Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Satwa Laut Unik yang Bisa Ditemukan di Perairan Indonesia

5 Satwa Laut Unik yang Bisa Ditemukan di Perairan Indonesia
ilustrasi laut Indonesia (pexels.com/ Tom Fisk)
Share Article

Laut Indonesia gak cuma dihuni ikan-ikan tropis yang sering kamu lihat saat snorkeling. Di balik terumbu karang dan perairan yang luas, ada sejumlah satwa laut langka yang keberadaannya justru menjadi salah satu kekayaan alam paling menarik di Indonesia.

Beberapa di antaranya bahkan punya bentuk yang gak biasa, seperti hiu yang seolah berjalan di dasar laut sampai ikan purba yang sudah ada sejak jutaan tahun lalu. Gak semuanya mudah ditemukan, tetapi keberadaan mereka menunjukkan betapa beragamnya kehidupan di perairan Nusantara. Berikut lima satwa laut unik yang mungkin belum kamu tahu.

  1. 1. Hiu berjalan

    Ilustrasi seekor hiu berjalan di dasar laut dekat terumbu karang, dengan sirip menopang gerak tubuhnya.
    ilustrasi hiu berjalan (commons.wikimedia.org/ Mark Erdmann)

    Namanya memang terdengar unik. Hiu berjalan merupakan kelompok hiu dari genus Hemiscyllium yang menggunakan sirip dada dan sirip perutnya untuk bergerak di dasar laut. Alih-alih berenang terus seperti hiu pada umumnya, satwa ini dapat bergerak dengan cara menyerupai berjalan di atas dasar perairan.

    Indonesia menjadi salah satu wilayah penting bagi kelompok hiu ini. Enam dari sembilan spesies hiu berjalan yang sudah diketahui di dunia ditemukan di perairan Indonesia, terutama kawasan Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. Karena wilayah hidupnya cenderung terbatas pada habitat tertentu, keberadaannya cukup rentan dan seluruh kelompok ini mendapat perhatian khusus dalam konservasi.

  2. 2. Dugong

    Ilustrasi dugong berenang di perairan laut, memperlihatkan mamalia laut bertubuh besar dengan ekor lebar.
    ilustrasi dugong (commons.wikimedia.org/ Papa Lima Whiskey)

    Dugong atau duyung merupakan salah satu mamalia laut yang masih bisa ditemukan di perairan Indonesia. Tubuhnya besar, bentuk kepalanya khas, dan makanan utamanya adalah lamun. Satwa ini bisa mencapai panjang sekitar tiga meter dengan berat hingga 450 kilogram, sehingga melihatnya dari dekat tentu menjadi pengalaman yang cukup mengesankan.

    Salah satu kabar menarik datang dari Maluku Barat Daya. Kawasan tersebut diketahui memiliki habitat dugong dalam jumlah besar, bahkan dalam satu area pernah ditemukan 32 ekor. Buat kamu yang tertarik dengan wisata bahari berbasis satwa, keberadaan dugong di wilayah seperti ini menunjukkan bahwa perairan Indonesia masih menyimpan tempat penting bagi mamalia laut yang semakin sulit ditemukan.

  3. 3. Hiu paus

    Ilustrasi hiu paus berenang di perairan laut, menonjolkan tubuh besar berbintik putih khas spesies ini.
    ilustrasi hiu paus (commons.wikimedia.org/ Don McCulley)

    Meski namanya memakai kata "hiu”, hewan ini justru terkenal sebagai ikan terbesar di dunia dan memiliki kebiasaan makan yang jauh berbeda dari hiu pemangsa. Hiu paus menyaring makanan berukuran kecil seperti plankton dari air laut. Ukurannya yang bisa sangat besar membuat perjumpaan dengannya menjadi salah satu pengalaman wisata bahari yang banyak dicari.

    Perairan Indonesia menjadi salah satu tempat yang bisa kamu datangi untuk melihat hiu paus secara langsung. Beberapa kawasan seperti Teluk Cenderawasih, Gorontalo, dan sejumlah wilayah lainnya dikenal memiliki kemunculan satwa ini. Karena hiu paus termasuk satwa yang dilindungi penuh di Indonesia, pengamatan sebaiknya dilakukan dengan mengikuti aturan dan arahan pengelola setempat.

  4. 4. Pari manta

    Ilustrasi seekor pari manta berenang di perairan laut biru, dengan tubuh lebar dan sirip menyerupai sayap.
    ilustrasi pari manta (commons.wikimedia.org/ Daniel Sasse)

    Dengan bentang sirip yang lebar dan gerakan berenang yang terlihat seperti terbang di dalam air, pari manta menjadi salah satu satwa laut yang paling mudah membuat penyelam terpukau. Ukurannya bisa sangat besar, tetapi hewan ini bukan predator yang mengejar manusia. Makanan utamanya berupa plankton dan organisme kecil yang disaring dari air.

    Indonesia juga menjadi salah satu tempat penting bagi pari manta. Satwa ini masuk dalam daftar spesies yang mendapat perlindungan penuh di Indonesia, bersama sejumlah jenis hiu dan pari lainnya. Kamu bisa menjumpainya di beberapa destinasi bahari seperti Raja Ampat, Komodo, Nusa Penida, hingga kawasan perairan lain yang menjadi habitatnya.

  5. 5. Nautilus

    Ilustrasi nautilus bercangkang spiral dengan tentakel menjulur di perairan berwarna biru di sekelilingnya.
    ilustrasi nautilus (commons.wikimedia.org/ Frédéric Ducarme)

    Cangkang spiralnya mungkin membuat kamu langsung teringat fosil. Nautilus memang terlihat seperti hewan dari masa lampau, tetapi sampai sekarang masih hidup di sejumlah perairan tropis Indo-Pasifik, termasuk wilayah Indonesia. Hewan ini sebenarnya termasuk moluska, masih berkerabat jauh dengan cumi-cumi dan gurita.

    Nautilus biasanya hidup di perairan yang lebih dalam dan jarang terlihat oleh wisatawan biasa. Cangkangnya yang indah bukan sekadar hiasan, karena terdiri dari banyak ruang yang membantu mengatur daya apungnya di dalam air. Jadi, bentuk uniknya ternyata juga punya fungsi penting untuk kehidupan hewan tersebut.

    Laut Indonesia menyimpan banyak kejutan yang gak selalu terlihat dari permukaannya. Ada hewan yang bentuknya terlihat seperti berasal dari masa lalu, ada yang bergerak dengan cara gak biasa, dan ada pula yang ukurannya jauh lebih besar dari bayanganmu.

    Keragaman seperti ini menjadi alasan kenapa laut Nusantara menarik untuk terus dikenali. Kalau suatu hari kamu bertemu salah satunya saat berada di laut, cukup nikmati dari jarak aman dan biarkan mereka tetap menjalani kehidupannya di habitat sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More