Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Burung Bangau yang Jarang Diketahui, Senang Bermigrasi Lho

fakta burung bangau
ilustrasi burung bangau (unsplash.com/@calina)
Intinya sih...
  • Burung bangau terbang dengan konsep aerodinamis yang membuat sayapnya lebih kuat dan stabil.
  • Burung bangau senang membuat formasi V saat terbang untuk memudahkan komunikasi.
  • Burung bangau mencari makanan dengan paruh kuat dan tidak memberi makan anaknya ikan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Burung bangau atau juga dikenal dengan nama bango merupakan sejenis burung yang memiliki karakteristik tubuh berupa kaki dan leher yang panjang. Burung ini juga memiliki ukuran paruh yang besar, tebal, dan kuat untuk membantunya dalam mencari bahan makanan yang akan dikonsumsi nantinya.

Biasanya burung bangau paling sering ditemukan pada beberapa wilayah yang memiliki iklim hangat. Alhasil, cukup jarang menemukan burung bangau di daratan yang terbilang dingin. Berikut lima fakta menarik yang mungkin jarang diketahui mengenai burung bangau. Keep scrolling!

Table of Content

1. Cara terbangnya menerapkan sistem aerodinamika

1. Cara terbangnya menerapkan sistem aerodinamika

fakta burung bangau yang cara terbangnya menerapkan sistem aerodinamika
ilustrasi burung bangau (unsplash.com/@lacarta)

Burung bangau memang menjadi hewan yang cukup aktif untuk terbang dan hal ini didukung dengan kemampuan terbangnya yang unik. Dilansir India Times, kawanan burung bangau ternyata terbang dengan konsep aerodinamis yang memiliki ciri kepala lurus ke depan dan bagian tubuhnya yang turut mendorong.

Cara terbang dengan menggunakan konsep aerodinamis ternyata berhasil membuat sayap burung bangau secara otomatis lebih kuat dan kencang pada saat terbang. Burung bangau juga akan lebih mudah dalam mengarahkan diri selama terbang, sehingga prosesnya terbangnya pun akan jauh lebih stabil.

2. Senang membuat formasi saat terbang

fakta burung bangau yang senang membuat formasi saat terbang
ilustrasi burung bangau (unsplash.com/@janetab)

Ada satu hal unik yang dimiliki oleh kawanan burung bangau, yaitu sangat gemar membuat formasi bersama-sama pada saat terbang di langit. Bentuk formasinya pun cukup unik. dilansir Scientific American, burung bangau gemar terbang dengan formasi yang menyerupai huruf V, karena mereka seolah saling melengkapi satu sama lain.

Formasi yang dibuat oleh burung bangau ternyata tidaklah dibuat tanpa alasan. Sebab hal ini berkaitan dengan proses komunikasi yang dilakukannya. Hal ini karena formasi tersebut ternyata dianggap memudahkan mereka dalam berkomunikasi, sehingga memang sangat identik dengan hewan migrasi.

3. Cara burung bangau dalam makan

Burung bangau tidak hanya menghabiskan sebagian besarnya hidupnya di udara. Namun, juga di darat dengan tujuan untuk mencari makanan. Dilansir Fort Wayne Children's Zoo ternyata burung bangau memperoleh makanannya dengan menggunakan bagian paruhnya yang kuat, tebal, dan keras.

Paruh yang dimiliki burung bangau sebetulnya muat untuk mengonsumsi hewan-hewan yang lebih kecil, seperti serangga, ikan, katak, kadal, bahkan ular sekali pun. Itulah yang membuat burung jenis ini seolah tak mengalami kesulitan, saat harus mencari makanan. Sebab, anatomi paruhnya yang terbilang kuat.

4. Tak pernah memberi makan anaknya ikan

fakta burung bangau yang tak pernah beri makan anaknya ikan
ilustrasi burung bangau (unsplash.com/@mschalker)

Burung bangau memang mengonsumsi hewan lain untuk memenuhi nutrisinya. Namun, ternyata induk bangau tak memberikan hal serupa pada bayi-bayinya. Apalagi bayi-bayi bangau mungkin belum memiliki paruh yang cukup kuat untuk mengonsumsi makanan yang biasa bagi bangau dewasa.

Dilansir Planet of Birds, justru burung bangau tak memberikan ikan atau hewan lain karena bayinya belum memiliki kemampuan makan yang baik. Sebagai gantinya. burung bangau memberikan cairan seperti susu yang diproduksinya secara natural. Hal ini pun mungkin akan mengingatkanmu pada cara-cara hewan mamalia dalam memberi makan anaknya.

5. Sangat senang bermigrasi

fakta burung bangau yang senang bermigrasi
ilustrasi burung bangau (unsplash.com/@pascaloutdoor)

Burung bangau menjadi salah satu jenis burung yang sangat senang menghabiskan waktunya untuk bermigrasi di waktu-waktu tertentu. Dilansir Phys.org, burung bangau bermigrasi dari satu lokasi ke lokasi lain untuk memperoleh makanan yang biasanya bersifat musiman.

Burung bangau pun melakukan hal serupa, misalnya seperti bangau putih yang pernah melakukan migrasi ke arah selatan, yaitu dari Eropa ke Afrika. Dengan bermigrasi, justru burung bangau akan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperoleh makanan yang memang dibutuhkannya.

Burung bangau menyimpan banyak fakta yang mungkin belum banyak diketahui. Burung yang kerap menjadi ikon dari kertas origami ini memang menjadi hewan yang sangat gemar berkoloni dan bermigrasi. Apakah kamu pernah melihat burung bangau secara langsung?

FAQ seputar fakta burung bangau yang jarang diketahui

Bagaimana cara terbang burung bangau berbeda dari burung lain?

Bangau terbang dengan sistem aerodinamika kepala lurus ke depan dan tubuh membentuk aliran yang membantu sayap menghasilkan gaya angkat yang efisien, sehingga terbang lebih stabil.

Kenapa sering terlihat formasi V saat bangau terbang?

Kawanan bangau sering terbang dalam formasi huruf “V” karena ini membantu mereka berkomunikasi dan mengurangi penggunaan energi saat migrasi panjang.

Apa yang dilakukan induk bangau untuk memberi makan anaknya?

Uniknya, bangau dewasa tidak memberi ikan atau mangsa langsung pada anaknya karena paruh bayi belum kuat melainkan memberi mereka cairan khusus yang dihasilkan sendiri, mirip cara mamalia memberi makan anaknya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ines Sela Melia
Retno Rahayu
Ines Sela Melia
EditorInes Sela Melia
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Fakta Berniers Teal, Spesies Bebek Langka Endemik Madagaskar

18 Feb 2026, 15:49 WIBScience