Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Unik Burung Hornero Berkarat, Bikin Sarang dari Lumpur

5 Fakta Unik Burung Hornero Berkarat, Bikin Sarang dari Lumpur
burung hornero berkarat (commons.wikimedia.org/Ron Knight)
Intinya Sih
  • Burung hornero berkarat hidup di Amerika Selatan, terutama di Brazil, Bolivia, Paraguay, dan Argentina dengan habitat utama padang rumput serta hutan hujan tropis.
  • Termasuk famili Furnariidae atau ovenbird, burung ini dikenal karena kemampuan uniknya membangun sarang dari lumpur yang mengeras berbentuk kubah dengan satu pintu kecil.
  • Meski lebih suka alam liar, burung hornero berkarat mampu beradaptasi di area pemukiman manusia dan sering membuat sarang di tiang listrik atau atap rumah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Di hutan hujan tropis Amerika Selatan hidup seekor burung kecil berwarna cokelat. Ia adalah burung hornero berkarat (Furnarius rufus). Burung tersebut sering terlihat di pepohonan, lantai hutan, atau semak-semak. Meskipun kecil, burung hornero berkarat merupakan spesies yang unik dan memiliki banyak hal menarik.

Salah satu keunikannya tercermin dari cara burung tersebut membuat sarang. Ia memang hidup di hutan, tapi burung hornero berkarat juga mampu beradaptasi di area pemukiman yang padat akan aktivitas manusia dan dipenuhi banyak gedung. Penasaran tentang semua fakta unik burung hornero berkarat? Simak di bawah ini, yuk.

1. Burung hornero berkarat menghuni Amerika Selatan

burung hornero berkarat
burung hornero berkarat (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)

Dilansir BirdLife DataZone, penyebaran burung hornero berkarat mencakup wilayah Amerika Selatan. Lebih spesifiknya, burung berwarna cokelat tersebut hidup di empat negara, yaitu Brazil, Bolivia, Paraguay, dan Argentina. Habitat utamanya adalah padang rumput, entah itu di dataran rendah atau tinggi. Selain padang rumput, burung ini juga kerap terlihat di hutan hujan tropis dan area pertanian. Kebiasaannya tak jauh berbeda dari spesies burung kecil lain, yaitu beterbangan di semak-semak, bertengger di pepohonan, dan mencari makan di vegetasi.

2. Burung hornero berkarat merupakan spesies ovenbird

burung hornero berkarat
burung hornero berkarat (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Secara taksonomi burung hornero berkarat berasal dari subfamili Furnariinae atau lebih sering disebut ovenbird. Laman EOL menjelaskan bahwa ovenbird merupakan burung yang hidup di wilayah new world atau dunia baru. Mereka merupakan bagian dari ordo Passeriformes dan famili Furnariidae. Tercatat, terdapat 55 genus dan 236 spesies ovenbird yang tersebar di seluruh dunia. Populasi ovenbird juga sangat melimpah, bahkan di beberapa daerah mereka menyumbang 25 persen dari semua spesies burung yang ada. Ovenbird juga sangat terkenal dari kemampuannya membangun sarang.

3. Panjang burung hornero berkarat sekitar 20 centimeter

burung hornero berkarat
burung hornero berkarat (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Laman Animalia menjelaskan bahwa panjang burung hornero berkarat sekitar 18-20 centimeter. Bobotnya juga sangat ringan, yaitu hanya 31-58 gram. Hewan ini juga menunjukkan dimorfisme seksual di mana ukuran individu jantan sedikit lebih besar dari betina. Burung hornero berkarat punya satu ciri fisik yang khas, yaitu paruh panjang yang sedikit melengkung sepanjang 2,5 centimeter. Karena melengkung paruh tersebut sangat ideal untuk menangkap serangga. Seperti namanya, burung hornero berkarat punya tubuh berwarna cokelat muda, mirip dengan besi yang berkarat.

4. Sarangnya terbuat dari lumpur yang mengeras

burung hornero berkarat
burung hornero berkarat (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Seperti spesies ovenbird lain, burung hornero berkarat memiliki kemampuan membuat sarang yang luar biasa. Melansir iNaturalist sarangnya terbuat dari lumpur atau tanah yang mengeras dan akan dibuat di ranting pohon. Sarang tersebut punya bentuk membulat seperti kubah dan memiliki satu lubang kecil sebagai pintu masuk.

Secara umum, burung hornero berkarat bisa membuat sarangnya dalam waktu beberapa minggu hingga bulan. Namun, ada juga individu yang bisa membuat sarang dalam waktu hanya lima hari. Setelah musim kawin maka sarangnya akan ditinggalkan dan terbengkalai. Menariknya, sarang yang terbengkalai tersebut kerap digunakan oleh burung atau hewan lain.

5. Kehadiran manusia memudahkan kehidupannya

burung hornero berkarat
burung hornero berkarat (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Burung hornero berkarat lebih suka hidup di alam liar yang tenang dan jauh dari kehadiran manusia. Meski begitu, laman iNaturalist menerangkan bahwa unggas ini sudah belajar dan beradaptasi untuk hidup berdampingan dengan manusia. Hal tersebut membuatnya bisa mencari makan, beraktivitas, hingga bereproduksi di area pemukiman.

Di beberapa kesempatan kehidupan burung hornero berkarat juga bisa lebih mudah karena manusia. Contohnya, ia bisa membangun sarang di berbagai tempat seperti tiang listrik, tiang telepon, atau atap rumah jika tak menemukan pohon. Serangga yang menjadi makanan utamanya juga bisa ditemukan di sekitar pemukiman, khususnya di taman dan kebun.

Jadi, bagaimana fakta unik burung hornero berkarat menurutmu? Apakah mencengangkan, luar biasa, atau terkesan biasa saja? Namun, apapun pendapatmu tak bisa dipungkiri bahwa burung hornero berkarat merupakan hewan yang sangat eksotis. Sebab, ia memiliki banyak kemampuan, punya adaptasi yang luar biasa, bahkan berperan penting di ekosistem.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More