Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Primata memiliki Pergerakan Tidak Umum, dari Berenang hingga Menari

5 Primata memiliki Pergerakan Tidak Umum, dari Berenang hingga Menari
Bekantan (commons.wikimedia.org/Satwika02)
Intinya Sih
  • Lima primata memiliki gaya gerak unik, mulai dari berenang, melompat tinggi, hingga berjalan senyap dan menari di tanah.
  • Bekantan mampu berenang jauh di habitat rawa Kalimantan, sementara monyet laba-laba memakai ekornya layaknya tangan untuk bergelantungan.
  • Tarsius melompat 40 kali panjang tubuhnya, sifaka bergerak seperti penari balet di tanah, dan kukang berjalan pelan tanpa suara saat malam hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Primata adalah mamalia darat yang mayoritas tinggal di kawasan hutan baik di pepohonan dan tanah. Mengenai perilaku bergerak primata umumnya bergerak menggunakan empat anggota tubuh baik di tanah maupun di atas pohon.

Kedua, kebanyakan primata memiliki kemampuan untuk memanjat dengan mengoptimalkan tangan dan kakinya dipenuhi kuku yang panjang. Ketiga, primata melakukan lompatan untuk berpindah dari satu cabang ke cabang lainnya.

Namun, hanya ada beberapa spesies yang memiliki perilaku pergerakan tidak umum di dunia primata. Ada yang bisa melompat jauh, berjalan pelan nyaris tanpa suara bahkan berenang. Kamu bisa baca lebih lanjut ulasan seru ini.

1. Bekantan

Bekantan
Bekantan (commons.wikimedia.org/7layersoflands)

Ternyata primata yang dapat berenang itu adalah hewan endemik Kalimantan bernama bekantan atau monyet hidung panjang. Orang Kalimantan biasanya menemui bekantan di rawa, hutan bakau dan sungai.

Dilansir laman taman safari, alasan bekantan memilih habitat perairan karena mudah mencari makan dengan berenang. Hebatnya lagi, bekantan dapat berenang hingga 20 m menggunakan kaki dan ekor panjangnya untuk menjaga keseimbangan. Bekantan adalah primata yang menonjolkan hidung panjangnya.

2. Monyet laba-laba

Monyet laba-laba
Monyet laba-laba (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Keunikan monyet laba-laba adalah dapat menggunakan ekornya layaknya tangan untuk menggenggam. Keseharian monyet laba-laba bergelantungan menggunakan ekor panjangnya untuk mencengkeram dahan pohon.

Ekornya tidak berbulu di bagian bawahnya sehingga tidak menghalangi untuk memegang sesuatu. Ekor monyet laba-laba juga digunakan untuk mengumpulkan buah. Monyet laba-laba adalah hewan frugivor (pemakan buah) yang ia dapat di kanopi hutan hujan.

Monyet laba-laba umumnya hidup dalam kelompok besar terdiri hingga 100 ekor monyet. Lengan monyet panjang dan berbentuk kait dan memiliki berat pada umumnya mencapai 13 pon serta panjang hingga 64 cm.

3. Tarsius

Tarsius
Tarsius (commons.wikimedia.org/mtoz)

Tarsius adalah hewan yang tersebar di Asia Tenggara: Indonesia, Filiphina, Malaysia dan Brunei Darussalam. Lantaran berada di Indonesia, kita bisa melihat keunikan tarsius yang bisa melompat sangat tinggi mencapai 40 kali panjang tubuhnya dalam sekali lompatan.

Tarsius memiliki kaki belakang yang kuat dan panjang memungkinkannya melakukan lompatan vertikal yang efektif. Keunggulan lompatan ini juga dimanfaatkan oleh primata ini untuk menghindari predator dan berburu serangga.

4. Sifaka

Sifaka
Sifaka (commons.wikimedia.org/Ltshears)

Mongabay memaparkan, seekor jenis lemur bernama sifaka dapat "menari" seperti penari balet. Saat berada di tanah, sifaka tidak berjalan dengan empat kaki seperti primata kebanyakan.

Jika dilihat itu seperti memperagakan gerakan yang teatrikal dan elegan seperti menari balet. Sifaka melakukan ini agar mudah berpindah ke area lebih terbuka.

Sifaka cukup mencolok dari segi ciri fisik. Wajahnya hitam dan tidak berbulu, dikombinasikan dengan lapisan bulu tipis berwarna putih dengan bercak merah marun. Sifaka adalah herbivora yang memakan daun, bunga, kuncup dan kulit kayu.

5. Kukang

Kukang
Kukang (commons.wikimedia.org/Aprisonsan)

Berjalan biasa dengan hentakkan kaki normal banyak dilakukan oleh primata. Namun, kukang mampu menurunkan volume suara kaki hingga nyaris tanpa suara dengan mode senyap. Ini dilakukan bertujuan untuk menghindari pelacakan mangsa oleh predator.

Sebenarnya kukang adalah hewan bersifat nokturnal atau beraktivitas di malam hari untuk mencari makan. Jadi dalam keadaan gelap, kukang sudah terbiasa untuk berjalan lambat dan pelan. Kukang sendiri menangkap serangga dan mengambil buah dan getah pohon untuk dimakan.

Satu lagi primata dengan pergerakan unik berasal dari Indonesia yakni kukang tepatnya tinggal di Asia Selatan dan Tenggara. Sementara itu Sifaka tinggal di Madagaskar dan monyet laba-laba di Amerika Selatan. Ini berarti primata dalam list berada di Dunia Lama dan Baru.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More