potret burung murai batu (commons.wikimedia.org/Tisha Mukherjee)
Dalam berbagai tradisi dan kepercayaan lama, burung murai sering dikaitkan dengan nasib buruk. Burung ini kerap dianggap sebagai pertanda datangnya kematian, kesialan, hingga kehancuran.
Kepercayaan tersebut sudah muncul sejak masa Kekaisaran Romawi. Pada era itu, burung murai dikenal sebagai salah satu “burung yang ditakuti” karena kemunculannya sering dihubungkan dengan pertanda buruk.
Selain itu, ada pula takhayul populer yang menyebut suara kicauan murai terdengar seperti ratapan kesedihan, sehingga identik dengan suasana duka dan kematian.
Meski begitu, tidak semua budaya memandang burung murai secara negatif. Di beberapa daerah, burung ini justru dianggap sebagai simbol keberuntungan yang melambangkan cinta, kebahagiaan, dan kehidupan.