Comscore Tracker

Punya Taring Kuat, Hati-hati dengan 5 Hewan Herbivor dan Omnivor Ini

Kekuatannya tidak kalah dengan hewan karnivor

Pada dasarnya, hewan herbivor adalah hewan yang mengonsumsi tumbuhan dan buah-buahan. Biasanya, spesies herbivor memiliki karakter yang sangat berbeda dengan karnivor, misalnya struktur gigi yang berbeda.

Sedangkan, omnivor adalah hewan pemakan segala. Namun, sebagian besar karakteristik hewan omnivor lebih condong ke arah herbivor. Mereka memakan banyak tumbuhan dan daging berupa ikan, larva kecil, dan serangga.

Namun, kekayaan dalam dunia fauna rupanya cukup beragam. Tidak semua herbivor dan omnivor itu tidak memiliki gigi taring kuat. Beberapa spesies herbivor dan omnivor juga rupanya memiliki taring kuat layaknya karnivor.

Inilah lima spesies herbivor dan omnivor bertaring kuat. Sebaiknya, kamu gak mengganggu mereka, ya! Apa saja?

1. Babi hutan

Punya Taring Kuat, Hati-hati dengan 5 Hewan Herbivor dan Omnivor Inioptimumwildboars.com

Babi hutan adalah salah satu spesies nenek moyang dari babi liar dan babi ternak. Spesies mamalia yang termasuk dalam famili Suidae ini diklasifikasikan sebagai hewan omnivor namun juga cenderung herbivor, seperti dicatat dalam laman A-Z Animals.

Babi hutan lebih sering memakan tanaman, buah-buahan, dan umbi-umbian. Itu sebabnya mereka suka menggali tanah dengan moncongnya karena mereka memang suka dengan umbi-umbian yang tersembunyi di dalam tanah.

Namun, dalam kasus-kasus tertentu, mereka juga kerap memangsa telur, kadal, tikus, dan terkadang ular kecil. Babi hutan ternyata memiliki taring yang cukup tajam dan berbahaya jika menyerang manusia.

Gigi taring pada babi hutan jantan bisa tumbuh terus menerus sampai ukuran yang cukup panjang. Gigi taring bagian bawah dapat digunakan sebagai senjata pertahanan diri dari serangan predator.

2. Babun

Punya Taring Kuat, Hati-hati dengan 5 Hewan Herbivor dan Omnivor Iniphys.org

Seperti ditulis dalam National Geographic, spesies babun atau baboon merupakan salah satu spesies kera yang suka tinggal di habitat kering seperti sabana, namun beberapa spesies lainnya juga suka mendiami hutan tropis. Babun memiliki gigi taring yang sangat tajam dan dapat mengoyak makanan yang lebih keras dari tumbuhan.

Pada dasarnya, babun merupakan omnivor, namun mereka juga bersifat herbivor. Babun menyukai rumput, buah, dan serangga. Mereka dapat digolongkan sebagai pemangsa oportunistik. Di daerah-daerah tertentu, babun sering dianggap sebagai hama bagi petani karena kerap memakan hasil panen.

Oh ya, primata yang satu ini juga terkenal buas terhadap musuh-musuhnya. Meskipun mereka hidup secara damai, mereka tak akan segan untuk menyerang siapa saja yang dianggap mengganggu. Serangan brutal mereka sering mengakibatkan luka serius, bahkan, beberapa serangan tercatat pernah menularkan rabies.

Baca Juga: 9 Hewan Liar Ini Gagal Dijadikan Hewan Jinak atau Didomestikasi

3. Rusa bertaring atau kijang

Punya Taring Kuat, Hati-hati dengan 5 Hewan Herbivor dan Omnivor Initibetnature.net

Rusa bertaring atau musk deer merupakan spesies yang serupa tapi tak sama dengan rusa pada umumnya. Kijang tidak memiliki tanduk sebesar rusa dan sebagai gantinya, ia memiliki taring yang cukup panjang.

Laman Britannica mencatat bahwa kijang memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan rusa pada umumnya. Hewan herbivor ini dulunya banyak ditemukan di Indonesia, Siberia, hingga wilayah Himalaya. Namun, kini populasinya telah berkurang sangat signifikan.

Gigi taring pada kijang jantan biasanya lebih panjang dan runcing jika dibandingkan dengan kijang betina. Meskipun kijang merupakan herbivor yang tergolong jinak, namun mereka tak akan segan-segan menyerang hewan lain yang dianggap telah mengganggu teritorial mereka.

4. Kuda nil

Punya Taring Kuat, Hati-hati dengan 5 Hewan Herbivor dan Omnivor Iniworldwildlife.org

Kuda nil adalah hewan kuat yang sangat ditakuti di alam liar. Bahkan, buaya juga akan menjaga jarak dengan hewan besar herbivor ini. Ya, seperti dicatat dalam laman National Geographic, kuda nil pada dasarnya herbivor. Namun, di alam liar sering ditemukan kuda nil juga bersifat kanibal.

Gigitan kuda nil juga sangat kuat dan mematikan. Jika mereka merasa terganggu, mereka akan menyerangnya sampai pengganggu tersebut keluar dari teritorialnya. Kuda nil menghabiskan 16 jam sehari hanya untuk berendam agar suhu tubuh mereka tetap terjaga.

Makanan kesukaan kuda nil adalah rumput. Untuk masalah reproduksi, kuda nil termasuk satwa yang memiliki tingkat reproduksi rendah. Pasalnya, setiap dua tahun sekali, induk kuda nil hanya akan melahirkan satu ekor anak.

5. Gorila

Punya Taring Kuat, Hati-hati dengan 5 Hewan Herbivor dan Omnivor Inicatersnews.com

Gorila merupakan spesies primata cerdas yang memiliki kesamaan genetik dan DNA sebesar 95 persen dengan manusia. Hewan besar ini menyukai tumbuhan dan buah-buahan sebagai makanan utamanya.

Meskipun bersifat herbivor, kekuatan gigitan gorila sangat mematikan. Bahkan, kekuatan gigitan seekor gorila dapat mengalahkan kekuatan gigitan harimau. Primata besar ini memiliki kekuatan gigitan sebesar 1.300 psi. Sedangkan, harimau memiliki kekuatan gigitan sebesar 1.050 psi.

Selain gigitan, gorila juga memiliki kekuatan fisik yang cukup besar. Itu sebabnya, di alam liar tak ada karnivor yang berani mengganggu sekumpulan gorila yang sedang bersantai.

Itulah beberapa spesies herbivor dan omnivor yang memiliki taring kuat layaknya karnivor. Semoga artikel ini dapat memperkaya pengetahuan kamu, ya!

Baca Juga: Hebat, 6 Hewan Ini Sanggup Memangsa Hewan yang Berukuran Lebih Besar 

Dahli Anggara Photo Verified Writer Dahli Anggara

Age quod agis...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya