Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Weimar, Lahirnya Sastra Kelas Dunia di Jerman

5 Fakta Weimar, Lahirnya Sastra Kelas Dunia di Jerman
Weimar (commons.wikimedia.org/Steffen Schmitz/CC BY-SA 4.0)
Intinya Sih
  • Weimar dikenal sebagai pusat sastra dunia berkat dukungan Karl August serta karya Goethe dan Schiller yang melahirkan gerakan Klasisisme Weimar pada akhir abad ke-18.
  • Kota ini menjadi tempat lahirnya gerakan seni Bauhaus tahun 1919 oleh Walter Gropius dan juga lokasi berdirinya Republik Weimar, demokrasi pertama Jerman setelah Perang Dunia I.
  • Weimar menyimpan sejarah kelam Kamp Konsentrasi Buchenwald era Nazi, namun kini diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia karena warisan budaya dan arsitektur klasiknya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Ngomongin Jerman, sudah bosan mendengar nama Berlin, Munich, dan Hamburg ya? Meski tetap tak bisa dipungkiri bahwa ketiga kota tersebut masih menjadi kota yang sangat populer. Di satu sisi, Jerman memiliki banyak kota lainnya yang tidak kalah menarik, salah satunya adalah Weimar. Kota yang menjadi pusat budaya dan seni ini terletak di Thuringia, Jerman Tengah.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Weimar, yuk kita bahas lima fakta unik yang dimiliki oleh kota yang satu ini. Penasaran ada apa saja? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

1. Pusat sastra kelas dunia

Weimar
Weimar (commons.wikimedia.org/Christian Alexander Tietgen/CC BY 4.0)

Adipati Charles Augustus atau lebih dikenal dengan Karl August merupakan seorang penguasa dan negarawan asal Jerman yang berpengaruh di Weimar. Pada akhir abad ke-18, ia memberikan dukungan penuh kepada orang-orang berpengaruh di kota ini berupa sumbangan dana. Sejak saat itu, Weimar telah menjadi pusat sastra dunia, dengan adanya gerakan Klasisisme Weimar yang dipimpin langsung oleh Johann Wolfgang von Goethe dan Friedrich Schiller. Laman Britannica juga menyebutkan kedua tokoh ini memiliki hubungan yang erat dengan Karl August.

Sastra apa yang mereka gerakkan dan kembangkan? Mereka membuat kombinasi indah antara puisi yang memiliki sisi emosional dengan pemikiran nasional Zaman Pencerahan. Tak hanya di situ karena kedua tokoh ini membawa Weimar ke panggung dunia. Faust adalah karya kelas dunia yang dibuat langsung oleh Goethe, sedangkan Schiller tidak kalah jenius dengan menulis cukup banyak drama legendaris, beberapa di antaranya adalah Wilhelm Tell, Wallenstein, dan Maria Stuart.

2. Tempat lahirnya gerakan Bauhaus

Weimar
Weimar (commons.wikimedia.org/Most Curious/CC BY-SA 3.0)

Masih belum selesai dengan sebuah gerakan seni, kali ini Weimar kembali menggemparkan dunia pada tahun 1919. Sebuah sekolah seni didirikan oleh arsitek terkenal bernama Walter Gropius, yang menggunakan desain bernama Bauhaus. Bauhaus sendiri adalah desain yang telah ada sejak abad ke-20, dengan gaya yang mengikuti fungsi si bangunan itu sendiri. Di dalamnya terdapat berbagai macam elemen, seperti gaya furnitur, objek, seni grafis, dan interior.

Dikutip dari 20th-CENTURY ARCHITECTURE, ironisnya sekolah ini diusir pada tahun 1924 dari Weimar akibat tekanan politik dan semacamnya yang akhirnya dikosongkan sepenuhnya pada tahun 1925. Untungnya program Bauhaus sendiri tidak berhenti ketika sekolah seni terpaksa dikosongkan. Bahkan pada tahun 1926-1928 mencapai puncak berkembangnya program ini, walaupun pada 1933 program Bauhaus ditutup oleh rezim Nasional Sosialis.

