Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Unik Kura-kura Cangkang Lunak China, Lehernya Panjang

4 min read
5 Fakta Unik Kura-kura Cangkang Lunak China, Lehernya Panjang
kura-kura cangkang lunak china (inaturalist.org/Yung-Lun Lin)
  • Kura-kura cangkang lunak china memiliki tempurung datar dan lunak berukuran 27–33 cm, tubuh berwarna kusam, serta leher panjang dan hidung menyerupai babi.
  • Spesies Pelodiscus sinensis tersebar dari China hingga Indonesia, hidup di sungai, rawa, danau, kolam, serta kanal; ia hampir selalu berada di perairan.
  • IUCN mengategorikannya rentan punah karena populasi menurun akibat perburuan dan pemanfaatan sebagai makanan atau peliharaan, termasuk penangkaran masif di China.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kura-kura identik dengan cangkang atau tempurung yang keras dan sulit ditembus. Karena itu, cangkang kura-kura sangat berguna untuk menghalau predator dan melindungi diri dari berbagai ancaman. Namun, tak semua kura-kura memiliki cangkang keras, lho. Justru, ada beberapa spesies seperti kura-kura cangkang lunak china (Pelodiscus sinensis) yang cangkangnya terbilang lembut.

Spesies tersebut merupakan satwa asli Asia Timur yang lebih sering terlihat di dalam air daripada di darat. Badannya pipih, lehernya panjang, dan ia punya perawakan yang cukup unik. Kura-kura cangkang lunak china juga kerap diternak, sayangnya hal tersebut justru mengancam eksistensinya. Yuk, kita ulik berbagai fakta unik kura-kura cangkang lunak china di bawah ini.

  1. 1. Cangkangnya rata dan bertekstur lunak

    kura-kura cangkang lunak china
    kura-kura cangkang lunak china (inaturalist.org/uconnbirdfish)

    Seperti namanya, kura-kura cangkang lunak china memiliki cangkang atau tempurung yang lunak. Bentuk cangkangnya juga datar, berbeda dengan spesies kura-kura lain yang sedikit menonjol. Ukuran kura-kura ini juga cukup besar dengan lebar cangkang sekitar 27-33 centimeter. Warna tubuhnya tak terlalu mencolok, yaitu cokelat, hijau kusam, dan terkadang nampak bintik yang sangat kecil di bagian leher serta kepalanya. Ciri fisik tersebut membuatnya mudah dikenali dan dibedakan dari spesies lain di habitatnya.

  2. 2. Penyebarannya tak terbatas di wilayah China

    kura-kura cangkang lunak china
    kura-kura cangkang lunak china (inaturalist.org/jitensha2021)

    Meski terdapat kata China di namanya, tapi bukan berarti kura-kura cangkang lunak china hanya menghuni Negeri Tirai Bambu. Dilansir The Reptile Database, penyebaran kura-kura cangkang lunak china cukup luas karena mencakup wilayah China, Jepang, Vietnam, Taiwan, Filipina, bahkan Indonesia. Reptil tersebut juga sangat adaptif karena bisa hidup di berbagai tipe habitat, mulai dari sungai, rawa, danau, kolam, kanal, hingga aliran air kecil. Ia hampir tak pernah meninggalkan perairan dan hanya akan keluar dalam rangka berjemur atau mencari makanan.

  3. 3. Kura-kura cangkang lunak china memiliki leher yang panjang

    kura-kura cangkang lunak china
    kura-kura cangkang lunak china (inaturalist.org/Sam Hambly)

    Laman Turtle Creek menjelaskan bahwa kura-kura cangkang lunak china memiliki leher panjang yang sangat efisien untuk mencengkeram mangsa. Mangsanya sendiri adalah hewan air berukuran kecil seperti ikan, amfibi, hingga krustasea. Biasanya, hewan ini akan berdiam diri di dasar perairan. Ketika mangsa mendekat ia akan menyergapnya dengan cara meluncurkan leher panjangnya. Kura-kura ini terkadang juga akan memanjangkan lehernya ke permukaan air dalam rangka bernafas atau menghisap oksigen. Selain lehernya, hidungnya juga panjang dan serupa dengan bentuk hidung babi.

  4. 4. Mencapai kematangan seksual pada usia 4-6 tahun

    kura-kura cangkang lunak china
    kura-kura cangkang lunak china (inaturalist.org/Vlad C)

    Dilansir iNaturalist, kura-kura cangkang lunak china biasanya mencapai kematangan seksual pada usia 4-6 tahun. Hewan ini akan melakukan perkawinan di permukaan atau di dasar perairan. Saat kawin individu jantan akan mengenggam cangkang betina dengan kaki depannya dan terkadang juga akan menggigitnya. Kemudian, ia akan memulai perkawinan.

    Menariknya, kura-kura betina bisa menyimpan sperma jantan selama 1 tahun setelah perkawinan berlangsung. Kura-kura betina juga bisa menghasilkan 8-30 butir telur per clutch. Telurnya akan ditaruh di sarang yang lokasinya tak jauh dari perairan atau area lembap. Tak seperti spesies lain, jenis kelamin kura-kura ini tak ditentukan dari suhu lingkungan pada masa inkubasi.

  5. 5. Terancam punah dan menjadi hewan konsumsi

    kura-kura cangkang lunak china
    kura-kura cangkang lunak china (inaturalist.org/大俠)

    Data dari IUCN Red List memasukan kura-kura cangkang lunak china ke kategori vulnerable (rentan). Artinya, ia rentan akan kepunahan jika populasinya tidak dijaga secara ketat. Saat ini populasi kura-kura cangkang lunak china juga terus menurun. Ancaman kura-kura ini juga sangat banyak, tapi beberapa ancaman terbesarnya adalah perburuan liar dan pemanfaatan oleh manusia.

    Secara spesifik, ada banyak orang yang memburu kura-kura cangkang lunak china di alam liar. Hewan ini biasanya diburu untuk dijadikan makanan atau dijual sebagai peliharaan. Di China sendiri kura-kura cangkang lunak china juga diternak secara masif sejak lama. Tercatat, tiap tahunnya terdapat 91 juta ekor kura-kura yang berhasil terjual, entah itu secara domestik atau internasional.

    Itulah lima fakta unik kura-kura cangkang lunak china yang mencerminkan kehidupan dan hubungan hewan tersebut dengan manusia. Dari berbagai fakta yang ada, dapat terlihat bahwa kura-kura cangkang lunak china tak bisa hidup dengan tenang di habitatnya. Tak hanya terancam oleh manusia, kondisi bumi yang terus berubah juga perlahan membunuhnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More