Kingfisher atau raja udang merupakan burung predator berukuran kecil yang kerap terlihat di area lembap. Ia punya banyak spesies dan salah satunya adalah ringed kingfisher (Megaceryle torquata) yang punya corak putih di bagian lehernya. Tak hanya mudah dikenali dari corak tersebut, ternyata ringed kingfisher juga menyimpan berbagai keunikan, lho.
5 Fakta Unik Ringed Kingfisher, Burung Kecil yang Berisik

- Ringed kingfisher dikenal dengan suara keras bernada rendah dan corak khas putih di leher, menjadikannya mudah dikenali di antara spesies raja udang lainnya.
- Burung ini hidup di wilayah perairan air tawar Amerika Tengah dan Selatan, dengan populasi melimpah hingga puluhan juta individu di alam liar.
- Meski tangguh sebagai predator ikan, ringed kingfisher rentan terhadap penyakit pernapasan akibat infeksi cacing pipih yang dapat merusak organ vitalnya.
Salah satu keunikannya adalah suaranya yang sangat keras. Ia juga hidup di perairan air tawar dan rawan akan berbagai penyakit berbahaya. Namun, burung ini tetaplah predator ganas yang bisa menangkap ikan di air. Penasaran dengan berbagai fakta unik ringed kingfisher? Berikut pembahasan lengkapnya.
1. Ringed kingfisher punya suara yang keras

Salah satu ciri khas ringed kingfisher adalah suara atau teriakannya yang mudah dikenali. Dilansir Avibase, ringed kingfisher memiliki suara yang keras tapi bernada rendah. Selain itu, individu muda juga mampu mengeluarkan teriakan keras yang berbunyi "klek" atau "kek." Suara yang sama juga akan dikeluarkan saat burung ini sedang berinteraksi dengan manusia atau ketika merasa terganggu. Adapun, suara "klek" dengan volume rendah akan dikeluarkan ketika burung ini memberikan sinyal pada pasangannya.
2. Tubuhnya didominasi tiga warna berbeda

Bentuk tubuh ringed kingfisher memang serupa dengan spesies lain. Ukurannya juga tak jauh berbeda dengan raja udang lain karena punya bentang sayap mencapai 20 centimeter dan bobot sekitar 300 gram. Namun, corak tubuhnya menjadi pembeda mutlak. Pertama, tubuh bagian atasnya memiliki warna biru muda atau biru tua yang mencolok. Beralih ke bagian bawah, tubuhnya didominasi oleh warna jingga dari leher hingga pangkal ekor. Burung ini juga memiliki corak garis putih layaknya "kalung" di lehernya yang merupakan ciri khasnya.
3. Hidup di wilayah perairan air tawar

hDilansir BirdLife DataZone, penyebaran ringed kingfisher mencakup wilayah Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Mau itu dataran rendah hingga dataran tinggi semuanya bisa dihuni oleh unggas ini. Populasinya juga melimpah, bahkan masih ada sekitar 20 juta individu di alam liar.
Soal habitat, ringed kingfisher kerap ditemukan di perairan air tawar seperti danau, kolam, sungai, dan muara. Terkadang, ia juga dijumpai di area pesisir, wilayah bakau, atau pinggir pantai. Lebih lanjut, area dengan perairan jernih dan tenang menjadi habitat favoritnya. Sebab, air yang jernih memudahkan burung ini untuk mencari mangsa seperti ikan dan krustasea.
4. Rawan terserang berbagai penyakit

Laman iNaturalist menerangkan kalau ringed kingfisher merupakan burung yang sangat rawan terkena penyakit. Salah satunya adalah penyakit pernafasan yang disebabkan oleh spesies cacing pipih bernama Pulchrosopa pulchrosopa. Observasi menunjukkan kalau cacing tersebut menginfeksi burung ini dengan hidup di organ pernafasan seperti paru-paru dan trakea. Jika dibiarkan, cacing tersebut bisa menyebabkan kesulitan bernafas hingga kerusakan organ yang parah.
5. Kerap bertengger di pohon dan beterbangan

Ringed kingfisher termasuk burung yang kerap bertengger di pepohonan. Laman Animalia juga menerangkan kalau ringed kingfisher bisa terbang dalam waktu yang lebih lama jika dibandingkan dengan spesies kingfisher lain. Menariknya, burung ini akan mengepakkan sayapnya secara perlahan dikarenakan ia punya tubuh yang cukup berat dan besar.
Saat musim kawin, ringed kingfisher akan menggali sarang di dalam tanah. Individu jantan dan betina akan berbagi tugas, entah itu untuk mengerami telur, mencari makanan, atau menjaga sarang dari serangan predator. Selain itu, burung ini juga termasuk predator tangkas yang berburu dengan cara menukik tajam dan menangkap mangsa yang berada di dalam air.
Informasi terkait fakta unik ringed kingfisher tersebut bisa menambah wawasanmu tentang kehidupan burung. Setelah mengetahi berbagai hal tentang ringed kingfisher, kamu juga tak boleh memandang rendah unggas tersebut. Nyatanya, burung tak jauh berbeda dengan manusia, yaitu sama-sama ingin hidup tenang. Bedanya, mereka hidup di alam liar tanpa teknologi modern.



















