Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Tràng An, Labirin Karst Kuno di Pegunungan Vietnam

5 Fakta Tràng An, Labirin Karst Kuno di Pegunungan Vietnam
potret Tràng An (unsplash.com/Abdelrahman Ismail)
Intinya Sih
  • Tràng An di Ninh Bình, Vietnam, diakui UNESCO sebagai warisan dunia campuran karena memadukan lanskap karst tropis dengan situs budaya seperti kuil dan desa tradisional.
  • Kawasan ini dijuluki 'Ha Long Bay di daratan' berkat formasi batu kapur, lembah hijau, serta jaringan gua alami yang menciptakan panorama khas dan saling terhubung.
  • Gua-gua Tràng An menyimpan jejak manusia purba berusia lebih dari 30.000 tahun dan pernah menjadi lokasi syuting film Hollywood Kong: Skull Island pada 2016.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tràng An dikenal sebagai salah satu kawasan alam yang memiliki lanskap karst paling unik di Vietnam. Terletak di wilayah Ninh Bình, kawasan ini dipenuhi deretan pegunungan batu kapur yang terbentuk melalui proses alam selama jutaan tahun. Bentuknya yang berliku dan saling terhubung membuat kawasan ini sering digambarkan seperti labirin alami di tengah pegunungan.

Di balik keindahan alamnya, Tràng An juga menyimpan berbagai fakta menarik yang berkaitan dengan sejarah, geologi, hingga budaya populer. Kawasan ini bahkan diakui sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO dan pernah menjadi lokasi syuting film Hollywood. Lalu, apa saja fakta menarik lainnya tentang Tràng An? Yuk, simak lima faktanya berikut ini.

1. Warisan Dunia UNESCO yang menggabungkan alam dan budaya

potret lanskap karst dan kompleks budaya di Tràng An
potret lanskap karst dan kompleks budaya di Tràng An (pixabay.com/u_i99stptrid)

Tràng An Scenic Landscape Complex diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 2014. Kawasan ini termasuk dalam kategori warisan campuran atau mixed heritage, yaitu situs yang memiliki nilai penting baik dari sisi alam maupun budaya. Di satu kawasan yang sama, Tràng An memadukan lanskap karst tropis dengan berbagai unsur budaya seperti kuil, pagoda, sawah, serta desa-desa tradisional yang masih bertahan hingga kini.

Kompleks lanskap ini membentang di wilayah seluas lebih dari 6.000 hektare di Provinsi Ninh Bình, Vietnam Utara. Kawasannya didominasi pegunungan batu kapur yang menjulang tinggi, lembah tertutup, serta jaringan gua dan aliran air alami yang saling terhubung. Perpaduan antara bentang alam yang unik dan keberadaan situs budaya inilah yang membuat Tràng An dinilai memiliki nilai universal luar biasa sebagai salah satu warisan dunia.

2. Dijuluki “Ha Long Bay di daratan”

potret panorama karst Tràng An yang menyerupai Ha Long Bay di daratan
potret panorama karst Tràng An yang menyerupai Ha Long Bay di daratan (pixabay.com/Phong Nguyen)

Tràng An sering dijuluki sebagai “Ha Long Bay di daratan”. Julukan ini muncul karena kawasan tersebut memiliki lanskap yang mirip dengan Ha Long Bay yang terkenal dengan gugusan batu kapurnya di laut. Di Tràng An, formasi karst yang serupa dapat ditemukan di wilayah daratan, dengan pegunungan batu kapur yang menjulang, lembah-lembah alami, serta jaringan gua yang tersebar di berbagai bagian kawasan.

Keunikan lanskap ini terlihat dari banyaknya gua dan lembah yang saling terhubung di antara pegunungan karst. Tercatat ada puluhan gua serta lebih dari tiga puluh lembah dengan karakter yang berbeda-beda. Perpaduan antara tebing batu kapur, lembah hijau, dan aliran air yang mengalir di antaranya menciptakan pemandangan alam yang khas, sehingga Tràng An sering dianggap sebagai versi daratan dari Ha Long Bay.

