Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Hewan dengan Fungsi Bulu Paling Unik di Alam Liar

4 Hewan dengan Fungsi Bulu Paling Unik di Alam Liar
ilustrasi beruang kutub (unsplash.com/Brian McMahon`)
Intinya Sih
  • Bulu burung hantu bertepi gerigi halus memecah aliran udara, membuat terbang nyaris tanpa suara dan membantu mendekati mangsa saat berburu malam.
  • Bulu transparan beruang kutub menyebarkan cahaya, bekerja dengan lemak tebal menjaga panas, sekaligus memberi kamuflase di salju saat memburu anjing laut.
  • Landak memakai bulu keratin yang menjadi duri pertahanan, sedangkan bulu sangat rapat berang-berang laut menjebak udara agar tetap hangat di perairan dingin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bulu merupakan salah satu bentuk adaptasi yang dimiliki banyak hewan untuk membantu mereka dalam bertahan hidup di kondisi lingkungan yang sangat beragam. Meski memang sering dikaitkan dengan fungsi menjaga suhu tubuh, namun bulu sebetulnya memiliki peran yang jauh lebih kompleks dan telah berevolusi sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

Pada beberapa hewan bulu ternyata memiliki fungsi yang sangat unik, mulai dari membantu berburu hingga melindungi diri dari serangan predator. Keunikan yang ada seolah menunjukkan bahwa evolusi bukan hanya membentuk karakteristik dari tubuh hewan, namun juga mengembangkan struktur bulu agar mampu dalam mendukung keberlangsungan hidup mereka secara lebih efektif.

1. Burung hantu yang bulunya bisa membantu terbang tanpa suara

ilustrasi burung hantu (pexels.com/erik karits)
ilustrasi burung hantu (pexels.com/erik karits)

Burung hantu memiliki struktur bulu yang sangat unik jika dibandingkan dengan sebagian besar burung lainnya karena bagian tepi bulunya berbentuk seperti gerigi halus. Struktur ini ternyata bisa memecah aliran udara dan pada akhirnya mengurangi turbulensi pada saat burung terbang, sehingga suara kepakan sayapnya pun terdengar sangat pelan.

Kondisi bulu yang dimiliki ternyata memungkinkan burung hantu untuk mendekati mangsa tanpa mudah terdeteksi, terutama pada saat berburu di malam hari. Selain membantu proses berburu, namun bulu yang lembut juga memiliki peran penting untuk mengurangi risiko gesekan udara selama penerbangan dilakukan.

2. Beruang kutub yang bulunya transparan untuk mempertahankan panas

ilustrasi beruang kutub (unsplash.com/Hans Jurgen Mager)
ilustrasi beruang kutub (unsplash.com/Hans Jurgen Mager)

Sekilas memang bulu pada beruang kutub tampak berwarna putih namun secara ilmiah ternyata setiap helai bulunya tidak memiliki pigmen dan bersifat transparan. Struktur bulu yang dimiliki beruang kutub bisa membantu dalam menyebarkan cahaya, sekaligus bekerja bersama dengan lapisan lemak tebal untuk bisa mempertahankan panas yang memiliki suhu sangat rendah.

Selain berfungsi sebagai isolator, namun bulu yang tampak putih juga bisa memberikan efek kamuflase pada saat beruang kutub berburu anjing laut yang ada di hamparan salju. Warna tubuh yang seolah menyatu dengan lingkungan membuat mangsa lebih sulit dalam menyetrika kehadiran predator tersebut, sehingga membuat beruang kutub mampu meningkatkan peluang keberhasilan saat berburu.

3. Landak yang bulunya bisa berubah menjadi duri sebagai alat pertahanan

ilustrasi landak (pexels.com/monicore)
ilustrasi landak (pexels.com/monicore)

Landak memiliki bulu yang telah berevolusi menjadi duri keras, sehingga mampu berfungsi sebagai sistem pertahanan utama dari serangan predator. Duri tersebut merupakan hasil modifikasi rambut yang tersusun dari keratin, yaitu protein yang juga menyusun rambut dan kuku pada mamalia.

Berbeda dengan anggapan yang beredar landak tidak bisa menembakkan durinya ke arah predator. Justru duri yang tajam nantinya akan mudah menancap apabila predator menyentuh atau pun mencoba menggigit tubuh landak, sehingga membuat para predator cenderung memilih untuk menghindarinya daripada mengambil risiko terluka.

4. Berang-berang laut yang bulunya paling rapat untuk menjaga suhu tubuh

ilustrasi berang-berang
ilustrasi berang-berang (nationalzoo.si.edu)

Berang-berang laut ternyata memiliki salah satu bulu terpadat diantara seluruh mamalia, yaitu dengan jumlah yang bisa mencapai hingga ratusan ribu helai pada setiap sentimeter persegi kulitnya. Kepadatan bulu yang dimiliki berang-berang laut ternyata berfungsi untuk menjebak lapisan udara di dekat kulit agar tubuhnya tetap hangat, walau hewan ini kerap menghabiskan sebagian besar waktunya di perairan dingin.

Dikarenakan sangat bergantung pada kualitas bulunya, maka berang-berang laut sering menghabiskan banyak waktu untuk membersihkan dan merawat bulu setiap harinya. Jika bulunya kotor atau kehilangan kemampuan dalam menjebak udara, maka efektifitas isolasi panasnya pun akan menurun, sehingga tubuhnya lebih mudah kehilangan panas.

Bulu pada hewan bukan hanya sekedar penutup tubuh, melainkan hasil adaptasi evolusi yang memiliki fungsi sangat beragam sesuai dengan lingkungan tempat tinggalnya. Beberapa fungsi di atas seolah menunjukkan bahwa setiap jenis bulu memiliki keunikan yang luar biasa untuk membantu hewan dalam bertahan hidup. Setiap spesies hewan telah mengembangkan berbagai solusi biologis dalam menghadapi berbagai tantangan di habitatnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More