Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Benarkah Bulu Berang-berang Laut Paling Lebat di Dunia Hewan?
Berang-berang laut (commons.wikimedia/Paxson)
  • Berang-berang laut hidup di perairan Pasifik Utara, sering mengapung sambil memecahkan kerang dengan batu, dan membentuk kelompok besar hingga ribuan individu di sekitar hamparan rumput laut.
  • Bulu berang-berang laut merupakan yang terlebat di dunia mamalia, mencapai 850.000 hingga satu juta helai per inci persegi, terdiri dari bulu pelindung dan bulu bagian dalam yang rapat.
  • Tanpa lapisan lemak seperti mamalia laut lain, berang-berang bergantung pada bulunya untuk isolasi panas; udara terperangkap di antara rambut menjaga tubuh tetap hangat saat menyelam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di tengah perairan sejuk, berang-berang laut tampak santai menikmati kerang yang ia kupas dengan membenturkannya pada batu. Alih-alih kedinginan, mereka justru terus menyelam mencari kerang dan kepiting untuk mengisi perutnya. Ternyata, rahasia berang-berang laut tampak tenang di tengah perairan dingin adalah bulunya yang super lebat.

Sekilas tak ada yang spesial dari bulu berang-berang laut, namun jika dibandingkan dengan lebatnya bulu mamalia lainnya, tentu berang-berang laut berada di urutan paling atas. Menelusuri lebih dalam seputar karakteristik dan bulu berang-berang laut akan membuat kamu mengerti kenapa mamalia yang satu ini dinobatkan sebagai mamalia dengan bulu paling lebat di dunia hewan. Penasaran apa, sih, rahasia di balik bulu berang-berang laut? Yuk, simak penjelasannya!

1. Karakteristik dan habitat berang-berang laut

Berang-berang laut (commons.wikimedia/Mike)

Berang-berang laut (Enhydra lutris) adalah spesies berang-berang yang sepenuhnya hidup di laut Pasifik Utara, khususnya di sekitar hamparan rumput laut. Mamalia satu ini punya kebiasaan mengapung sembari terlentang dan memecahkan cangkang kerang dengan menghancurkannya di atas batu yang diletakkan di atas dadanya.

Kaki belakang berang-berang laut cukup besar, lebar, dan berbentuk sirip. Bulunya tampak tebal dan berkilau, berwarna kemerahan hingga cokelat tua. Berang-berang laut adalah berang-berang terbesar, dengan panjang mencapai 100-160 cm dan berat 16-49 kg saat dewasa sepenuhnya. Hewan ini mendiami pesisir dari Kepulauan Kuril hingga Kepulauan Aleutian ke selatan hingga pantai California.

Berang-berang laut mendiami perairan pesisir beriklim sedang dengan dasar laut berbatu atau sedimen lunak. Mereka hidup di hutan rumput laut raksasa di lepas pantai dan menghabiskan sebagian besar waktu aktif mereka untuk mencari makan di bawah kanopi.

Makanan utama berang-berang laut biasanya landak laut, kepiting, dan kerang lainnya. Mereka menyantap mangsanya di laut sembari berenang telentang. Mereka mengandalkan batu untuk memecah kepiting dan kerang, sedangkan landak laut dihancurkan dengan kaki depan dan gigi.

Berang-berang laut menghabiskan lebih banyak waktunya di laut, namun mereka sesekali datang ke pantai untuk menghindari predator di air, beristirahat, atau menghangatkan diri. Seringkali beristirahat di dekat hamparan rumput laut, di mana mereka mengandalkan tubuhnya yang mengapung untuk melayang di punggung mereka,. Berang-berang laut biasanya berkumpul dalam kelompok hingga 1.000 individu, saling berpengangan kaki depan untuk membentuk rakit atau kawanan besar.

