Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Fakta Bangau Storm, Penghuni Hutan Gambut Sumatra dan Kalimantan
Bangau Storm bertengger di pohon. (commons.wikimedia.org/Caroline Jones)
  • Bangau Storm (Ciconia stormi) adalah bangau berukuran sedang berbulu hitam dan berleher putih, hidup tersembunyi di hutan riparian serta rawa gambut dari Thailand hingga Indonesia.
  • Populasinya diperkirakan hanya 300—1.700 individu dewasa akibat penebangan dan konversi hutan sawit; sekitar 250 ekor diperkirakan berada di Sumatra dan Kalimantan.
  • Spesies yang dilindungi di Indonesia ini bergantung pada hutan primer untuk bersarang dan berbiak, serta cenderung hidup sendiri atau berpasangan saat mencari makan hingga bersarang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bangau ini berwarna hitam dan berleher putih. Hidupnya menyendiri, tersembunyi di area yang sulit dijangkau manusia. Jumlahnya kian menipis tiap tahun. Bangau terlangka dunia ini ada di hutan gambut Sumatra dan Kalimantan. Bangau Storm, namanya.

Bangau Storm atau bangau hutan rawa (Ciconia stormi) merupakan jenis burung bangau yang hidup di hutan Indonesia. Meski tersebar luas dari Thailand sampai Malaysia, bangau Storm merupakan burung terlangka di dunia. Kenapa bangau Storm langka? Kenalan dengan burung ini lewat fakta burung bangau Storm atau bangau hutan rawa berikut ini!

1. Tampilan bangau Storm mirip bangau sandang-lawe

tampilan sekujur tubuh bangau Storm (commons.wikimedia.org/TonyCastro)

Bangau Storm ini jenis burung bangau berukuran sedang. Dicatat laman Birds of the World, tinggi bangau Storm sekitar 75—91 sentimeter. Tampilan bangau Storm mirip bangau sandang-lawe (C. episcopus) yang juga tersebar di Indonesia. Dulu, bangau storm sempat diduga anak jenis dari bangau sandang-lawe. Keduanya sama-sama berbulu hitam dan berleher putih.

Bedanya, leher bangau Storm ada hitamnya. Pada bangau sandang-lawe, seluruh lehernya putih khas yang membuatnya disebut Asian wooly-necked stork. Bangau Storm juga punya kulit wajah botak berwarna oranye yang khas.

2. Bangau Storm hidup di hutan riparian dan hutan gambut

Bangau Storm bertengger di puncak pohon. (inaturalist.org/Forest Botial-Jarvis)

Bangau Storm punya wilayah sebaran alami yang sangat luas, dari Thailand, Malaysia, Brunei, sampai ke Indonesia. Bangau storm hidup di hutan riparian dan hutan rawa gambut. Ia biasanya mendiami area hutan yang tidak terganggu dan sulit dijangkau manusia. Burung ini sering terlihat mencari makan di sepanjang tepi sungai dan jarang terlihat di area terbuka.

3. Bangau Storm merupakan burung bangau terlangka di dunia

Bangau Storm bertengger di pohon. (commons.wikimedia.org/Andy Reago & Chrissy McClarren)

Bangau Storm dianggap sebagai spesies burung bangau terlangka di dunia. Data terbaru dari Daftar Merah IUCN menyebutkan populasi keseluruhan bangau Storm ada di angka 300—1.700 individu dewasa. Bangau Storm menjadi langka akibat penebangan hutan dan konversi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit. Setelah bangau Storm, ada bangau-botak besar atau greater adjutant (Leptoptilus dubius) yang gak kalah langka dan berkerabat dengan bangau tongtong (L. javanicus) yang ada di Indonesia.

4. Bangau Storm bergantung pada hutan gambut Indonesia

Bangau Storm terbang membumbung tinggi. (inaturalist.org/Forest Botial-Jarvis)

Hutan gambut di Indonesia jadi tempat berlindung yang penting bagi bangau Storm. Mengutip laman Birds of the World, populasi bangau Storm terbesar ada di Indonesia dan Malaysia. Diperkirakan ada 250 ekor di Sumatra dan Kalimantan, dan 150 ekor di Malaysia.

Bangau Storm bukan jenis burung yang bisa hidup di habitat yang sudah terganggu. Meski pernah terlihat di area hutan yang ditebang, bangau Storm hanya bisa bersarang dan berbiak di hutan primer. Menurut laman Animalia, hutan gambut jadi tempat berlindung yang penting bagi bangau Storm di kala hutan riparian makin menipis. Keberadaan bangau Storm di Indonesia dilindungi oleh hukum menurut Permen LHK Nomor P.106/MENLHK/SEJEN/KUM.1/12/2018.

5. Nama bangau Storm diambil dari nama seorang pelaut Jerman

Bangau Storm sedang mencari makan. (commons.wikimedia.org/Mike Prince)

Meski namanya bangau Storm, bangau Storm gak ada hubungan apa-apa dengan badai atau semacamnya. Nama "Storm" diambil dari nama seorang pelaut Jerman, Kapten Theodor Hugo Storm. Menurut informasi dari laman 10,000 Birds, Theodor Huge Storm mengumpukan spesimen bangau Storm dan mengirimnya ke museum di Jerman. Itu sebabnya bangau Storm dinamai menurut namanya.

6. Perilaku terbang tinggi bangau Storm bisa "menular"

Bangau Storm memperlihatkan siluet terbangnya yang khas. (commons.wikimedia.org/Bernard DUPONT)

Bangau Storm sering terlihat terbang membumbung tinggi di atas sungai atau area terbuka di tengah hutan. Seperti bangau pada umumnya, bangau Storm memanfaatkan arus udara panas atau termal untuk melayang tinggi. Menariknya, perilaku ini bisa "menular."

Saat seekor bangau Storm mulai terbang membumbung, bangau Storm lain akan ikut terbang bersama. Burung-burung ini bisa membentuk kawanan terbang sampai enam ekor. Unik, ya?

7. Bangau Storm hidup menyendiri, dari mencari makan sampai bersarang

Bangau Storm menekuk lehernya ke posisi istirahat. (commons.wikimedia.org/Eric Savage)

Agak beda dari bangau lain yang umumnya berkoloni, bangau Storm lebih suka hidup menyendiri. Burung ini sering dijumpai sendirian atau berpasangan. Cuma sesekali saja ia terlihat dalam kelompok kecil.

Hampir seluruh aspek kehidupan bangau Storm dilakukan sendirian, mulai dari mencari makan sampai bersarang. Makanannya berupa ikan, katak, larva, serangga, sampai cacing. Sarangnya terbuat dari batang dan ranting, terletak tinggi di pepohonan.

Semoga keberadaan bangau Storm bisa lebih terjaga, ya? Setelah tahu lebih banyak, bagaimana pendapatmu tentang burung bangau Storm? Apa kamu pernah melihat burung ini secara langsung?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article