Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Fakta Menarik Blue Jay, Burung Cerdas yang Suka Mandi Semut

6 Fakta Menarik Blue Jay, Burung Cerdas yang Suka Mandi Semut
Burung blue jay (pexels.com/Chris F)
Intinya Sih
  • Warna biru pada bulu blue jay bukan berasal dari pigmen, melainkan efek pantulan cahaya melalui struktur mikroskopis yang menciptakan ilusi warna biru alami.
  • Blue jay dikenal sangat cerdas, mampu menggunakan alat sederhana untuk mendapatkan makanan dan menunjukkan perilaku unik seperti mandi semut untuk menghilangkan rasa pahit sebelum dimakan.
  • Burung ini setia pada pasangan seumur hidup, dapat meniru suara elang untuk strategi bertahan hidup, serta sulit dibedakan antara jantan dan betina karena tampilan fisiknya hampir sama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Di tengah hutan Amerika Utara, burung blue jay hadir layaknya selebriti yang tidak pernah gagal mencuri perhatian. Bulunya didominasi warna biru cerah dengan bentuk tubuh yang ramping, terlihat begitu eksotis di antara pepohonan hijau yang rimbun. Tapi, jika ditelusuri lebih dalam, kamu akan terkejut bahwa warna biru yang mencolok itu hanyalah tipuan alam.

Tidak hanya visualnya yang bikin penasaran, blue jay juga masih satu keluarga dengan burung gagak, keluarga Corvidae yang dikenal dengan kepintarannya di dunia burung. Burung ini bahkan memiliki kebiasaan unik, yakni mandi semut yang jarang sekali ditemukan pada burung lain. Penasaran apa saja fakta-fakta unik seputar blue jay? Berikut penjelasannya!

1. Burung blue jay sebenarnya tidak berwarna biru

Burung blue jay
Burung blue jay (pexels.com/Mohan)

Melansir Toronto and Region Conservation Authority, di Stasiun Penelitian Burung Tommy Thompson Park (TTPBRS) milik Toronto and Region Conservation Authority (TRCA), program pemantauan migrasi burung membantu mengungkap wawasan yang menarik. Yang mana terlepas dari nama dan penampilannya, burung blur jay tidak memiliki pigmen biru pada bulunya. Sebaliknya, warnanya berasal dari fenomena yang disebut pewarnaan struktural - sebuah trik fisika yang menakjubkan.

Setiap bulunya mengandung struktur mikroskopis yang dirancang untuk memantulkan panjang gelombang biru. Bisa dibilang warna biru itu muncul karena adanya pantulan cahaya, bukan karena pigmen, tetapi karena cara cahaya dimanipulasi. Jika bulu burung blue jay di terangi dari arah belakang, bulu tersebut justru akan tampak berwarna cokelat keabu-abuan, memperlihatkan melanin di bawahnya.

2. Burung yang sangat cerdas

Burung blue jay
Burung blue jay (pexels.com/Jay Brand)

Burung blue jay (Cyanocitta cristata) adalah burung yang terkenal dengan suaranya lantang dan cerewet. Burung ini termasuk dalam anggota keluarga gagak (Corvidae). Karena sifatnya yang ingin tahu dan sangat cerdas, hal ini menjadi salah satu alasan mengapa mereka mampu menghindari predator dan hidup dengan sukses di dekat manusia.

Burung blue jay cukup cerdas dan banyak akal. Adanya pengamatan pada burung blue jay yang dibesarkan di laboratorium di Universitas Massachusetts menemukan cara menggunakan alat untuk meraih pelet makanan di luar kandang mereka. Seekor burung jay yang lapar merobek selembar koran dari dasar kandang dan menggunakannya untuk menyapu pelet makanan dalam lengkungan hingga berada dalam jangkauan.

Terbukti, burung itu juga belajar menggunakan alat lain untuk melakukan hal ini, penjepit kertas, pengikat roti plastik, bulu, dan jerami. Enam dari delapan burung blue jay yang dipelihara di penangkaran ini menemukan cara menggunakan alat untuk meraih pelet makanan di luar kandang mereka.

3. Suka mandi semut

Burung blue jay
Burung blue jay (pexels.com/David)

Salah satu kebiasaan unik dari burung blue jay adalah mengambil semut dengan paruhnya dan menggosokkannya ke bulu-bulunya, yang mana perilaku ini disebut 'anting'. Ketika burung blue jay menggosok semut, semut tersebut menyemprotkan asam format sebagai mekanisme pertahanan.

Asam format sendiri sangat pahit. Dengan mengelabui semut agar menyemprotkan asam format sebelum dimakan, burung jay memastikan bahwa ia memakan makanan bergizi tanpa konsekuensi yang tidak menyenangkan di mulut. Proses membuat semut menjadi enak dimakan adalah keterampilan bertahan hidup yang penting, dan bahkan burung blue jay yang dipelihara di penangkaran yang belum pernah melihat serangga sebelumnya pun akan menunjukkan perilaku 'anting', yang berarti bahwa perilaku ini bersifat genetik dan bukan dipelajari.

