi salju di daratan selama kurun waktu ratusan tahun dan bergerak perlahan menuruni lereng atau daratan karena gravitasi. Biasanya glester menjadi sumber mata air bagi sungai yang mengalir di bagian hilirnya. Menurut laman Epic Expeditions, terdapat sejumlah gletser terkenal di wilayah Gilgit Baltistan, diantaranya: Gletser Baltoro, yang membentang sepanjang 63 km dan mengalir melalui Pegunungan Karakoram dekat dengan Gunung K2.
Gletser Baltoro juga dikelilingi oleh sejumlah puncak gunung lainnya, termasuk 4 puncak gunung "eight thousanders" atau gunung yang memiliki ketinggian lebih dari 8.000-an mdpl, menjadikannya fitur alam penting di wilayah tersebut. Kemudian ada Gletser Biafo yang membentang sejauh 67 km ke arah utara. Meskipun tak memiliki puncak-puncak raksasa yang terkenal seperti Gunung K2, namun pemandangan Gletser Biafo tak kalah menakjubkan bahkan dinilai melampau Gletser Baltoro dalam beberapa hal.
4. Memiliki gurun yang dijuluki "cold desert"

Gilgit Baltistan memiliki fitur alam unik yaitu padang gurun yang dijuluki "cold desert" atau padang gurun dingin. Dinamai demikian karena ketika puncak musim dingin (musim dingin berlangsung November hingga Maret) tiba, suhu di padang gurun tersebut bisa sangat rendah yakni berkisar antara -17 hingga -25 derajat Celcius sedangkan untuk musim panasnya suhu maksimalnya berkisar antara 10 hingga 25 derajat Celcius di waktu siang hari.
Menurut laman Visit Gilgit Baltistan, salah satu "cold desert" paling terkenal di wilayah Gilgit Baltistan, Pakistan ini adalah Sarfaranga Cold Desert yang menawarkan lanskap unik dengan padang gurun pasir putihnya. Gurun dingin ini berlokasi di Distrik Shigar pada ketinggian sekitar 2.200-an mdpl yang dikelilingi oleh pegunungan dan Sungai Indus mengalir di dekatnya. Wisatawan dapat melihat pemandangan ikonik matahari terbenam di puncak bukit pasir di tempat ini. Di Sarfaranga Cold Desert ini juga diadakan acara reli tahunan untuk mobil jeep yang bertujuan untuk mempromosikan wisata petualangan alam di Gilgit Baltistan dan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal di wilayah terpencil tersebut.
5. Memiliki jalan raya ikonik

Wilayah Gilgit Baltistan dilintasi oleh jalan raya ikonik bernama Karakoram Highway (KKH). Menurut laman Inside Himalaya, Karakoram Highway adalah jalan raya yang menghubungkan Ibu Kota Islamabad, Pakistan dengan Provinsi Xinjiang di Cina barat laut. Konstruksi jalan sepanjang sekitar 1.300 km ini sering disebut sebagai "keajaiban dunia ke-8 " dan merupakan salah satu prestasi teknik sipil yang mengesankan dari abad ke-20. Dibangun selama hampir 20 tahun dari tahun 1959 hingga 1979 oleh 24.000-an pekerja Pakistan dan Cina.
Rute jalan raya Karakoram Highway (KKH) ini terkenal dengan pemandangannya yang menakjubkan, termasuk tebing-tebing batu paling ikonik di dunia, gletser yang masih alami, danau-danau indah dataran tinggi serta puncak-puncak gunung yang tertutup salju. Menurut penuturan sejumlah wisatawan, di luar pemandangannya yang indah ada satu hal yang paling mereka ingat ketika bertualang melalui jalan ini, yakni keberadaan serta adat-istiadat masyarakat lokal di Lembah Hunza yang berada di wilayah Gilgit Baltistan yang membuat bagian jalan raya ini menjadi begitu istimewa.
Bagaimana apakah tertarik untuk bertualang di wilayah Gilgit Baltistan yang indah ini jika nanti ada kesempatan untuk berwisata ke Pakistan?


















