Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Pembelian Wilayah di Dunia oleh Amerika, Untung Banyak!

5 Fakta Pembelian Wilayah di Dunia oleh Amerika, Untung Banyak!
Wilayah Alaska di Amerika dulunya pernah menjadi milik Rusia. (unsplash.com/Alexis Mette)

Dalam sejarahnya, pemerintah Amerika Serikat sudah beberapa kali membeli wilayah besar di dunia untuk dijadikan salah satu negara bagian. Hal ini dilakukan dilatarbelakangi oleh berbagai macam sebab, misalnya politik, bisnis, perang, atau penyebaran kekuasaan.

Namun, berbeda dengan kolonialisme, pembelian wilayah yang dilakukan Amerika ini sudah disetujui oleh negara pemilik asal dari wilayah-wilayah tersebut. Penasaran dengan fakta akan hal ini? Wilayah mana saja yang dulunya pernah dibeli oleh Amerika? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Agenda pembelian wilayah oleh Amerika sudah dilakukan sejak zaman dulu

bendera Amerika Serikat (unsplash.com/Kevin Lanceplaine)
bendera Amerika Serikat (unsplash.com/Kevin Lanceplaine)

Langkah pemerintah Amerika dalam membeli beberapa wilayah potensial di dunia sudah dipraktikkan sejak dulu. Tercatat dalam sejarah bahwa Amerika sudah membeli beberapa wilayah besar sejak era 1800-an. Secara umum, pembelian yang dilakukan oleh Amerika merupakan langkah strategis secara politik, perjanjian jual beli, dan juga memanfaatkan momen perang.

Pembelian wilayah tersebut juga menjadi akuisisi atau pemindahan kepemilikan secara utuh beserta aset, hasil bumi, dan kekayaan di dalamnya menjadi milik Amerika Serikat. Banyak pihak yang menyatakan bahwa pembelian tanah atau wilayah tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Amerika, karena di saat itu uang yang dikeluarkan pemerintah AS tidak begitu banyak.

2. Rencana pembelian Greenland oleh pemerintah AS

wilayah di sekitar Gunung Sermitsiaq yang terletak di Nuuk, Greenland (unsplash.com/Aningaaq Rosing Carlsen)
wilayah di sekitar Gunung Sermitsiaq yang terletak di Nuuk, Greenland (unsplash.com/Aningaaq Rosing Carlsen)

Pada 2019 lalu, ada wacana dari Donald Trump yang kala itu menjadi presiden AS untuk membeli Greenland dari Denmark. Sebetulnya, tujuan Trump membeli Greenland ini juga tidak diungkapkan dengan jelas dan malah menimbulkan isu politik yang berkaitan dengan persaingan mereka terhadap China.

Nah, kira-kira berapa harga wilayah Greenland kalau sampai jadi dibeli oleh pemerintah AS, ya? Dilansir TRT World, pada 1946 lalu AS sudah berencana membeli Greenland dan saat itu harga Greenland ditaksir 100 juta dolar AS atau Rp1,5 triliun (saat ini sekitar 1,3 miliar dolar AS atau Rp19 triliun).

3. Pembelian Louisiana oleh AS dari Prancis

Kota New Orleans menjadi salah satu kota terbesar di Louisiana (commons.wikimedia.org/thepipe26)
Kota New Orleans menjadi salah satu kota terbesar di Louisiana (commons.wikimedia.org/thepipe26)

Dicatat dalam Britannica, wilayah Louisiana dibeli oleh Amerika Serikat pada 1803 dari Prancis dengan luas 2.144.520 kilometer persegi. Saat itu pemerintah AS membayar 50 juta franc atau 11 juta dolar AS (Rp160 miliar) dan harga ini cukup murah karena Prancis di bawah Napoleon Bonaparte memang sedang membutuhkan biaya untuk perang.

Era pembelian Louisiana ini terjadi ketika Amerika di bawah kepemimpinan presiden Thomas Jefferson. Jika diukur berdasarkan luas wilayahnya, Louisiana menjadi wilayah terluas yang pernah dibeli oleh pemerintah AS, bahkan memiliki ratusan kota di dalamnya.

4. Pembelian Gadsden di Arizona dan New Mexico

wilayah Gadsden yang dibeli oleh Amerika Serikat (commons.wikimedia.org/Curtis Palmer)
wilayah Gadsden yang dibeli oleh Amerika Serikat (commons.wikimedia.org/Curtis Palmer)

Gadsden merupakan wilayah seluas 76.800 kilometer persegi yang dibeli Amerika dari Meksiko. Perjanjian pembelian dilakukan pada 1853 oleh James Gadsden yang kala itu menjabat sebagai duta besar Amerika Serikat untuk Meksiko. Menurut laman Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, saat itu pihak pemerintah AS membayar 10 juta dolar AS atau Rp150 miliar pada Meksiko.

Awalnya, wilayah Gadsden dibeli untuk tujuan penyediaan lahan guna pembangunan jalur kereta. Nah, jalur kereta ini akan digunakan sebagai fasilitas untuk menyelesaikan sisa-sisa peperangan antara Amerika dan Meksiko yang pernah terjadi pada era 1840-an. Gadsden juga menjadi wilayah yang berada di Arizona bagian selatan dan New Mexico.

5. Pembelian Alaska dari Kekaisaran Rusia

Wilayah Alaska menjadi bagian dari Amerika Serikat (unsplash.com/Tobias Tullius)
Wilayah Alaska menjadi bagian dari Amerika Serikat (unsplash.com/Tobias Tullius)

Salah satu pembelian wilayah paling menguntungkan oleh Amerika Serikat adalah Alaska. Yap, berdasarkan catatan dari National Archives, pihak pemerintah AS membeli Alaska dari Rusia pada 30 Maret 1867 seharga 7,2 juta dolar AS atau setara Rp100 miliar. Saat itu, sepertinya Alaska memang tidak tampak menjanjikan karena kondisinya yang selalu dingin sepanjang waktu.

Alaska seluas 1,5 juta kilometer persegi ternyata memiliki kandungan kekayaan alam yang berlimpah, mulai dari emas, minyak bumi, dan gas alam. Menurut data US Energy Information Administration, Alaska memiliki cadangan minyak bumi terbesar ke-4 di dunia pada 2021, yakni sebesar 2,4 miliar barel. Bahkan, sudah beberapa tahun ini Alaska menjadi salah satu wilayah dengan hasil bumi terkaya di dunia.

Jadi, beberapa langkah politik dan bisnis yang dilakukan oleh pemerintah AS di masa lalu memang terbukti sangat menguntungkan mereka. Semoga artikel ini bisa memberikan wawasan baru buatmu, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dahli Anggara
EditorDahli Anggara
Follow Us

Latest in Science

See More

4 Tips Merawat Anak Anjing Tanpa Induk agar Tumbuh Sehat

09 Mei 2026, 20:05 WIBScience
Apa Fungsi Tanduk Jerapah?

Apa Fungsi Tanduk Jerapah?

08 Mei 2026, 18:05 WIBScience