Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengapa Sebagian Burung Sering Berdiri dengan Satu Kaki?

7 min read
Mengapa Sebagian Burung Sering Berdiri dengan Satu Kaki?
Burung berdiri dengan satu kaki (pexels.com/Simplyart)
  • Sejumlah burung, seperti bangau putih, parkit, bangau biru besar, dan flamingo Amerika, mampu berdiri satu kaki dalam waktu lama untuk berbagai kebutuhan.
  • Posisi satu kaki membantu mengurangi kehilangan panas dan energi dari kaki tak berbulu, sekaligus memberi kesempatan kaki lain beristirahat; burung dapat bergantian kaki.
  • Keseimbangan dijaga melalui struktur sendi dan ligamen khusus, sementara perilaku ini sering muncul saat dingin, berburu, berada di air, atau mengistirahatkan kaki cedera.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Keindahan burung tidak hanya sebatas pada pesona visualnya saja. Jika ditelusuri lebih dalam, beberapa spesies burung menunjukkan perilaku yang tidak biasa. Salah satunya adalah berdiri dengan satu kaki. Yup, kamu tidak salah baca, mereka mampu berdiri dengan satu kaki, dalam waktu lama, dan tidak terjatuh.

Perilaku berdiri dengan satu kaki adalah strategi cerdas yang sudah ada sejak lama. Burung melakukan ini demi bertahan hidup di alam liar. Nah, pada artikel ini akan dibahas lebih dalam alasan di balik burung berdiri dengan satu kaki, bagaimana cara mereka menjaga keseimbangan, dan kapan burung biasanya berdiri dengan satu kaki. Berikut penjelasannya!

  1. 1. Burung apa saja yang sering berdiri dengan satu kaki?

    Burung bangau putih
    Burung bangau putih (pexels.com/대정 김 )

    Bagi manusia, menyeimbangkan diri dengan satu kaki adalah cara yang bagus untuk memperkuat koordinasi, membangun daya tahan, dan mengatur ulang fungsi otak. Dalam hal ini, tidak hanya manusia saja yang punya kemampuan untuk berdiri dengan satu kaki, melansir A-Z Animals, beberapa burung juga dianugerahi kemampuan berdiri dengan satu kaki, berikut adalah burung-burung yang mampu berdiri dengan satu kaki:

    • Bangau putih

    Bangau putih hidup di habitat lahan basah serta padang rumput dan ladang, dan menghindari daerah berhutan lebat. Dikenal karena sifat sosialnya, bangau ini hidup dalam kelompok kecil selama musim kawin dan dalam koloni besar selama musim dingin. Makanan mereka terdiri dari berbagai macam mangsa, termasuk ikan, amfibi, mamalia kecil, burung kecil, dan reptil. Biasanya, bangau putih berukuran panjang 39 hingga 45 inci dengan rentang sayap 61 hingga 85 inci. Karena kaki mereka yang panjang dan berwarna oranye tidak berbulu, burung ini seringkali terlihat menyeimbangkan diri dengan satu kaki di ladang.

    • Burung budgerigar

    Juga dikenal sebagai parkit biasa atau hanya parkit, budgerigar adalah burung beo kecil dalam famili Psittaculidae. Ia adalah satu-satunya anggota genusnya. Di habitat aslinya, Australia, burung ini hidup di hutan, padang rumput, dan semak belukar. Makanan mereka terutama terdiri dari biji-bijian, meskipun mereka juga memakan buah-buahan, beri, dan sayuran. Orang yang memelihara burung parkit sebagai hewan peliharaan sering melihat burung-burung ini tertidur sambil menyeimbangkan diri dengan satu kaki di tenggeran.

