Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Gunung Tertinggi di Benua Afrika, Punya Jalur yang Ekstrem

5 Gunung Tertinggi di Benua Afrika, Punya Jalur yang Ekstrem
Gunung Kilimanjaro (commons.wikimedia.org/Alfred Shauri)
Intinya Sih
  • Gunung Kilimanjaro di Tanzania menjadi yang tertinggi di Afrika dengan 5.895 mdpl sekaligus gunung tunggal tertinggi dunia, dikelilingi taman nasional dan memiliki sejumlah jalur pendakian.
  • Gunung Kenya setinggi 5.199 mdpl berstatus Warisan Dunia UNESCO sejak 1997, memiliki zona vegetasi beragam, serta berada dalam kawasan taman nasional yang melindungi satwa liar.
  • Gunung Stanley, Speke, dan Baker di Pegunungan Rwenzori menawarkan medan curam, es, hutan, dan satwa liar; pendaki perlu memperhitungkan biaya, keselamatan, regulasi, serta jalur ekstrem.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jika mendengar kata Afrika, pasti kamu terbayang benua besar yang luas, penuh dengan savana, dan dihuni hewan liar. Namun, Afrika lebih dari itu. Di benua tersebut kamu juga bisa menemukan berbagai gunung tinggi dengan puncak bersalju, medan terjal, dan hutan hujan yang masih sangat asri.

Beberapa gunung di Afrika juga sangat tinggi, bahkan gunung tertingginya menjulang hingga lebih dari 5,000 mdpl. Topografi tiap gunung juga berbeda, ada yang terjal, berbatu, hingga dipenuhi padang rumput. Apa kamu penasaran dengan berbagai gunung tertinggi di benua Afrika? Di bawah ini daftarnya.

1. Gunung Kilimanjaro (5,895 mdpl)

Gunung Kilimanjaro
Gunung Kilimanjaro (commons.wikimedia.org/Sergey Pesterev)

Gunung Kilimanjaro menyandang gelar sebagai gunung tertinggi di Afrika dengan ketinggian mencapai 5,895 mdpl. Tak hanya itu, Gunung Kilimanjaro juga menyandang gelar sebagai gunung tunggal tertinggi di dunia. Artinya, Gunung Kilimanjaro tidak berada di barisan pegunungan apapun. Gunung Kilimanjaro sendiri berlokasi di Tanzania dan menjadi salah satu tujuan utama pendaki yang berkunjung ke Afrika.

Gunung Kilimanjaro juga dikelilingi oleh Taman Nasional Gunung Kilimanjaro atau Mount Kilimanjaro National Park. Taman nasional tersebut terdiri atas berbagai bioma, seperti perbukitan, savana, padang rumput, dan Gunung Kilimanjaro itu sendiri. Buat kamu yang mau mendaki, Gunung Kilimanjaro juga memiliki banyak jalur, seperti jalur Shira, Roungai, Machame, dan Lemosho.

2. Gunung Kenya (5,199 mdpl)

Gunung Kenya
Gunung Kenya (commons.wikimedia.org/Hdahlmo~commonswiki)

Seperti namanya, Gunung Kenya yang punya tinggi 5,199 mdpl berlokasi di Kenya. Tak hanya tinggi, Gunung Kenya juga memiliki zona elevasi yang berbeda tergantung ketinggiannya. Dilansir Britannica, kaki gunung yang rendah didominasi oleh semak-semak dan rerumputan. Kemudian, bagian utara dan barat didominasi oleh pepohonan rendah. Naik ke 3,000 mpdl, hutan lebat mulai mendominasi gunung ini.

Gunung Kenya juga dinobatkan sebagai Warisan Dunia UNESCO pada 1997. Status tersebut membuatnya menjadi objek yang penting bagi negara dan harus dilindungi dengan sangat ketat. Gunung Kenya juga berlokasi di Taman Nasional Gunung Kenya. Tempat tersebut merupakan area perlindungan yang dihuni oleh banyak hewan liar dan menjadi destinasi wisata yang menarik banyak pelancong.

3. Gunung Stanley (5,109 mdpl)

Gunung Stanley
Gunung Stanley (commons.wikimedia.org/Rafał Kozubek)

Di Uganda terdapat gunung setinggi 5,109 mdpl bernama Gunung Stanley. Gunung tersebut berlokasi di Pegunungan Rwenzori. Dilansir Rwenzori Mountains National Parks, Gunung Stanley memiliki dua puncak utama dan beberapa puncak lain yang lebih pendek. Di puncaknya gunung ini didominasi oleh bebatuan, tebing curam, dan es dingin sehingga membuatnya sulit didaki.

Di sisi lain, bagian bawahnya didominasi oleh padang rumput dan hutan yang lebat. Di hutan tersebut terdapat berbagai hewan eksotis seperti monyet, reptil, hingga burung langka. Bagi yang tak suka mendaki, kamu juga bisa berwisata di hutan untuk melihat kehidupan hewan liar. Namun, kamu harus hati-hati karena tak semua hewan liar jinak dan bisa didekati.

4. Gunung Speke (4,890 mdpl)

Gunung Speke
Gunung Speke (commons.wikimedia.org/Rafał Kozubek)

Sama seperti Gunung Stanley, Gunung Speke yang ketinggiannya mencapai 4,890 mdpl juga berlokasi di Pegunungan Rwenzori. Gunung Speke sendiri menyandang gelar sebagai gunung tertinggi kedua di pegunungan tersebut. Gunung Speke juga menawarkan pengalaman mendaki yang luar biasa. Sebab, kamu akan dimanjakan dengan pemandangan yang sangat indah selama pendakian. Ada hutan lebat, savana luas, bebatuan licin, tebing yang menantang, bahkan jika beruntung kamu bisa menjumpai satwa endemik seperti burung dan beberapa spesies reptil.

5. Gunung Baker (4,844 mdpl)

Gunung Baker
Gunung Baker (commons.wikimedia.org/Albert Backer)

Pegunungan Rwenzori masih memiliki satu gunung tinggi lain, yaitu Gunung Baker. Gunung setinggi 4,844 mdpl tersebut berdekatan dengan Gunung Stanley dan Speke sehingga membentuk pola segitiga di Pegunungan Rwenzori. Dilansir Briliant Uganda, Gunung Baker sendiri berlokasi di perbatasan Uganda dan Rebuplik Demokratik Congo. Karena sangat tinggi, biaya pendakian Gunung Baker juga selangit. Tercatat, kamu harus merogoh kocek sekitar 889-1,910 dolar Amerika (Rp15 juta-Rp34 jutaan) untuk mendaki puncak gunung ini.

Mendaki berbagai gunung tertinggi di benua Afrika bukan cuma soal elevasinya yang sangat tinggi. Kamu harus memperhitungkan waktu mendaki, biaya, hingga keselamatan selama di jalur pendakian. Ancaman hewan liar, regulasi ketat, dan jalur ekstrem juga harus dipehatikan. Karena itu, hanya pendaki profesional yang boleh mendaki mendaki kelima gunung tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More