Comscore Tracker

10 Momen di Zaman Penjelajahan yang Mengubah Dunia

Membentuk wajah dunia saat ini

Berawal dari abad ke-15 hingga pertengahan abad ke-17, zaman penjelajahan bangsa Eropa yang di mengiring dunia menuju kemajuan perdagangan (dari rempah-rempah hingga budak) dan pertukaran budaya antara belahan Bumi Timur dan Barat.

Zaman penjelajahan ini juga menjadi saksi bangkitnya era kolonialisme, dari perdagangan budak, penjajahan, hingga berbagai misi para conquistador dalam menaklukkan suku-suku asli yang menguntungkan Eropa dengan teknologinya yang lebih superior.

Selain itu, di zaman inilah berbagai benua-benua dunia mulai dipetakan, mulai dari Dunia Lama (Afrika, Eropa, and Asia) hingga Dunia Baru (Amerika) dan Australia. Jadi, dunia yang kita kenal sekarang ini rupanya tidak lepas dari jasa para penjelajah di zaman dulu yang dengan berani mengarungi lautan demi menemukan daratan baru.

Diwarnai oleh prestasi dan sejarah gelap, inilah 10 momen bersejarah dari zaman penjelajahan bangsa Eropa yang berjalan selama dua abad.

1. 1419: Pangeran Henrique menemukan ilmu maritim

10 Momen di Zaman Penjelajahan yang Mengubah Duniathefamouspeople.com

Lahir pada 1394 di Porto, Portugal, Pangeran Henrique (1394 - 1460) adalah putra ke-4 dari Raja Joao I (1357 - 1433). Tertarik pada dunia maritim sejak usia belia dan dikaruniai sumber daya finansial yang besar, Henrique adalah tokoh yang dianggap telah memulai zaman penjelajahan Eropa. Di usianya yang ke-21, Henrique dan Raja Joao I menaklukkan Ceuta, kota di pesisir utara Afrika yang berbatasan langsung dengan Maroko Utara.

Tiga tahun kemudian, pada 1418 di Lagos, Henrique mensponsori pembuatan kapal karavel yang lebih kecil, cepat, dan mudah dikendalikan. Selain itu, ia juga mendirikan sebuah sekolah pelayaran untuk para pelaut, pembuat kapal, ilmuwan bahari, dan pembuat peta di Sagres untuk mempersiapkan mereka dalam misi eksplorasi Afrika Barat.

Sekolah tersebut masih berdiri di Algarves, daerah yang pernah diperintah oleh Henrique sebagai gubernur pada 1419. Hasilnya, Pangeran Henrique berhasil memetakan rute kepulauan di Samudra Atlantik dan Afrika Barat.

Di sisi gelapnya, inisiatif Henrique juga dianggap sebagai awal perdagangan budak Afrika pada era kolonialisme. Ia membiayai penjelajahan dan perburuan Nuno Tristao dan Antao Goncalves ke Capo Blanco pada 1441. Nuno dan Antao sama-sama menangkap beberapa penduduk Afrika dan menjual mereka sebagai budak.

2. 1497: Vasco da Gama menghubungkan Eropa & India

10 Momen di Zaman Penjelajahan yang Mengubah Duniatravel-in-portugal.com

Sekitar 28 tahun setelah wafatnya Pangeran Henrique, Bartolomeu Dias pada 1488 berhasil menemukan Tanjung Harapan, Afrika Selatan berkat rute Henrique. Sekitar 1497, penjelajah Portugis, Vasco da Gama, ingin membuka jalur perdagangan ke India.

Pada 8 Juli 1497, Vasco da Gama membawa empat kapal dari Lisbon dan tiba di Tanjung Verde, pesisir barat Afrika. Menghindari kerasnya Teluk Guinea, da Gama memutar ke Atlantik Selatan sebelum mengitari Tanjung Harapan pada 22 November. Pada 2 Maret 1498, da Gama tiba di Pulau Mozambik.

