El Niño sering menjadi perhatian ketika musim kemarau tiba di Indonesia. Fenomena iklim ini kerap dikaitkan dengan penurunan curah hujan dan lonjakan suhu udara. Di saat yang sama, risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga cenderung meningkat, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut luas.
Meski sering disebut bersamaan, hubungan antara El Niño dan karhutla sebenarnya tidak sesederhana anggapan bahwa El Niño menjadi penyebab langsung kebakaran. Ada sejumlah proses yang saling berkaitan, mulai dari kemarau yang lebih gersang, mengeringnya lahan gambut, hingga asap yang dapat menyebar ke berbagai wilayah. Untuk memahami kaitan keduanya, yuk simak penjelasan berikut ini!
