Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Albatros Raja Selatan, Pemilik Sayap Terbesar Top 3 Dunia

5 Fakta Albatros Raja Selatan, Pemilik Sayap Terbesar Top 3 Dunia
albatros raja-selatan (commons.wikimedia.org/JJ Harrison/CC BY-SA 3.0)
Intinya Sih
  • Albatros raja-selatan memiliki rentang sayap lebih dari 3 meter, menjadikannya salah satu burung dengan sayap terbesar di dunia dan efisien saat terbang melintasi samudra.
  • Burung ini menghabiskan lebih dari 85% hidupnya di laut lepas, hanya kembali ke daratan untuk berkembang biak dan bertelur setiap dua tahun sekali.
  • Spesies ini berumur panjang hingga 60 tahun, memiliki proses pengeraman sekitar 79 hari, serta mampu tidur sambil terbang melalui mekanisme unik otak bergantian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Burung albatros terkenal dengan rentang sayap yang sangat besar. Spesies albatros juga terbagi luas, salah satunya adalah albatros raja-selatan (Diomedea epomophora). Spesies albatros ini memiliki ciri fisik yang relatif putih bersih hampir di seluruh tubuhnya, kecuali di sayapnya yang berwarna cokelat tua hingga hitam pekat, paruhnya yang berwarna merah muda dengan sedikit goresan berwarna hitam tegas di sepanjang belahan paruh atas, serta ujung paruh yang berwarna krem.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang albatros raja-selatan, yuk kita kenalan dengan spesies ini dengan mengetahui lima fakta unik yang dimiliki olehnya. Penasaran ada apa saja? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

1. Rentang sayap super besar

albatros raja-selatan
albatros raja-selatan (commons.wikimedia.org/Christoph Strässler/CC BY-SA 2.0)

Meski albatros pengembara memegang urutan pertama sebagai rentang sayap terpanjang, albatros raja-selatan berada 1-2 level di bawahnya, lho. Dilansir dari laman New Zealand Birds Online, albatros raja-selatan memiliki rentang sayap yang dapat tumbuh maksimal lebih dari 3 meter, bahkan dijelaskan bahwa spesies ini bersaing dengan albatros pengembara untuk masalah ukuran rentang sayapnya. Ukuran ini dapat ditemui pada spesies albatros raja-selatan dewasa.

Meski ukuran sayap super raksasa, itu tidak menjadi suatu masalah bagi albatros raja-selatan. Ketika terbang, mereka dapat menghemat banyak energi dengan kepakan sayap yang sesekali saja. Ketika berenang di lintas samudra, mereka juga tidak akan kerepotan dengan angin laut yang ekstrem.

2. Penjelajah lautan sejati

albatros raja-selatan
albatros raja-selatan (commons.wikimedia.org/JJ Harrison/CC BY-SA 3.0)

Albatros raja-selatan adalah salah satu spesies burung albatros yang merepresentasikan pengembara laut. Berdasarkan catatan ilmiah, mereka akan menghabiskan 85% atau lebih waktu hidupnya di laut lepas, terutama di Samudra Selatan. Bagi mereka, menerjang ribuan kilometer dengan tantangan badai laut sudah menjadi adaptasi albatros raja-selatan dari kecil. Namun, memang albatros secara umum memiliki perilaku yang sama, yaitu menghabiskan sebagian besar waktunya di laut dibandingkan di daratan.

Jika mereka saja menghabiskan hampir seluruh waktunya di laut, mungkin daratan adalah dunia lain bagi mereka. Mereka hanya akan ke daratan ketika musim kawin tiba, selebihnya laut lepas menjadi rumah utama mereka.

3. Memiliki umur yang panjang

albatros raja-selatan
albatros raja-selatan (commons.wikimedia.org/JJ Harrison/CC BY-SA 3.0)

Untuk ukuran burung, albatros raja-selatan adalah salah satu yang memiliki usia sangat panjang, dapat mencapai 50 hingga 60 tahun. Meski sudah menyentuh usia yang tidak muda lagi, tercatat bahwa albatros raja-selatan memiliki daya tahan tubuh yang tetap stabil. Tak bisa dipungkiri bahwa seluruh spesies albatros memiliki rentang usia 30 tahun lebih, tapi albatros raja-selatan adalah salah satu yang terlama.

Hal ini juga didukung karena saat mereka dewasa, jarang sekali ada predator yang lebih besar di laut lepas. Di satu sisi, adaptasi albatros raja-selatan terhadap lingkungan hidup di laut juga menjadi alasan kuat mengapa burung ini dapat bertahan lama di alam liar.

4. Proses pengeraman yang lama

albatros raja-selatan
albatros raja-selatan (commons.wikimedia.org/Brocken Inaglory/CC BY-SA 3.0)

Mungkin kamu berpikir bahwa albatros raja-selatan memiliki perilaku mengerami telur yang sama seperti burung pada umumnya. Pernyataan ini sebenarnya sudah hampir benar, hanya saja waktu pengeraman yang sangat jauh berbeda. Berdasarkan informasi dari laman BirdLife South Africa dan Animalia - Online Animals Encyclopedia, albatros raja-selatan hanya akan mengeluarkan satu butir telur saja setiap dua tahun sekali, dengan proses pengeraman telur yang memakan waktu sekitar 79 hari tanpa terputus.

Perilaku pengeraman mereka juga unik karena kedua induk akan saling membantu hingga telur tersebut menetas. Saat individu betina melakukan pengeraman, individu jantan biasanya akan pergi jauh untuk mencari makan. Saat sang jantan kembali, mereka akan saling bergantian karena individu betina jarang atau bahkan tidak makan dan minum selama proses pengeraman telur.

5. Dapat tidur sambil terbang

albatros raja-selatan
albatros raja-selatan (commons.wikimedia.org/JJ Harrison/CC BY-SA 3.0)

Mungkin ketika kamu lihat judul poin ini, akan bertanya-tanya apakah hal tersebut benar? Jawabannya adalah ya. Saat laut dipenuhi oleh ombak dan badai yang ekstrem, albatros raja-selatan hanya akan terbang di atas laut dalam waktu yang lama, menunggu kondisi laut itu sendiri aman bagi mereka, bahkan tercatat bisa berbulan-bulan.

Nah, saat terbang mereka memiliki kemampuan mematikan sementara setengah otak mereka secara bergantian untuk istirahat, fenomena ini disebut dengan unihemospheric slow-wave sleep. Meski tertidur, mata mereka akan sedikit terbuka untuk mengontrol navigasi udara.

Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh albatros raja-selatan. Gimana, seru kan? Mulai dari salah satu burung dengan rentang sayap raksasa hingga memiliki kemampuan untuk tidur saat sedang terbang. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More