3. Tempat lahirnya Republik Weimar

Weimar
Weimar (commons.wikimedia.org/Andreas Trepte/CC BY-SA 2.5)

Republik Weimar adalah demokrasi pertama di Jerman yang berlangsung dari tahun 1919 hingga 1933. Weimar inilah yang menjadi kota tempat lahirnya demokrasi ini sekaligus penyelamat setelah usainya Perang Dunia I yang kalah telak oleh Sekutu. Saat itu, sistem politik di Berlin kacau dan tidak memungkinkan untuk dipakai sebagai pusat administrasi negara. Oleh karena itu, sidang Majelis Nasional dipindahkan ke gedung Teater Nasional di Weimar.

Pemilihan Weimar sebagai tempat untuk administrasi kenegaraan adalah karena bentuk strategi diplomatik untuk membuang citra militer yang agresif dan kembali ke Jerman yang lebih humanis. Ironisnya, sistem ini tetap saja runtuh akibat krisis ekonomi dan kebangkitan Adolf Hitler pada tahun 1933.

4. Sejarah kelam yang sangat ekstrem

area hutan di Bukit Ettersberg
area hutan di Bukit Ettersberg (commons.wikimedia.org/MHM55/CC BY-SA 4.0)

Bukit Ettersberg adalah saksi hidup yang melihat sejarah kelam di Weimar. Bukit ini dijadikan Kamp Konsentrasi Buchenwald bagi Nazi pada tahun 1937. Kamp ini awalnya bertujuan sebagai penjara untuk rezim yang berselisih dengan Hitler, hingga akhirnya diperluas untuk menampung Yahudi, tawanan perang, dan kelompok minoritas Eropa, tak jarang juga ada tokoh besar Eropa yang ditangkap. Di sini terjadilah aksi kejam, seperti kerja paksa, penyiksaan, hingga eksperimen medis kejam. Dalam sejarah bahkan tercatat ada lebih dari 56.000 orang tewas. Sumber seperti Gedenkstätte Buchenwald dan Warfare History Network juga menjelaskan betapa kejamnya markas ini, bahkan ketika tentara Amerika membebaskan tawanan di kamp ini, mereka terkejut dengan kondisi yang sangat buruk.

Masih ingat Goethe yang membawa Weimar ke panggung dunia berkat sastranya? Ia dulu sering membuat karya sastra dan berjalan-jalan di tempat ini, sebelum akhirnya menjadi tempat kelam. Bahkan Nazi sendiri melindungi sebuah pohon ek besar yang diyakini itu adalah tempat duduk dari Goethe di area ini.

5. Diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Dunia

Weimar
Weimar (commons.wikimedia.org/Steffen Schmitz/CC BY-SA 4.0)

Berkat arsitektur, taman, dan tata kota yang telah dilestarikan dan dikembangkan, UNESCO mengakui kota ini secara global pada tahun 1998 dengan status Situs Warisan Dunia di bawah nama Classical Weimar. Di kota ini, ada 11 bangunan Classical Weimar yang diakui oleh UNESCO, beberapa di antaranya adalah Rumah Goethe, Rumah Schiller, hingga Perpustakaan Herzogin Anna Amalia. Tak semua kota yang memiliki sejarah dan budaya dapat diakui oleh UNESCO, dan Weimar telah melengkapi semua kriteria UNESCO.

Di sini juga terlihat jelas bahwa Weimar bukan sekadar kota tua yang kaya akan sejarah dan budaya saja, melainkan terjadinya evolusi besar dari berbagai peristiwa yang mengguncang dunia. Weimar di sini juga bisa dikatakan sebagai salah satu titik paling krusial dalam sejarah peradaban Eropa Barat.

Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh Weimar. Mulai dari pusat sastra kelas dunia hingga diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More