7 Fakta Kangkok Guira, Burung Nyentrik yang Suka Kumpul-Kumpul

Kangkok guira memiliki penampilan nyentrik dan suka hidup berkelompok.
Kangkok guira merupakan predator oportunistik yang memakan serangga, reptil, katak, hingga telur dan anak burung.
Kangkok guira bersarang secara kooperatif, tetapi persaingan tinggi membuat banyak telur dan anak burung mati.
Umumnya, burung berlomba-lomba punya bulu yang menarik dan kicauan yang merdu. Namun, burung satu ini beda. Burung ini tampil acak-acakan dengan jambul mencuat ke mana-mana seperti baru bangun tidur. Mereka burung kangkok guira.
Kangkok guira atau guira cuckoo merupakan jenis burung kangkok asli Amerika Selatan. Di balik penampilan mereka yang nyentrik, kangkok guira punya banyak keistimewaan. Ini yang membuat mereka unik di kalangan burung kangkok yang berjiwa parasit. Apa saja? Yuk, kenalan dengan mereka lewat sederet fakta unik berikut!
1. Kangkok guira tampil khas dan mudah dikenali

Sepasang kangkok guira bertengger bersama. (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT) Kangkok guira ini jenis burung kangkok berukuran sedang. Dicatat laman Oiseaux-Birds, panjang kangkok guira sekitar 36 sentimeter. Berat mereka berkisar 140—143 gram.
Kangkok guira sangat menarik perhatian dengan tampilan mereka yang seperti acak-acakan. Tubuh mereka berbulu putih kusam, yang kontras dengan punggung dan sayap cokelat. Di bagian leher dan dada ada garis-garis cokelat.
Satu yang mencolok dari tampilan kangkok guira ialah jambul mereka yang mencuat berantakan. Warna jambul mereka oranye kemerahan dan selalu ditegakkan. Paruh mereka juga mencolok dengan warna kuning atau oranye, senada dengan mata mereka yang lebar.
2. Kangkok guira merupakan burung endemik Amerika Selatan

Sepasang kangkok guira bertengger bersama. (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT) Kangkok guira merupakan burung kangkok asli Amerika Selatan. Menurut informasi dari laman Animalia, kangkok guira bisa dijumpai di beberapa negara, seperti Brasil, Uruguay, Paraguay, Bolivia, dan Argentina. Mereka jenis burung kangkok yang hidup di habitat terbuka, seperti padang rumput atau lahan basah. Gak jarang pula kangkok guira terlihat di taman dan kebun di pinggiran kota.
3. Kangkok guira sangat suka berkelompok

Sekelompok kangkok guira berjemur bersama. (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT) Beda dari burung kangkok yang umumnya penyendiri, kangkok guira lebih suka hidup berkelompok. Burung ini ke mana-mana selalu bersama. Saat mencari makan, burung ini berdekatan dengan satu sama lain dan saling menjaga kontak dengan bersuara melengking. Saat beristirahat, kangkok guira pun bertengger berdempetan di atas pohon.
Kangkok guira hidup berkelompok sepanjang tahun. Menurut laman Birds of the World, kelompok kangkok guira rata-rata terdiri dari 6—8 ekor, tapi bisa berkumpul sampai 20 ekor. Kalau ada penyusup, kelompok kangkok guira kompak mempertahankan wilayah dengan suara kasar mereka.
4. Kangkok guira makan apa saja, mulai dari serangga sampai anak burung

Sepasang kangkok guira sedang mencari makan. (commons.wikimedia.org/Sérgio Freitas da Silva Júnior) Kangkok guira ini tergolong predator yang oportunistik. Menu makanan mereka lumayan bervariasi, mulai dari cacing, serangga, laba-laba, katak, kadal, ular, bahkan sampai telur atau anak burung. Kangkok guira sering terlihat mencari makan ramai-ramai di permukaan tanah di habitat terbuka yang kering.
5. Kangkok guira gak bersifat parasit

Kangkok guira sedang mencari makan. (commons.wikimedia.org/Paulo Hopper) Burung kangkok terkenal bersifat parasit karena gak mau merawat telur sendiri dan malah menempatkan telur itu di sarang burung lain. Anak burung mereka pun nantinya akan diurus burung lain tersebut. Namun, hal ini gak dilakukan kangkok guira. Malahan, kangkok guira bersarang dalam kelompok.
Kangkok guira mempraktikkan apa yang namanya pembiakan kooperatif (cooperative breeding). Itu artinya, lebih dari satu betina bertelur di sarang yang sama. Dalam 1 sarang, rata-rata ada 10 butir telur meski jumlah tersebut bisa bertambah pada kelompok lebih besar.
6. Kangkok guira bertelur ramai-ramai di satu sarang
Sekelompok kangkok guira bertengger di pohon yang sama. (commons.wikimedia.org/Charles J Sharp ) Tentunya, karena bersarang ramai-ramai, sarang kangkok guira berukuran cukup besar. Sarang mereka berbentuk landasan besar terbuka yang terbuat dari ranting. Sering kali, sarang mereka ini diletakkan tinggi di pohon berduri.
Meski ada beberapa kangkok guira yang lebih suka bersarang sendirian, sebagian besar lebih suka bertelur ramai-ramai. Telur kangkok guira berwarna abu-abu atau kebiruan dengan bercak putih mirip kapur. Kemungkinan, bercak putih ini digunakan betina untuk mengenali telur sendiri di antara telur-telur lain.
7. Angka kematian telur dan anak kangkok guira sangat tinggi

Sekelompok kangkok guira bertengger berdempetan. (commons.wikimedia.org/Márcio Vinícius Pinheiro) Meski pembiakan kooperatif terkesan kompak, bukan berarti gak ada persaingan di sarang. Justru persaingan di sarang kooperatif kangkok guira sangat tinggi. Faktanya, di bawah sarang kangkok guira, sering terlihat banyak telur yang pecah di tanah.
Di sarang kangkok guira, memang terdapat banyak konflik di antara burung dewasa yang sedang berbiak. Gak cuma telur, anak burung pun ikut disingkirkan. Meski angka kematian tinggi, tetap ada beberapa telur yang bertahan dan berhasil tumbuh besar untuk kemudian dirawat dan dibesarkan oleh burung-burung dewasa.
Sungguh burung yang unik, ya? Setelah tahu lebih banyak, bagaimana pendapatmu tentang burung kangkok guira atau guira cuckoo? Apa kamu tertarik untuk melihat penampilan nyentrik burung ini secara langsung?



![[QUIZ] Pilih Lukisan Ini, Kami Bisa Tebak Kepribadianmu Sebenarnya](https://image.idntimes.com/post/20240426/tebak-kepribadian-berdasar-lukisan-7e92dbcc72c112686b745dd77d025d35.jpg)

