Tiba di Mombasa (Kenya), Vasco da Gama bertemu seorang nahkoda Gujarat yang menuntun da Gama ke Calicut (Kozhikode masa kini), pesisir tenggara India, pada 20 Mei 1498. Pada 29 Agustus, da Gama kembali ke Portugal dan sampai pada 29 September 1499. Dengan rute menuju India terpetakan, maka penjelajah dan pedagang Eropa pun bisa mencapai India.

Akan tetapi, da Gama sempat mencoreng nama Portugal dan reputasinya sendiri. Pada ekspedisi keduanya ke India, da Gama menghadang kapal berisi lebih 400 rombongan haji dengan rute Mekah - Calicut di Madayi. Setelah menjarah kapal tersebut, da Gama membakar kapal tersebut dan para penumpang serta awaknya hidup-hidup!

3. 1498: Christopher Columbus akhirnya menemukan Amerika (Selatan)

10 Momen di Zaman Penjelajahan yang Mengubah Duniavox.com

Setelah melangsungkan lebih dari tiga kali misi pelayaran, akhirnya penjelajah kelahiran Italia, Christopher Columbus, tiba di daratan Amerika Selatan pada 1498, setelah berlayar dari Spanyol sejak Mei 1948. Misi pelayaran pertama dan keduanya pada 1490an hanya mandek di kepulauan sekitar benua Amerika.

Pada 1 Agustus 1948, Columbus berhasil mencapai Trinidad, dan empat hari kemudian, ia menjadi penjelajah Eropa pertama yang mencapai daratan Amerika Selatan setelah melewati Semenanjung Paria. Tidak berhenti sampai situ, ekspedisi Columbus ke-4 adalah yang mungkin paling terkenal dalam sejarah.

Mencari Selat Malaka dan Samudra Hindia pada 1502 dari Cadiz, Columbus malah menjelajahi Amerika Tengah tepatnya di daerah yang kita kenal sebagai Honduras, Kosta Rika, Nikaragua, dan Panama. Dengan kembalinya Columbus pada 7 November 1505 ke Spanyol, maka ia siap memberitakan rute-rute baru menuju belahan dunia lainnya.

4. 1514: Vasco Núñez de Balboa temukan Samudera Pasifik

10 Momen di Zaman Penjelajahan yang Mengubah Duniapanamatoday.com

Berbekal informasi dari Columbus, penjelajah Spanyol, Vasco Núñez de Balboa, berangkat ke Dunia Baru pada 1500 sebagai bawahan Rodrigo de Bastidas demi mencari emas. Setelah mendapat emas, Balboa sempat memiliki usaha perkebunan dan ternak babi di Hispaniola, Kepulauan Karibia, sejak 1505.

Terlilit utang, Balboa kabur dan menyelundup ke sebuah kapal milik Alonso de Ojeda yang ternyata menuju Dunia Baru pada 1509. Balboa kemudian diampuni dengan syarat menuntun kapal tersebut. Sampai di Panama, Balboa kemudian meminta Ojeda memindahkan pemukiman dari San Sebastian, Portugal, ke Darien, Panama. Pemukiman tersebut dikenal sebagai Santa María la Antigua del Darién.

Kabar mengenai "daerah penuh dengan emas" kemudian sampai di telinga Balboa pada 1513. Dengan awak yang minim, Balboa tetap berangkat melewati Tanah Genting Panama pada 1 September 1513. Pada 25 September, Balboa akhirnya berhasil melihat perairan dari Lautan Selatan yang adalah Samudra Pasifik.

5. 1513: Ponce de Leon menginjakkan kaki di Florida, AS

10 Momen di Zaman Penjelajahan yang Mengubah Duniabiography.com

Sebenarnya, Columbus menginjakkan kakinya di Amerika Tengah dan Selatan. Seharusnya, penemuan dataran yang sekarang menjadi Amerika Serikat (AS) dianugerahkan pada penjelajah asal Spanyol, Ponce de Leon. Mengapa? De Leon lah yang mengklaim Florida untuk kerajaan Spanyol.

Sejak 1500, de Leon mengawali karirnya sebagai pegawai militer di Hispaniola dan setelah menjelajahi Puerto Riko pada 1508, diangkat sebagai gubernur di sana setahun kemudian. Setelah kalah di pengadilan melawan anak Christopher Columbus, Diego Columbus, dan kehilangan jabatannya pada 1511, de Leon memutuskan menjadi penjelajah.

