foto Hyperolius tuberilinguis (inaturalist.org/alexanderr)
Hyperolius tuberilinguis adalah spesies yang sangat bergantung pada keberadaan lahan basah, rawa, dan habitat riparian (tepian sungai) yang sehat dan tidak tercemar. Keberadaan spesies ini sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan seperti drainase lahan basah, polusi air dari pertanian, dan urbanisasi.
Oleh karena itu, populasi yang stabil dari spesies ini sering kali menjadi indikator biologis (bio indikator) bagi kesehatan ekosistem lahan basah di wilayah Afrika Timur tempat mereka tinggal. Penurunan populasinya bisa menjadi tanda awal degradasi lingkungan yang lebih luas.
Hyperolius tuberilinguis adalah permata kecil di mahkota biodiversitas Afrika. Melalui lidahnya yang terspesialisasi, seni kamuflase warnanya yang memesona, simfoni suara malamnya, dan strategi reproduksinya yang cerdas, katak ini dengan sempurna menggambarkan keanggunan dan ketahanan kehidupan di lahan basah.
Keberadaannya yang terikat erat dengan kesehatan rawa-rawa menjadikannya bukan hanya penghuni, tetapi juga penjaga dan penanda bagi ekosistemnya yang rapuh. Melestarikan spesies ini berarti melestarikan sumber air bersih, vegetasi tepian, dan seluruh jaring kehidupan yang bergantung pada lahan basah Afrika Timur. Suaranya di malam hari adalah lebih dari sekadar lagu kawin, itu merupakan panggilan untuk menjaga keseimbangan alam yang menopangnya.