gambar tanda peringatan longsoran salju di pegunungan (unsplash.com/Bruce Warrington)
Longsoran salju atau avalanche memang kerap terjadi secara tiba-tiba. Makanya kebanyakan orang gak memiliki banyak waktu untuk menyelamatkan diri. Namun sebenarnya, longsoran salju kerap kali menunjukkan tanda-tanda tertentu sebelum terjadi. Dilansir Weather, tanda-tandanya meliputi retakan yang muncul di salju sekitar kaki atau peralatan ski, tanah terasa berongga di bawah kaki, suara “gedebuk” saat berjalan, hingga munculnya pola di permukaan salju yang terbentuk karena angin kencang.
Ketika kamu terjebak dalam longsoran salju, cobalah untuk segera keluar dari area longsoran. Pemain ski dan snowboarding dapat meluncur ke bawah untuk menambah kecepatan dan membelok menyamping untuk bisa keluar dari jalur. Namun jika kamu hanya pendaki biasa, cobalah untuk membersihkan ruang di depanmu agar bisa bernapas.
Angkat tangan ke atas, dan cobalah untuk “berenang” keluar dari salju. Mengingat tubuh manusia lebih padat dan kuat, tumpukan salju akan dengan cepat tenggelam di bawah tubuh. Jangan menunggu sampai longsoran selesai, ya! Ini karena setelah longsoran berhenti, tumpukan salju akan mengeras seperti beton sehingga upaya pergerakan tubuh akan jadi sesuatu yang hampir mustahil dilakukan.
Longsoran salju merupakan bencana yang sangat berbahaya. Gak kalah berbahayanya dengan longsoran tanah atau bencana lain. Jangankan manusia, longsoran salju atau avalanche bahkan bisa melenyapkan sebuah desa dalam waktu singkat.