Pada 4 Maret 1513, ekspedisi de Leon mengantarkannya ke St. Augustine. Dikira pulau yang tak berpenghuni, de Leon menamainya La Florida, karena datarannya yang hijau dan bertepatan dengan hari Paskah orang Spanyol yang disebut Pascua Florida (Festival Bunga). Hadiahnya, de Leon kembali menjadi gubernur Puerto Riko pada 1516 dan diperbolehkan mendirikan pemukiman di La Florida.

Namun, saat kembali ke La Florida untuk mendirikan pemukiman Spanyol pada 1521, usaha de Leon dihadang oleh peperangan dengan suku asli Calusa. Terluka, de Leon wafat di Kuba dan pemukiman di La Florida gagal sementara sebelum akhirnya berdiri pada 1565.

Baca Juga: Tragis, Ini 7 Kebakaran Besar yang Mengubah Sejarah Dunia

6. 1519: Hernan Cortes memperkenalkan kuda pada suku asli Amerika Selatan

10 Momen di Zaman Penjelajahan yang Mengubah Duniathefederalist.com

Conquistador asal Spanyol, Hernan Cortes, terkenal sebagai penakluk suku Aztec dan penemu kota Meksiko setelah meruntuhkan Tenochtitlan pada 1521. Selain kota, ia juga berhasil merampas kekayaan suku Aztec yaitu perhiasan dan berbagai logam mulia. Namun, ia pun juga memperkenalkan satu hal penting pada Amerika: Kuda.

Lebih dari 10.000 tahun, saat Cortes dan 16 pasukan berkudanya bertempur di Cintla, Tabasco, pada 1519, itulah pertama kalinya suku Maya melihat kuda. Saking lamanya, suku Maya menganggap kuda dan penunggangnya adalah "satu"! Namun, karena terkesima, mereka pun dengan mudah ditundukkan Cortes melalui Pertempuran Cintla.

7. 1522: Ferdinand Magellan, orang pertama yang (hampir) mengitari Bumi

10 Momen di Zaman Penjelajahan yang Mengubah Duniahistoryextra.com

Berangkat dari Spanyol bersama armada lima kapal pada 20 September 1519, penjelajah Portugis, Ferdinand Magellan, ditunjuk Raja Spanyol, Carlos I, rute cepat arah Barat menuju Hindia Timur, tepatnya Pulau Maluku yang kaya akan rempah-rempah. Hal tersebut terjadi setelah Raja Manuel I menolak rencana Magellan menguji rute baru menuju India. 

Caranya? Magellan mengarungi perairan sempit di Amerika Selatan yang menghubungkan Samudra Pasifik dengan Atlantik, yang kemudian diberi nama Selat Magellan. Balboa memang yang menemukan Lautan Selatan, namun Magellan lah yang memberikan nama "Pasifik" yang berarti "Tenang dan damai" pada Samudra tersebut, sesuai dengan keadaan lautnya.

Akan tetapi, Magellan tidak kembali setelah tewas di Filipina dalam Pertempuran Mactan pada April 1521. Setelah mencapai Maluku dan mengambil rempah-rempah, mereka akhirnya kembali ke Spanyol. Dari lima kapal dan 270 awak, hanya satu yang kembali dengan 18 - 19 awak bersama, yaitu Victoria yang dikepalai oleh Juan Sebastian Elcano!

Mengingat Magellan pernah melewati Kepulauan Melayu pada awal 1500 ke arah timur dan pada ekspedisi tersebut ke arah barat, maka dapat dipastikan Ferdinand Magellan adalah yang pertama kali hampir mengitari Bumi.

8. 1526: Awal perdagangan budak Afrika trans-Atlantik dari Eropa ke Dunia Baru

10 Momen di Zaman Penjelajahan yang Mengubah Duniabritannica.com

Bukan hanya pembantaian suku Aztec dan Inca yang menjadi rahasia gelap para conquistador, melainkan perdagangan budak Afrika pun menjadi salah satu hasil negatif dari zaman penjelajahan Eropa. Perdagangan manusia tersebut dimulai pada 1526 oleh Portugal yang menjual budak Afrika ke Brasil selama lebih dari 400 tahun!

