Salah satu dampak terjadinya erupsi Gunung Anak Krakatau adalah semburan abu vulkanik. Berbeda dengan dampak lainnya, abu vulkanik hasil erupsi gunung berapi kerap kali dianggap sepele. Gak sedikit orang berpikir, abu vulkanik akan menghilang dengan sendirinya. Namun faktanya tidak sesederhana itu.
Berbeda dengan abu dari hasil pembakaran, abu vulkanik terdiri dari partikel yang sangat kecil sehingga mata manusia akan sulit untuk melihatnya. Hanya karena ukurannya kecil, bukan berarti abu vulkanik bisa hilang begitu saja. Sebaliknya, bahkan setelah erupsi berhenti, abu vulkanik tetap melayang di atmosfer dan menyebar ke mana-mana. Lantas berapa lama abu vulkanik bisa bertahan di udara?