4. Ahlinya meniru suara elang

Burung blue jay
Burung blue jay (pexels.com/Jay Brand)

Burung blue jay dapat mengeluarkan berbagai macam suara dan sering terdengar mereka meniru suara elang, khususnya elang bahu merah. Para ahli ornitologi berpendapat bahwa mereka melakukan ini karena salah satu dari dua alasan, atau mungkin keduanya. Melansir Bird Watch Daily, dijelaskan bahwa terdapat dua teori mengapa burung blue jay mengeluarkan suara demikian. Berikut penjelasannya:

  • Teori strategi mendapatkan makanan

Para pengamat burung rumahan pasti sering melihat trik blue jay yang satu ini. Di mana saat tempat burung blue jay dipenuhi burung kecil seperti burung pipit, gereja, kutilang yang sedang menikmati makanan. Seekor blue jay mendekat, mengeluarkan jeritan elang yang meyakinkan, dan tiba-tiba, tempat makan burung itu kosong karena burung-burung kecil berhamburan panik, takut akan kedatangan predator udara. Kemudian blue jay turun, dan tempat makan burung menjadi miliknya sendiri.

  • Teori panggilan peringatan

Teori lain yang menonjol menyatakan bahwa burung blue jay menggunakan imitasi suara elang sebagai sinyal peringatan yang sebenarnya, untuk memperingatkan burung blue jay lainnya tentang keberadaan burung elang sungguhan di sekitarnya. Sebagaimana kita tahu bahwa elang adalah predator alami burung blue jay. Adanya suara peringatan yang keras dan dikenal secara universal yang meniru predator itu sendiri bisa menjadi cara yang sangat efektif untuk mengkomunikasikan bahaya langsung kepada burung blue jay lainnya.

5. Setia sama pasangan sampai mati

Burung blue jay
Burung blue jay (pexels.com/Tina Nord)

Burung blue jay adalah salah satu spesies burung yang berpasangan seumur hidup, tetap setiap kepada pasangannya sampai salah satu dari pasangan mati. Tidak heran kalau blue jay sering dijuluki sebagai burung cinta sejati, pasangan blue jay adalah contoh yang menarik dari sebuah komitmen.

Ritual perkawinan burung blue jay berlangsung melalui dua proses, yaitu eliminasi dan penyempurnaan. Berikut penjelasan lengkapnya:

  • Eliminasi

Proses pendekatan burung blue jay dimulai dengan satu per satu, calon pasangan dari kawanan tersebut 'sukarela' membentuk kelompok pendekatan yang terdiri dari 6 hingga 10 burung jantan. Blue jay betina biasanya akna terbang berputar-putar di area tersebut untuk waktu yang singkat. Sementara burung jantan terbang mengejar burung betina. Ketika burung betina selesai terbang dan mendarat di pohon lain, semua burung burung jantan menirunya dan mendarat berkelompok mengelilinginya. Setelah itu, para jantan bergiliran menunjukkan kemampuan dan ketertarikan mereka dengan mengeluarkan suara siulan bernada tinggi dan menganggukkan kepala mereka secara vertikal.

Selektsi tampaknya didasarkan pada penilaian diri, di mana seekor jantan menentukan bahwa tingkat ketertarikannya tidak dapat mengalahkan para pesaing lainnya. Jantan tersebut kemudian mengambil posis tunduk dengan mengibaskan bulunya dan kemudian meninggalkan kelompok.

  • Penyempurnaan

Dengan hanya satu jantan yang tersisa di koloni, saatnya bagi pasangan baru untuk mengikat janji. Pasangan blue jay itu mundur untuk menikmati waktu berdua, masing-masing mengibaskan bulunya satu sama lain dan menawarkan makanan atau memberikan perlengkapan sarang sebagai hadiah.

6. Blue jay jantan dan betina sangat mirip

Burung blue jay
Burung blue jay (pexels.com/Nicki Dick)

Burung blue jay mudah dikenal berkat bulu birunya yang cerah, dengan pinggiran hitam pekat dan berbintik putih. Meskipun membedakan blue jay di antara burung lain mungkin mudah, namun membedakan blue jay jantan dan betina adalah tugas yang cukup menantang.

Burung blue jay betina memiliki bulu yang sama dengan jantan, sehingga sulit untuk membedakan keduanya sekilas. Untungnya, betina menunjukkan perilaku bersarang, mencari makan, dan pacaran yang berbeda dari jantan.

Baik blue jay jantan atau betina tidak menunjukkan dimorfisme seksual, artinya tidak ada perbedaan pada bulunya. Jantan cenderung lebih besar daripada betina, tetapi perbedaanya sangat kecil, sehingga sulit untuk membedakan keduanya hanya berdasarkan urutan. Jadi, cara terbaik untuk membedakan antara blue jay jantan atau betina adalah dengan mengamati perilakunya. Burung betina menunjukkan perilaku yang berbeda dari jantan, khususnya selama musim kawin.

Demikian 6 fakta menarik seputar burung blue jay. Jadi, di balik pesonanya yang bernuansa biru cerah, warna asli blue jay justru tidak ada pigmen birunya. Tidak hanya visualnya yang unik, blue jay juga dikenal dengan pribadinya yang cerdas, memiliki kebiasaan unik, dan dinobatkan sebagai burung yang setia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More