Lebih dari 12 juta budak Afrika dijual ke Dunia Baru oleh para penjelajah Eropa. Berjuta-juta nyawa budak Afrika pun melayang karena hanyut saat diantarkan lewat jalur laut trans-Atlantik dan karena kerasnya perlakuan majikan mereka. Para budak ini melakukan berbagai tugas, mulai dari pertambangan, perkebunan, hingga menjadi kuli.

9. 1608: Samuel de Champlain menemukan Quebec di Kanada

10 Momen di Zaman Penjelajahan yang Mengubah Duniabiography.com

Sebelum Henry Hudson menemukan Kanada pada 1664, ternyata ada yang sudah menginjakkan kaki terlebih dahulu di sana, yaitu penjelajah asal Prancis, Samuel de Champlain. Pasalnya, pada 1608, Champlain menemukan daerah yang sekarang kita kenal sebagai Quebec di Kanada dan Prancis Baru di Amerika Utara.

Lahir di keluarga pelaut, Champlain sudah menunjukkan ketertarikan pada bidang maritim sejak belia. Pada 1603, ia sudah menjelajahi Amerika Utara! Pada 1604 - 1607, Champlain juga membantu berdirinya pemukiman Eropa di Florida dan New Brunswick. Jadi, karir maritimnya tidak usah diragukan lagi!

Pada 3 Juli 1608, dengan maksud menjelajahi Sungai St. Lawrence yang mengaliri Amerika dan Kanada untuk mendirikan koloni Prancis baru, Champlain menemukan Quebec. Pada 1620, Raja Louis III mengangkat Champlain sebagai gubernur Prancis Baru. Champlain pun wafat di Quebec pada 1635.

10. 1609: Henry Hudson dirikan Amsterdam Baru untuk VOC

10 Momen di Zaman Penjelajahan yang Mengubah Duniahistory.com

Hilang secara misterius pada 1611, penjelajah asal Britania Raya, Henry Hudson, terkenal akan petualangannya menjelajahi Kanada dan Amerika dalam mencari Jalur Timur Laut, "jalan tikus" dari Dunia Baru menuju Asia. Pada 1607 - 1608, Hudson mencoba mengitari Lingkaran Kutub Utara untuk mencapai Asia. Tentu saja, Hudson gagal.

Pada 2 Juli 1609, dengan dana dari Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC/Kompeni), Hudson dan kapalnya, Halve Maen, berangkat dari Nova Scotia, Kanada, ke Teluk Chesapeake, AS, yang adalah estuari menuju Samudra Atlantik. Bukan rute yang luar biasa, mengingat penjelajah asal Italia, Giovanni da Verrazzano telah sedikit menjelajahinya pada 1524.

Pada 11 September 1609, Hudson mengarungi sungai yang membelah New York dan New Jersey dan berakhir di Upper Bay. Sungai ini kemudian dinamai Sungai Hudson. Sesampainya di Inggris pada November 1609, Hudson mengirim laporan penjelajahannya di Amerika ke Amsterdam. Pada 1625, Amsterdam Baru di Manhattan menjadi ibukota Belanda Baru di AS yang kemudian menjadi New York City (NYC) masa kini.

10 Momen di Zaman Penjelajahan yang Mengubah Duniapixabay.com/mohamedmatar

Itulah 10 peristiwa yang menjadi tonggak sejarah zaman penjelajahan Eropa yang memetakan benua-benua dunia yang kita kenal saat ini, dari Amerika hingga Asia.

Terlepas dari buruknya sejarah pembantaian, penjajahan, dan perbudakan yang ikut mewarnai zaman penjelajahan Eropa di dunia, para penjelajah Eropa berjasa dalam mempertaruhkan nyawa mereka untuk memetakan dunia. Setelah itu, barulah kerajaan-kerajaan berlomba-lomba menduduki negeri dalam era kolonialisme.

Baca Juga: 11 Misteri dalam Dunia Medis yang Mengubah Sejarah

Topic:

  • Alfonsus Adi Putra
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya