6 Fakta Menarik American Dipper, Mereka Pandai Berenang, Lho!

American dipper juga dikenal sebagai ouzel air. Mereka berada dalam famili Cinclidae dan memiliki nama ilmiah Cinclus mexicanus. Panjang tubuhnya mencapai 16.5 cm dengan berat 50 gram. Sementara itu, panjang kepakan sayapnya kisaran 23 cm. Sayangnya, tidak banyak informasi mengenai mereka yang diketahui.
Jika kamu tertarik untuk kenalan dengannya, fakta berikut masih bisa membantumu mengenalnya lebih baik. Beruntungnya, populasinya menunjukan tren stabil dan posisi mereka tidak terancam sama sekali.
1. Wilayah penyebaran American dipper

American dipper tersebar di Amerika Utara, mereka biasanya merupakan penduduk tetap. Akan tetapi, bisa bergerak sedikit ke selatan atau ke tempat lebih rendah jika perlu mencari makanan atau air yang tidak membeku. Animalia menginformasikan bahwa American dipper bisa menunjukkan kualitas air yang baik, mereka sudah tidak ada di beberapa lokasi karena polusi atau peningkatan lumpur di sungai.
Mereka lebih menyukai habitat berbatu dengan aliran air yang tidak tercemar. American dipper juga menghuni aliran sungai di Pegunungan, tapi bisa juga kamu temui di ketinggian 3.650 meter.
2. American dipper bisa menyelam hingga enam meter untuk mencari makan

American dipper memangsa serangga dan larvanya, telur ikan dan ikan kecil. Terkadang, mereka bahkan bisa menyelam hingga enam meter di bawah air dan berjalan di sepanjang sungai untuk mencari makan. Menariknya, American dipper bahkan bisa memindahkan batu di sungai untuk mencari mangsa, lho.
3. American dipper memiliki adaptasi hidup akuatik

Berdasarkan informasi dari National Wildlife Federation, American dipper mengatasi kondisi ekstrim di habitatnya dengan memperlambat metabolismenya. Mereka juga memiliki banyak bulu dan bisa membawa oksigen ekstra ke dalam tubuhnya. Adaptasi lainnya adalah bulu kedap air dan penutup hidung yang bisa membantunya mencegah air mengganggu pernapasannya.
4. Bagaimana cara berkomunikasi American dipper?

American dipper berkomunikasi menggunakan nyanyian yang terdiri dari siulan bernada tinggi. Itu terdengar seperti 'peee-peee-pijur-pijur' berulang kali. Baik jantan dan betina menyanyikan itu sepanjang tahun. Burung ini memiliki nada besar yang bisa terdengar di atas derasnya aliran sungai, dilansir Kidadl.
5. Sarang American dipper terbuat dari berbagai material

Sarang American dipper berada di tepian dinding batu berlumut tepat di atas sungai, tepatnya di antara akar-akar di tepian tanah atau di belakang air terjun. Mereka sering menempatkan sarangnya di lokasi yang bisa membuatnya tetap basah. Itu berbentuk kubah dengan pintu masuk besar rendah di satu sisi.
Melansir National Audubon Society, sarangnya terbuat dari lumut, beberapa di antaranya masih hijau dan tumbuh. Mereka seringkali menempatkan beberapa ranting, akar atau rumput yang dianyam.
6. Warna bulu American dipper berubah saat musim gugur dan musim dingin

Selama musim gugur dan musim dingin, warna bulu American dipper berubah. Bulu bagian bawah pinggirannya berwarna putih dan juga memiliki pinggiran putih pada sayapnya. Paruhnya berubah menjadi cokelat muda.
Animal Diversity menjelaskan bahwa American dipper muda memiliki warna perut yang jauh lebih terang dibandingkan burung dewasa. Tenggorokannya hampir putih dan bulu ekornya hampir sebagian besar berwarna putih. Sementara itu, paruhnya berwarna kuning.
American dipper ternyata burung yang memiliki adaptasi akuatik dengan baik. Mereka bisa menyelam hingga kedalaman enam meter. Sebagai informasi tambahan, betina menghasilkan 2-4 telur yang dierami oleh betina selama 15-17 hari dan 20-25 hari hingga menetas. Jantan hanya membantu memberi makan anak-anaknya.


