2. Seberapa lebat bulu berang-berang laut?

Berang-berang laut (commons.wikimedia/Mike)

Bulu berang-berang laut adalah yang paling lebat di antara semua mamalia. Melansir National Park Service, bulu berang-berang laut diperkirakan 850.000 hingga satu juta helai rambut per inci persegi. Lapisan rambut pelindung yang jarang menutupi bulu bagian dalam yang lebat. Berang-berang laut sepenuhnya tertutup bulu, kecuali bantalan hidung, bagian dalam lipatan telinga, dan bantalan di bawah kaki. Warna bulunya dominan cokelat gelap hingga cokelat kemerahan. Berang-berang laut yang lebih tua menjadi keabu-abuan, dengan bulu di sekitar kepala, leher, dan bahu menjadi hampir putih.

Bulu berang-berang ini terdiri dari dua jenis rambut, bulu bagian dalam yang saling terkait (yang memberikan isolasi) dan rambut pelindung yang lebih panjang (yang membantu air mengalir dari bulu). Sistem ini memerangkap lapisan udara di dekat kulit mereka, sehingga ketika bulu dirawat dengan baik, kulit mereka tidak bersentuhan dengan air laut.

Bulu mereka biasanya berwarna cokelat gelap, dan beberapa individu mungkin memiliki warna yang lebih terang (beruban) di kepala, leher, dada, dan lengan bawah karena hilangnya pigmentasi pada rambut pelindung. Tingkat keabu-abuan ini dapat dikaitkan dengan usia dan variasi individu.

Kepadatan bulu berang-berang laut berkisar antara 26.413 hingga 164.662 per cm2, dengan kepadatan tertinggi pada lengan bawah (164.662), sisi (157.264), pantat (118.691), perut (82.251), dan punggung (977.526). Tingkat kepadatan paling rendah ditemukan pada bagian dada (34.639), kaki (30.761), dan telapak kaki (26.413). Setiap berkas bulu mengandung satu bulu pelindung dan sejumlah bulu bagian dalam yang bervariasi.

Setiap helai rambut berang-berang laut terdiri dari koteks, kutikula luar, dan medula tengah. Komponen struktural utama rambut adalah alfa-keratin yang keras, yang terdiri dari mikrofibril yang tertanam dalam matriks non-filamen. Sebagian besar keratin terdapat dalam sel-sel berbentuk gelendong yang terletak di korteks. Korteks ditutupi oleh kutikula sel-sel seperti lembaran yang saling tum[ang tindih dari akar hingga ujung rambut. Medula terdiri dari sel-sel berisi udara yang terletak di tengah korteks. R

3. Fungsi di balik lebatnya bulu berang-berang laut

Berang-berang laut (commons.wikimedia/Mike)

Berang-berang, tidak seperti mamalia laut lainnya seperti anjing laut, dan cetacea, yang mana berang-berang tidak memiliki lapisan lemak atau blubber yang hangat, sehingga sepenuhnya bergantung pada bulu untuk isolasi. Sebagaimana kita ketahui, bahwa bulu berang-berang laut adalah salah satu bulu mamalia yang paling terspesialisasi, dan memiliki dua lapisan yang berbeda.

Ketika berang-berang menyelam, udara terperangkap di bulu bagian dalam ini, menciptakan isolasi yang dibutuhkan berang-berang agar tubuhnya tetap hangat saat berada di dalam air. Ketika berang-berang menyelam, sebagian udara ini diperas keluar dari bulunya, itulah sebabnya terkadang dapat dilihat jejak gelembung yang menunjukkan lokasi berang-berang di bawah air.

Semakin dalam berang-berang menyelam, maka semakin cepat udara diperas keluar dari bulunya, sehingga berang-berang akan mencoba membatasi penyelaman mereka hingga kurang dari 10 meter. Kondisi bulu mereka sangat penting, sehingga berang-berang menghabiskan sekitar 6% dari hidupnya untuk merawat bulu.

Sebagai penutup, berang-berang dinobatkan sebagai mamalia dengan bulu paling padat dan lebat. Bulu ini terdiri dari dua jenis, yaitu bulu bagian dalam dan bulu pelindung. Setiap helai rambut berang-berang laut terdiri dari koteks, kutikula luar, dan medula tengah. Di mana bulu lebat ini berperan untuk memerangkap udara di dekat kulit agar tubuhnya tetap hangat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article