Saat ilmuan menyelam ke kedalaman laut, pastinya mereka berekspektasi akan menemukan sesuatu yang menakjubkan. Namun, eksplorasi yang memakan waktu lama, seringkali membuat ilmuan lengah bahwa ternyata ada sesuatu yang menakjubkan terjadi tepat di depan mata mereka. Salah satunya dengan penemuan seekor hewan yang mirip belut ini. Tiba-tiba saja belut ini menggembungkan tubuhnya! Dilansir dari all that’s interesting, berikut ceritanya.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Menakjubkan! Belut Laut Ini Bisa Menggembung Seperti Balon

youtube.com/EVNautilus
Take a Deeper Read
1. Penemuan tersebut terjadi saat kapal eksplorasi bawah laut, Nautilus, menjelajahi Monumen Nasional Kelautan Papahanaumokukea, Amerika Serikat
youtube.com/EVNautilus
2. Sesosok hewan misterius menarik perhatian mereka yang tengah mengambil gambar
youtube.com/EVNautilus
3. Perlu kurang lebih dua menit untuk menyadari bahwa hewan tersebut adalah belut pelikan (Eurypharynx pelecanoides) yang langka
youtube.com/EVNautilus
4. Saat kamera perlahan mendekat, hewan tersebut perlahan-lahan menggembung dengan ekor yang masih memanjang ke belakang
youtube.com/EVNautilus
5. Ilmuan sempat mengira bahwa hewan tersebut makan terlalu banyak, matanya terbelalak menyeramkan
youtube.com/EVNautilus
6. Pada akhirnya, para ilmuan sependapat bahwa hewan tersebut menggembung besar seperti balon karena merasa terancam dengan kehadiran mereka
youtube.com/EVNautilus
7. Kemudian, wajah hewan tersebut menatap kamera sembari mulutnya menganga menakutkan
youtube.com/EVNautilus
8. Beberapa saat kemudian, mulutnya tertutup dan menampakkan wujud aslinya seperti belut
youtube.com/EVNautilus
9. Para ilmuan akhirnya menyadari bahwa hewan tersebut adalah belut pelikan
youtube.com/EVNautilus
10. Dilansir dari National Geographic, belut pelikan tersebut menggembungkan mulutnya untuk memakan mangsa yang besar saat mangsa kecil sudah jarang
youtube.com/EVNautilus
Momen langka yang tertangkap kamera tersebut telah ditonton oleh dua juta penonton, terhitung saat artikel ini diterbitkan. Terbukti, masih banyak hal di dunia ini yang masih bisa dieksplorasi. Mungkin kamu salah satunya yang berminat jadi ahli biologi kelautan?
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Seekor Ular Bernama Toothless Pakai Behel untuk Perbaiki Gigitannya24 Sep 2018, 14:00 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- 4 Hewan Beracun di Indonesia Ini Bisa Jadi Belum Kamu Tahu Sebelumnya01 Oct 2018, 14:00 WIB
Editorial Team
EditorErnia Karina
EditorYudha
Related Article
Benarkah Anjing Bisa Mencium Rasa Takut Manusia? Ini Kata Studi!24 Oct 2026, 21:36 WIB
Fakta Sains di Balik Aksi Memanjat Bangunan dengan Tali24 Oct 2026, 18:36 WIB
12 Penguin yang Tak Hidup di Tempat Dingin, Banyak yang Terancam Punah24 Oct 2026, 18:24 WIB
Fenomena Hunter's Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik Melihatnya24 Oct 2026, 18:06 WIB
Kenapa Tanah Kering Bisa Sulit Menyerap Air Hujan?24 Oct 2026, 18:05 WIB
Kenapa Pohon Bisa Tumbang meski Tidak Terkena Angin Kencang?24 Oct 2026, 13:05 WIB
5 Fakta Kastil Pendennis, Benteng Pesisir yang Bertahan Berabad-Abad24 Oct 2026, 07:29 WIB
Kenapa Kucing Sering Mengendus Makanan sebelum Memakannya?24 Oct 2026, 07:20 WIB
5 Dampak Karhutla Terhadap Hewan Endemik, Ancam Kepunahan Satwa!24 Oct 2026, 06:49 WIB
Kenapa Banjir Bisa Terjadi setelah Kemarau Panjang?24 Oct 2026, 06:20 WIB
3 Mitos Hunter's Moon, Puncak Purnama Oktober 202623 Oct 2026, 20:06 WIB
Beberapa Persamaan Manusia dan Primata, Apa Saja?23 Oct 2026, 18:05 WIB
Fenomena Saturnus dan Bulan 25 Oktober 2026, Catat Jamnya!23 Oct 2026, 17:06 WIB
5 Fakta Eurasian Penduline Tit, Burung Kecil Pembuat Sarang Unik23 Oct 2026, 16:49 WIB
5 Fakta Letusan Tambora, Bencana yang Memicu Tahun Tanpa Musim Panas23 Oct 2026, 16:29 WIB
5 Keunikan Norwegian Lundehund, Memiliki Enam Jari pada Setiap Kaki23 Oct 2026, 15:49 WIB
Kenapa Virus yang Dibawa Nyamuk Tak Langsung Bunuh Nyamuk Itu Sendiri?23 Oct 2026, 13:05 WIB
5 Fakta Gelombang Panas dan Larangan Total Api di Sydney23 Oct 2026, 12:21 WIB
Apa yang Terjadi jika Asap Karhutla Mencapai Bulan?23 Oct 2026, 11:06 WIB
3 Fakta Hujan Meteor Leonis Minorid, Puncaknya 24 Oktober 202623 Oct 2026, 10:06 WIB