Jika melihat hewan kecil berkaki delapan pasti kamu langsung mengiranya sabagai laba-laba. Namun, laba-laba bukan satu-satunya hewan dengan ciri tersebut. Justru, harvestman eropa (Phalangium opilio) juga termasuk hewan dengan delapan kaki, badan membulat, dan hidup di semak-semak, mirip dengan laba-laba.
5 Fakta Menarik Harvestman Eropa, Punya Enam Buah Mata

- Harvestman Eropa (Phalangium opilio) bukan laba-laba: tubuhnya menyatu, masuk ordo Opiliones, tidak berbisa, tidak membuat jaring, dan tidak agresif.
- Spesies ini berasal dari Eropa serta Asia Tengah, lalu terintroduksi ke berbagai benua; habitatnya beragam, termasuk area terbuka dan permukiman manusia.
- Penelitian 2024 menemukan enam mata, dengan empat mata vestigial tidak berfungsi; hewan nokturnal ini juga memangsa hama pertanian seperti kutu daun dan ulat.
Harvestman eropa sendiri bukan termasuk hewan yang berbisa dan berbahaya. Gerakannya lambat, ia tak bisa mengeluarkan jaring, dan sifatnya tidak agresif. Harvestman eropa juga hidup di wilayah dingin dan sangat aktif pada malam hari. Yuk, kita ulik berbagai fakta menarik harvestman eropa di bawah ini.
1. Harvestman eropa bukan spesies laba-laba

Sekilas, harvestman eropa memang mirip dengan laba-laba karena punya delapan kaki, tubuhnya kecil, dan terlihat punya taring. Namun, ternyata harvestman eropa bukan termasuk spesies laba-laba, lho. Jika melihat taksonominya, harvestman eropa masuk ke ordo Opiliones. Sementara itu, laba-laba masuk ke ordo Araneae sehingga kekerabatan keduanya cukup jauh.
Dilansir Arkansas Cooperative Extension Service, harvestman eropa memiliki badan yang menyatu jadi satu bagian. Sementara itu, badan laba-laba terdiri atas dua bagian tubuh, yaitu thorax dan abdomen. Laman College of Ag Sciences juga menambahkan bahwa harvestman eropa tidak berbisa dan tak mampu mengeluarkan jaring seperti laba-laba.
2. Harvestman eropa hidup di wilayah holarctic

Seperti namanya, harvestman eropa merupakan spesies yang hidup di wilayah holartic, tepatnya di benua Eropa dan Asia tengah. Meski begitu, artikel di jurnal Acta Biologica Slovenica menjelaskan bahwa harvestman eropa sudah menyebar dan terintroduksi ke daerah Amerika, Asia, Afrika, Australia, hingga Selandia Baru. Habitat harvestman eropa juga beragam, tapi biasanya mencakup area terbuka. Harvestman eropa sendiri termasuk spesies sinantropik yang bisa hidup berdampingan dengan manusia di area pemukiman.
3. Harvestman eropa punya enam mata

Sejak lama para ahli mengira bahwa harvestman eropa hanya memiliki dua mata, sama seperti spesies harvestman lain. Namun, penelitian terbaru pada 2024 mengungkap fakta bahwa harvestman eropa memiliki enam mata. Meski begitu, keempat pasang mata yang ia miliki termasuk organ vestigial yang sudah tidak berfungsi. Hal tersebut serupa dengan beberapa jenis invertebrata lain seperti laba-laba laut laut (kelas Pycnogonida) dan belangkas (famili Limulidae). Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa harvestman eropa punya otak yang lebih primitif dari asumsi terdahulu pada ahli.
4. Harvestman eropa merupakan sahabat petani

Laman iNaturalist menerangkan bahwa makanan harvestman eropa adalah invertebrata kecil seperti kutu daun, ulat, leafhopper, dan larva kumbang. Di beberapa kesempatan hewan ini juga akan memakan sesamanya. Menariknya, kebiasaan makan tersebut membuat harvestman eropa menjadi sahabat petani karena berkontribusi sebagai pembasmi hama alami.
Salah satu contohnya terlihat ketika harvestman eropa memakan telur dari ulat jagung yang merupakan hama kedelai. Ia juga bisa memangsa ulat yang kerap mampu membunuh tanaman dalam waktu singkat. Namun, efektivitasnya dalam membasmi hama sangat bergantung dengan berbagai faktor seperti jumlah populasi, kondisi lingkungan, dan penggunaan pestisida pada tanaman.
5. Sangat aktif pada pukul 18.00 hingga 06.00

Secara umum, harvestman eropa adalah hewan pendiam yang jarang bergerak. Ia hanya akan bergerak ketika makan, berburu, atau grooming (membersihkan diri). Seperti spesies harvestman lain, spesies sepanjang 3.5-9 centimeter ini adalah hewan nokturnal. Artikel di jurnal The Journal of Arachnology menerangkan bahwa hewan ini sangat aktif pada pukul 18.00-06.00. Lebih lanjut, individu jantan bisa lebih aktif pada dini hari hingga pukul 03.00. Hal tersebut kemungkinan dilakukan untuk mencari individu betina dalam rangka bereproduksi.
Dari berbagai fakta menarik harvestman eropa tersebut kamu jadi tahu semua hal tentang hewan tersebut, entah itu penyebaran, kebiasaan, hingga hubungannya dengan manusia. Semua fakta itu juga membuktikan bahwa harvestman eropa bukan hewan yang harus ditakuti. Sebaliknya, eksistensi harvestman eropa harus dijaga agar ekosistem tetap seimbang.




















