Cakar adalah salah satu bagian tubuh kucing yang sangat serbaguna. Bukan sekadar kuku biasa, cakar merupakan alat kompleks dengan fungsi yang beragam. Cakar kucing juga dirancang untuk melakukan berbagai hal. Karena itu, kucing memiliki cakar yang tajam, runcing, bahkan bisa dimasukan ke dalam dan keluar demi fleksibilitas gerakan.
5 Kegunaan Cakar Kucing, Jadi Senjata hingga Alat Memanjat

- Cakar tajam dan dapat ditarik memberi kucing fleksibilitas untuk bertarung, menggores lawan, serta mengusir predator saat terpojok.
- Sebagai predator penyergap, kucing memakai cakar untuk mencengkeram mangsa, terutama yang berukuran besar, agar sulit melarikan diri.
- Cakar juga membantu kucing menggali tanah untuk berbagai kebutuhan dan memanjat dengan mencengkeram batang, sekaligus menjaga panjang cakar tetap terkendali.
Lebih lanjut, beberapa kegunaan cakar kucing adalah untuk bertarung, mencengkeram mangsa, dan menggali tanah. Tergantung peruntukannya, kucing akan menyesuaikan diri ketika menggunakan cakar. Mau tahu bagaimana cara kucing menggunakan cakarnya dalam kehidupan sehari-hari? Yuk, kita ulik lewat artikel berikut.
1. Cakar kucing digunakan untuk bertarung

ilustrasi cakar kucing (commons.wikimedia.org/DecafPotato) Biasanya, kucing akan bertarung untuk memperebutkan wilayah kekuasaan atau makanan. Dilansir ASPCA, saat bertarung kucing akan menggigit, memukul, menendang, hingga menggores musuhnya. Saat menggores kucing akan menggunakan cakarnya yang tajam. Cakaran dan goresan sangat efektif untuk bertarung karena memiliki jangkauan yang luas dan efek besar pada lawan. Tak tanggung-tanggung, cakar kucing bisa menggores kulit, menimbulkan luka yang lebar, menusuk dengan dalam, bahkan bisa melukai mata lawan dan membuatnya tak bisa melihat.
2. Cakar kucing digunakan untuk mencengkeram mangsa

kucing berburu (commons.wikimedia.org/Prasan Shrestha) Dilansir International Cat Care, kucing merupakan predator penyergap. Artinya, ia tak akan mengejar mangsa dan lebih memilih untuk mengendap-endap, bersembunyi, dan mengawasi mangsa dari jarak aman. Dalam hal ini, kucing akan memperhatikan mangsa dan maju dengan perlahan saat berburu.
Ketika jarak sudah dekat, barulah kucing akan menyergap mangsa dengan cepat. Saat menyergap dan menyerang kucing akan mencengkeram mangsa dengan cakarnya. Umumnya, cengkeraman dengan cakar akan dilakukan saat kucing menangkap mangsa berukuran besar. Pasalnya, cengkeraman akan membuat mangsa sulit kabur dan akhirnya kucing bisa memakannya dengan mudah.
3. Cakar kucing digunakan untuk menggali

kucing (pexels.com/Marko Blazevic) Laman Chewy menjelaskan bahwa menggali merupakan kebiasaan alami yang sering dilakukan oleh kucing. Saat menggali, kucing akan menggunakan cakarnya yang tajam dan melengkung. Andalkan cakarnya, kucing bisa membuat lubang di tanah, mengangkat tanah, dan mengoyak akar tanaman yang mengganggu.
Biasanya kucing akan menggali di tanah yang lembut nan subur. Tanah di pekarangan, kebun, dan tanah gembur menjadi kesukaan hewan ini. Terdapat beberapa faktor yang membuat kucing menggali, seperti untuk menyembunyikan makanan, menandai wilayah kekuasaan, buang air besar, dan berburu hewan yang hidup di dalam tanah.
4. Cakar kucing digunakan untuk memanjat

ilustrasi kucing memanjat (commons.wikimedia.org/TheSB1993) Sama seperti hewan lain, kucing juga memiliki kemampuan memanjat yang baik. Mau itu bebatuan, pohon mangga, hingga pohon jati semuanya bisa dipanjat oleh anabul. Dikutip Feliway UK, kucing bisa memanjat pohon berkat kakinya yang kuat dan cakarnya yang tajam. Cakarnya bisa menusuk dan mencengkeram batang pohon sehingga kucing tak akan jatuh. Saat memanjat secara otomatis cakar kucing juga akan terpotong. Alhasil, cakarnya bisa terjaga, pertumbuhannya tetap terkendali, dan cakar tidak akan tumbuh terlalu panjang.
5. Cakar kucing digunakan untuk mengusir predator

kucing mengasah kuku (commons.wikimedia.org/Asabae2752) Saat berjumpa dengan predator, biasanya kucing akan untuk mendesis, menakut-nakuti predator, dan kabur. Namun, jika terpojok dan tak bisa lari kucing juga bisa menyerang. Dilansir berbagai sumber, salah satu serangan yang sering dilakukan kucing adalah mencakar, menusuk, dan menggores predator dengan cakarnya. Menyerang dengan cakar juga efektif karena jangkauannya yang luas. Nah, jika kucing berhasil menyerang biasanya predator akan ketakutan, kesakitan, dan akhirnya kabur.
Berbagai kegunaan cakar kucing tersebut menunjukkan fleksibilitas yang luar biasa. Tak hanya sebagai senjata, cakar kucing juga menjadi alat bantu yang memudahkan kehidupan hewan tersebut. Kucing juga selalu menjaga cakarnya dengan cara "memotong" hingga membersihkannya. Jika cakarnya rusak, maka kehidupan kucing bisa terganggu, bahkan ia akan mati.





















