Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Unik dan Menarik Ular Tanah Kasar, Tak Bisa Bertelur

5 Fakta Unik dan Menarik Ular Tanah Kasar, Tak Bisa Bertelur
ular tanah kasar (commons.wikimedia.org/MH Herpetology)
Intinya Sih
  • Ular tanah kasar adalah spesies endemik Amerika Serikat yang hidup di dalam tanah dan sering ditemukan di area lembap, taman, serta kebun.
  • Berbeda dari kebanyakan ular, spesies ini bereproduksi dengan melahirkan 3–8 bayi berukuran kecil dan berwarna lebih cerah dari induknya.
  • Ular tanah kasar tidak berbisa, tidak agresif, hanya memangsa invertebrata seperti cacing, serta sering disangka cacing atau ular kecil lain karena bentuknya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tak semua ular hidup di pepohonan, area lembap, atau semak-semak. Sebaliknya, beberapa sepesies seperti ular tanah kasar (Virginia striatula) hidup di dalam tanah. Ular dengan panjang maksimal 25 centimeter tersebut jarang keluar ke permukaan tanah. Misal pun keluar, ia tak akan berlama-lama di permukaan.

Sama seperti spesies ular tanah lain, ia termasuk ular tidak berbisa. Jangankan menggigit manusia, untuk mencari makanan saja ular ini sangat berhati-hati. Ular tanah kasar juga tak bisa bertelur melainkan bereproduksi dengan cara melahirkan. Yuk, cari tahu berbagai fakta unik dan menarik ular tanah kasar lewat artikel berikut.

1. Ular tanah kasar merupakan satwa endemik Amerika Serikat

ular tanah kasar
ular tanah kasar (commons.wikimedia.org/Peter Paplanus)

Dilansir The Reptile Database, ular tanah kasar merupakan satwa endemik Amerika Serikat. Distribusinya mencakup beberapa daerah, yaitu Texas, Oklahoma, Arkansas, Alabama, Florida, Virginia, hingga Tennessee. Ia juga termasuk spesies fosorial sehingga aktivitasnya sering dilakukan di dalam tanah. Soal habitat, ular ini bisa ditemukan di banyak tempat, mulai dari semak-semak, di bawah kayu membusuk, tanah gembur, hingga bebatuan. Ular tanah kasar terkadang juga nampak di area urban, taman, hingga kebun.

2. Ular tanah kasar bisa melahirkan delapan ekor bayi

ular tanah kasar
ular tanah kasar (commons.wikimedia.org/William L. Farr)

Tak seperti spesies lain, ular tanah kasar tidak bisa bertelur. Dilansir Animalia, reptil kecil ini bereproduksi dengan cara melahirkan. Dalam satu waktu, ular tanah kasar bisa melahirkan sekitar 3-8 ekor bayi sekaligus. Ukuran bayi ular tanah kasar juga sangat kecil dengan panjang yang hanya 10 centimeter. Menariknya, bayi ular ini punya warna lebih cerah dari individu dewasanya. Para ahli sebenarnya juga masih bingung apakah ular ini merupakan spesies vivipar (melahirkan) atau sebenarnya ia adalah spesies ovovivipar (bertelur dan melahirkan) seperti kebanyakan ular.

3. Ular tanah kasar tak akan menggigit manusia

ular tanah kasar
ular tanah kasar (inaturalist.org/Eric Johnson)

Laman A-Z Animals menjelaskan bahwa ular tanah kasar sama sekali tidak berbahaya. Ia tidak berbisa, tidak agresif, dan tak akan menyerang ketika didekati. Ular ini memang punya gigi seperti ular lain, tapi giginya sangat kecil dan tak mampu melukai manusia. Ular tanah kasar juga tak akan menggigit manusia, bahkan ia bisa dipegang, digenggam, atau diambil dengan mudah menggunakan tangan. Jika merasa terancam atau takut, ular tanah kasar akan berdiam diri, kabur dengan cepat, atau mengeluarkan kotoran berbau tak sedap.

4. Makanannya adalah hewan tak bertulang belakang

ular tanah kasar
ular tanah kasar (inaturalist.org/kcook)

Makanan utama ular tanah kasar adalah invertebrata atau hewan tanpa tulang belakang. Uniknya, laman iNaturalist menjelaskan bahwa ular ini hampir secara ekslusif hanya memangsa cacing. Ketika populasi cacing mulai menurun barulah ia akan mencari makanan lain seperti keong, siput, kumbang, telur serangga, dan larva serangga. Ular tanah kasar juga termasuk spesies tidak berbisa dan tak bisa melilit mangsanya. Ketika berburu, ia akan mencengkeram mangsa dan langsung menelannya bulat-bulat dengan mulutnya.

5. Ular tanah kasar mirip dengan spesies lain

ular tanah kasar
ular tanah kasar (inaturalist.org/Robert Meehan)

Sekilas ular tanah kasar memang mirip dengan cacing karena ukuran kecilnya dan tubuhnya yang berwarna hitam. Tak hanya cacing, ternyata ia juga punya kemiripan dengan spesies ular lain, lho. Menurut laman Florida Museum terdapat tujuh spesies yang sangat mirip dengan ular tanah kasar, yaitu ular tanah halus (Virginia valeriae), ular mahkota florida (Tantilla relicta), ular mahkota tenggara (Tantilla coronata), ular cokelat florida (Storeria victa), ular perut merah (Storeria occipitomaculata), ular hutan pinus (Rhadinaea flavilata), dan ular leher cincin (Diadophis punctata).

Demikian pembahasan terkait fakta unik dan menarik ular tanah kasar, yaitu ular kecil yang hanya memakan invertebrata. Dari semua fakta tersebut dapat terlihat bahwa ular tanah kasar merupakan sebuah anomali jika dibandingkan dengan spesies lain seperti ular viper, sanca, kobra, atau ular hijau. Karena itu, ia bisa dianggap sebagai ular eksotis yang melawan arus.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More