3. Lanskap karst yang terbentuk jutaan tahun

potret deretan bukit karst Tràng An yang terbentuk selama jutaan tahun
potret deretan bukit karst Tràng An yang terbentuk selama jutaan tahun (commons.wikimedia.org/Richard Mortel from Riyadh, Saudi Arabia)

Tràng An memiliki lanskap karst yang terbentuk melalui proses geologi yang berlangsung sangat lama. Kawasan ini dipenuhi pegunungan batu kapur yang menjulang tinggi, lembah-lembah tertutup, serta jaringan gua alami yang terbentuk akibat proses pelapukan dan erosi selama jutaan tahun. Proses alam tersebut secara perlahan membentuk menara-menara karst yang kini menjadi ciri khas lanskap Tràng An.

Para ahli geologi menyebut kawasan ini sebagai salah satu contoh penting evolusi lanskap karst tropis di dunia. Di wilayah ini, batu kapur yang terangkat dari dasar bumi mengalami pengikisan selama jutaan tahun hingga membentuk berbagai formasi alam seperti menara karst, cekungan lembah, serta lorong gua bawah tanah. Perpaduan proses alam yang panjang tersebut akhirnya menciptakan lanskap yang unik dan menjadi salah satu karakter paling menonjol dari Tràng An.

4. Pernah menjadi tempat tinggal manusia purba

potret gua karst di Tràng An yang menyimpan jejak kehidupan manusia purba
potret gua karst di Tràng An yang menyimpan jejak kehidupan manusia purba (commons.wikimedia.org/Jakub Hałun)

Gua-gua yang tersebar di Tràng An menyimpan berbagai bukti bahwa kawasan ini pernah dihuni manusia sejak puluhan ribu tahun lalu. Penelitian arkeologi menemukan jejak aktivitas manusia yang berlangsung secara berkelanjutan selama lebih dari 30.000 tahun. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kelompok pemburu dan pengumpul pada masa prasejarah pernah memanfaatkan gua-gua di kawasan ini sebagai tempat tinggal sementara.

Para peneliti juga menemukan bukti bahwa manusia purba di Tràng An mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang terjadi dari waktu ke waktu. Perubahan iklim dan naik turunnya permukaan laut setelah berakhirnya zaman es membuat kondisi alam di kawasan ini beberapa kali berubah. Meski demikian, manusia yang tinggal di wilayah tersebut tetap mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.

5. Lokasi syuting film Hollywood

potret kawasan Tràng An yang menjadi lokasi syuting film Kong: Skull Island
potret kawasan Tràng An yang menjadi lokasi syuting film Kong: Skull Island (commons.wikimedia.org/Jakub Hałun)

Keindahan alam Tràng An juga pernah menarik perhatian industri perfilman internasional. Pada tahun 2016, kawasan ini dipilih sebagai salah satu lokasi pengambilan gambar film Hollywood Kong: Skull Island. Lanskap lembah karst yang luas dan dramatis dianggap sangat cocok untuk menggambarkan pulau misterius dalam cerita film tersebut.

Dalam proses produksi film yang disutradarai oleh Jordan Vogt-Roberts, sebuah set desa tradisional dari bambu dan jerami bahkan dibangun di salah satu lembah di kawasan Tràng An. Kemunculan panorama Tràng An dalam film tersebut kemudian semakin memperkenalkan keindahan alam Ninh Bình kepada penonton di berbagai negara.

Beragam fakta tentang Tràng An menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki lebih dari sekadar panorama alam yang indah. Lanskap karst kuno, jejak kehidupan manusia purba, hingga perannya dalam industri film membuat Tràng An menyimpan banyak sisi menarik untuk dipelajari. Tak heran jika kawasan ini dikenal sebagai salah satu lanskap alam yang unik dan berharga di Vietnam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More