    • Burung bangau biru besar

    Burung ini biasanya hidup di lahan basah dan habitat pesisir tempat mereka dapat mengakses makanan. Panjang tubuhnya berkisar antara 36 hingga 54 inci dan beratnya antara 4 hingga 7,9 pon. Bulunya berwarna abu-abu kebiruan, dengan garis-garis putih keabu-abuan di bagian depan, paha kemerahan, dan tanda hitam di kepala dan leher. Makanan mereka termasuk ikan, meskipun mereka juga akan memakan mamalia kecil, amfibi, dan reptil seperti ular. Mereka sering berdiri dengan satu kaki saat berburu untuk mencoba mengurangi kehadiran mereka dan memikat mangsa.

    • Flamingo Amerika

    Merupakan satu-satunya spesies flamingo asli Amerika Utara, dan juga ditemukan di Karibia, Amerika Selatan bagian utara, dan Kepulauan Galapagos. Flamingo Amerika hidup di lahan basah, termasuk laguna, dataran lumpur, danau, dan daerah pesisir dangkal.

    Panjang tubuhnya berkisar antara 47 hingga 57 inci dan beratnya antara 4,9 hingga 6,2 pon. Seperti flamingio lainnya, bulunya berwarna merah muda kemerahan, warna yang didapat dari makana berupa krustasea, terutama udang. Di antara burung yang berdiri dengan satu kaki, flamingo mungkin adalah burung yang paling sering dikaitkan dengan perilaku ini. Kamu sering dapat melihat flamingo Amerika menyeimbangkan tubuhnya dengan satu kaki untuk membantu menjaga suhu tubuh.

  2. 2. Alasan mengapa burung berdiri dengan satu kaki

    Burung berdiri dengan satu kaki
    Burung (pexels.com/Pathan)

    Burung bediri dengan satu kaki bukan sekadar untuk ajang bergaya. Ini adalah bagian dari mekanisme pertahanan diri mereka. Berikut adalah alasan mengapa beberapa burung memilih berdiri dengan satu kaki:

    • Mengatur suhu tubuh

    Kaki burung memiliki adaptasi yang disebut 'rete mirabile' yang meminimalkan kehilangan panas. Arteri yang mengangkut darah hangat ke kaki terletak bersentuhan dengan vena yang mengembalikan darah yang lebih dingin ke jantung burung. Arteri menghangatkan vena. Karena vena juga mendinginkan arteri, kaki burung lebih dekat dengan suhu lingkungan dan karenanya tidak kehilangan panas sebanyak yang akan terjadi jika berada pada suhu tubuh. Dan dengan berdiri di satu kaki, burung mengurangi separuh jumlah panas yang hilang melalui anggota tubuh yang tidak berbulu.

    • Sedang menghemat energi

    Bulu burung adalah isolasi alami yang ringan yang membantu burung memerangkap panas tubuh. Dalam hal ini, kaki burung yang telanjang tidak tertutup, artinya kaki tersebut terpapar suhu lingkungan sekitarnya.

    Jika seekor burung ingin mengurangi jumlah energi tubuh yang digunakan untuk 'menghangatkan' kakinya, ia dapat beralih ke posisi berdiri dengan satu kaki. Ini mengurangi jumlah kulit yang terbuka dan bersentuhan dengan udara sekitar setengahnya. Amati burung itu cukup lama dan kamu akan melihat sesekali ia berganti kaki untuk menjaga agar kaki yang 'berdiri' tetap hangat.

    • Burung sedang istirahat

    Burung pantai kecil seperti sandpiper cenderung aktif dan penuh energi. Mereka melesat di habitat pesisir mereka, berlari di sepanjang tepi air untuk mengorek pasir sambil menghindari deburan ombak. Jika kamu berlarian dengan energi seperti burung plover sepanjang hari, otot kaki kamu akan sangat lelah di penghujung hari. Nah, bagi burung pantai, teknik melompat dengan satu kaki mungkin merupakan cara untuk mengistirahatkan kaki yang lelah sambil tetap mempertahankan kemampuan untuk bergerak.

  3. 3. Bagaimana cara burung menjaga keseimbangan saat berdiri dengan satu kaki?

