Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Anjing Kintamani, si Anjing Ras Asli Indonesia

3 min read
5 Fakta Anjing Kintamani, si Anjing Ras Asli Indonesia
ras anjing Kintamani (commons.wikimedia.org/Eka343)
  • Anjing Kintamani berasal dari anjing liar di pegunungan Kintamani, Bangli, Bali, dan kini dipelihara di Indonesia hingga berbagai negara.
  • Ras berukuran sedang ini memiliki bulu medium ganda bertekstur lurus, dengan warna putih, krem, hitam, atau belang-belang; jantan berbobot sekitar 15–17 kg.
  • Kintamani bersahabat dengan manusia, teritorial dan agresif terhadap anjing lain, mudah dilatih, perawatannya relatif sederhana, serta menjadi satu-satunya ras anjing asli Indonesia yang diakui dunia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kita biasanya lebih sering mendengar jenis anjing terkenal seperti Buldog, German Shepherd, Golden Retriever maupun jenis lain yang lebih populer, ketimbang anjing jenis Kintamani bukan?

Siapa sangka, anjing yang terdengar asing di telinga banyak orang itu justru merupakan anjing asli Indonesia, lho! Ada banyak fakta menarik yang bisa menjadi informasi menarik buat kamu yang akan memelihara anjing ini, atau bahkan mungkin setelah membaca artikel ini malah jadi tertarik untuk memelihara mereka. Penasaran? Yuk simak artikel berikut ini!

  1. 1. Asal usul anjing Kintamani

    Anjing Kintamani. (Ditjenpkh.pertanian.go.id)
    Anjing Kintamani. (Ditjenpkh.pertanian.go.id)

    Awalnya, anjing Kintamani merupakan anjing liar yang tinggal di kawasan pegunungan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Disebutkan oleh laman Wag Walking, anjing yang satu ini termasuk ke dalam ras anjing kuno, lho.

    Berawal dari anjing liar di pegunungan, saat ini anjing Kintamani telah menjadi hewan yang umum dijumpai di jalanan Bali maupun dipelihara oleh pencinta anjing seluruh Indonesia, bahkan dunia.

  2. 2. Anjing Kintamani jantan panjangnya sekitar 45-55 cm

    Anjing Kintamani. (Anjingkintamanibali.com)
    Anjing Kintamani. (Anjingkintamanibali.com)

    Anjing Kintamani termasuk golongan anjing berukuran sedang. Pejantannya berukuran sekitar 45-55 cm dengan bobot sekitar 15-17 kg. Sedangkan betinanya berukuran sekitar 40-50 cm dengan bobot sekitar 13-15 kg.

    Dikutip dari laman Global Dog Breeds, anjing Kintamani biasanya berwarna putih, krem, hitam, atau belang-belang. Sedangkan panjang bulunya sendiri masuk ke dalam kategori medium, dan memiliki tekstur lurus dengan jenis bulu berjumlah ganda.

  3. 3. Anjing Kintamani cukup bersahabat dengan manusia, namun cukup agresif pada anjing lain

    Anjing Kintamani dalam suatu kontes. (Anjingkintamanibali.com)
    Anjing Kintamani dalam suatu kontes. (Anjingkintamanibali.com)

    Di balik asal usulnya yang berasal dari alam liar, siapa sangka kalau anjing Kintamani saat ini malah biasa dijadikan hewan peliharaan rumah yang menggemaskan. Kendati demikian, beberapa keluarga juga memelihara anjing ini sebagai penjaga rumah.

    Menurut laman Wag Walking, anjing yang satu ini cukup bersahabat dengan manusia, namun cukup agresif pada anjing lain. Mereka juga cukup teritorial sehingga dapat dijadikan sebagai penjaga yang cukup baik. Selain itu, mereka juga mudah untuk dilatih berkat kecerdasannya, membuat mereka menjadi teman bermain yang baik.

  4. 4. Bulu anjing Kintamani cukup jarang rontok. Jadi perawatannya terbilang mudah

    Anjing Kintamani dalam suatu kontes. (Anjingkintamanibali.com)
    Anjing Kintamani dalam suatu kontes. (Anjingkintamanibali.com)

    Hampir tidak ada perawatan spesial yang harus diberikan kepada anjing Kintamani. Hal tersebut karena bulu mereka cukup jarang rontok, kecuali pada saat proses pertumbuhan rambut. Sehingga hanya butuh disisir secara berkala untuk mengatasinya.

    Melansir dari laman Dogell, anjing Kintamani hanya membutuhkan perawatan rata-rata yang sama dengan anjing kebanyakan. Perawatan seperti menyisir bulu, membersihkan telinga dan hidung, perawatan kutu, serta perawatan kuku adalah paling dibutuhkan oleh anjing ini, selain mandi secara rutin tentunya.

  5. 5. Satu-satunya anjing asli Indonesia yang sudah diakui dunia!

    ilustrasi anjing kintamani (pexels.com/Галина Ласаева)
    ilustrasi anjing kintamani (pexels.com/Галина Ласаева)

    Sampai sekarang, anjing Kintamani merupakan satu-satunya ras anjing asli Indonesia. Tak hanya itu, keberadaan dari anjing ini juga telah diakui dunia.

    Banyak orang yang mulai tertarik untuk memelihara anjing asli negeri kita ini. Selain karena sejarah dan asal usulnya yang unik, keimutan serta perilaku dari anjing ini juga menjadi daya tarik bagi orang-orang untuk memeliharanya.

    Nah, itu dia 5 fakta anjing Kintamani, si anjing asli Indonesia yang berasal dari Bali. Tak kalah imut dengan anjing ras lain, bukan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More