5 Fakta Unik Patas Monkey, Hewan yang Suka Bersosialisasi!

Monyet merupakan hewan mamalia yang memiliki ratusan spesies salah satunya patas monkey. Mereka dikenal akan penampilannya yang unik terutama pada bagian wajahnya. Hal inilah yang membuat patas monkey sangat mudah diidentifikasi di alam liar.
Selain itu, monyet ini mampu bertahan hidup lama hingga usia puluhan tahun. Termasuk hewan yang suka gonta-ganti pasangan, inilah beberapa fakta menarik seputar patas monkey dilansir dari laman Animalia dan Animaldiversity, sebagai berikut:
1. Habitat asli patas monkey

Patas monkey merupakan hewan endemik asli dari benua Afrika. Populasi mereka tersebar di wilayah sub-sahara yang meliputi negara Nigeria, Uganda, Kenya, Tanzania dan lain-lain. Dilansir dari laman Animalia, spesies monyet ini mendiami wilayah padang rumput, hutan akasia dan semak belukar.
Akan tetapi, mereka lebih memilih hidup di area padang rumput yang memiliki rerumputan tinggi dan ditumbuhi pohon-pohon di sekitarnya. Patas monkey termasuk hewan omnivora. Monyet ini mengonsumsi rumput, buah-buahan, serangga, telur dan masih banyak lagi.
2. Kebiasaan hidup di alam liar

Patas monkey sangat suka sekali bersosialisasi dengan sesamanya. Mereka hidup dengan membentuk kelompok yang anggotanya bisa mencapai 40 ekor. Dalam kelompok tersebut dipimpin oleh seekor jantan yang bertugas untuk melindungi anggotanya dari bahaya.
Sang pemimpin akan mengeluarkan suara yang sangat keras untuk memberitahukan anggotanya jika ada bahaya yang mendekat. Bahkan, pemimpin akan menarik perhatian predator untuk mengejarnya agar monyet-monyet lain dapat melarikan diri. Patas monkey aktif beraktifitas mulai dari pagi hingga sore hari.
3. Ciri khas fisik

Patas monkey termasuk spesies monyet berukuran sedang. Mereka rata-rata memiliki panjang 70 sentimeter dan berat maksimal 13 kilogram. Dilansir laman Animaldiversity, tubuh monyet ini ditutupi oleh perpaduan warna bulu coklat kemerahan, putih dan abu-abu.
Selain itu, bentuk tubuh patas monkey terlihat lebih ramping dibandingkan spesies monyet lainnya. Sedangkan di bagian wajahnya terdapat kumis berwarna putih. Untuk membedakan jenis kelamin, ukuran jantan lebih besar ketimbang betina.
4. Sistem reproduksi

Patas monkey menerapkan sistem perkawinan poligini saat berkembang biak. Musim kawin mereka berlangsung mulai dari bulan Juni hingga September. Untuk masa kehamilan betina memakan waktu kurang lebih lima bulan.
Monyet ini hanya bisa melahirkan seekor bayi. Namun, hanya sang betina yang bertanggung jawab untuk merawat anak. Patas monkey akan mencapai tingkat kematangan seksual saat menginjak usia tiga tahun. Setelah itu, mereka akan terpisah dari induknya untuk menjalani hidup mandiri.
5. Populasi yang masih stabil

Badan Konservasi Alam Dunia IUCN belum merilis total populasi patas monkey di alam liar. Populasi terbesar monyet ini banyak hidup di Tanzania yang menempati wilayah Serengeti. Meskipun jumlahnya terus menurun namun patas monkey belum dimasukan dalam daftar hewan dilindungi.
Ancaman utama patas monkey adalah mereka sering menjadi mangsa hewan buas. Selain itu, hilangnya habitat monyet ini membuatnya sulit untuk mencari tempat berlindung. Patas monkey mampu bertahan hidup hingga usia maksimal 24 tahun.
Daya tarik patas monkey memang terletak pada warna bulunya yang terlihat mencolok. Mereka tipe hewan yang selalu terlihat waspada untuk menjaga dirinya dari ancaman.








![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin, Kami Tebak Seberapa Langka Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20250526/img-20250524-171040-59d926335e45a3f62b89089b95e5200f.jpg)