    Flamingp
    Flamingo (unsplash.com/Arvind)

    Kaki burung berbeda dari manusia bipedal karena burung berjalan di atas jari-jari kaki dan memiliki sendi pergelangan kaki yang mirip dengan lutut manusia tetapi dengan sudut terbalik. Terdapat tungkai atas dengan tulang femur dan tungkai bawah dengan tulang tibia dan fibula. Tungkai atas dan tungkai bawah dihubungkan oleh sendi lutut. Ujung distai tibia mencakup bagian-bagian tulang tarsal. Oleh karena itu, tungkai bawah disebut tibiotarsus.

    Untuk menjaga keseimbangan saat berdiri dengan kedua kaki, lutut ditekuk, yang menempatkan sendi lutut di dekat pusat gravitasi. Antitrichanter, struktur yang unik pada burung, membentuk sendi dengan trochanter femur yang berfungsi untuk mencegah abduksi femur dan menyerap tekanan yang jika tidak akan bekerja pada kepala femur. Kaki diposisikan di bawah pusat gravitasi yang menghasilkan keseimbangan tubuh yang stabil.

    Berdiri dengan satu kaki

    Saat beristirahat, kaki penopang berada di bawah pusat gravitasi. Posisi ini memberi tekanan pada ligamen lateral sendi lutut dan sendi intertarsal, tetapi ligamen ini berkembang dengan baik pada burung. Diketahui, terdapat spesialisasi pada sendi pinggul burung berkaki panjang yang mendukung posisi stabil saat bertumpu pada satu kaki.

    Terdapat sisir lateral pada trokanter dengan lekukan. Saat berdiri, tubuh akan turun di antara paha atas dan antitrokanter akan tertancap di lekukan sisi trokanter. Hal ini mencegah tubuh kehilangan keseimbangan ke depan dan menstabilkan tubuh tehadap rotasi ke arah sisi yang tidak ditopang saat berdiri pada satu kaki.

  4. 4. Kapan burung berdiri dengan satu kaki?

    Burung berdiri dengan satu kaki
    Burung berdiri dengan satu kaki (pexels.com/Sergio)

    Di musim dingin, burung-burung yang bulunya mengembang sering terlihat berdiri dengan sau kaki, terutama saat suhu turun. Diketahui bahwa burung secara teratur mengambil posisi berdiri dengan satu kaki pada suhu dingin, tetapi beralih ke posisi berdiri dengan dua kaki pada hari-hari yang lebih panas.

    Burung air lebih sering terlihat berdiri dengan satu kaki dibandingkan burung yang menghabiskan sebagian besar waktunya di darat, dengan 80% burung yang diamati di aiar tercatat menghabiskan waktu dengan satu kaki daripada kedua kaki.

    Burung-burung perairan dangkal dan unggas air berkaki panjang mungkin berdiri dengan satu kaki saat bersiap berburu atau menyelam ke dalam air untuk memangsa, mengandalkan posisi mereka untuk membantu mereka tetap tidak terdeteksi. Dengan menyeimbangkan diri pada satu kaki, burung dapat berbaur dengan lingkungannya secara lebih mulus, dengan kaki tersebut disalahartikan sebagai batang alang-alang atau ranting oleh mangsa air.

    Burung juga terkadang berdiri dengan satu kaki jika mengalami cedera pada kaki atau tungkai lainnya, artinya lebih nyaman untuk mengistirahatkan kaki yang cedera dan mengambil posisi berdiri dengan satu kaki sampai sembuh.

    Sebagai penutup, beberapa burung menunjukkan perilaku berdiri dengan satu kaki mulai dari burung bangau putih hingga flamingo. Mereka berdiri dengan satu kaki demi menghemat energi, mengatur suhu tubuh, atau sedang di mode istirahat. Burung-burung ini berdiri dengan satu kaki jika suhunya sedang turun atau saat musim dingin tiba, atau mungkin salah satu kaki mereka sedang cedera.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More