Lukisan ini menunjukkan Ratu Clytemnestra setelah membunuh suaminya, Agamemnon, sekembalinya dari perang Troya. (commons.wikimedia.org/John Collier)
Saudara-saudari Helen yang lahir dari telur sama-sama terkenal (saudara tirinya yang bukan dari telur justru kurang dikenal). Seperti yang dijelaskan Encyclopedia Britannica, saudara perempuannya, Clytemnestra, menikah dengan Agamemnon, raja terkaya di Yunani dan komandan pasukan Yunani di Troya. Adapun, Agamemnon adalah saudara laki-laki dari suami Helen, Menelaus. Namun, hubungan Clytemnestra dan Agamemnon tidak begitu baik.
Pasalnya, Clytemnestra sangat marah ketika Agamemnon mengorbankan putri mereka yang bernama Iphigenia. Jadi, saat Agamemnon pergi berperang selama 10 tahun, Clytemnestra menjalin hubungan dengan seorang laki-laki bernama Aegisthus dan merencanakan untuk membunuh Agamemnon ketika ia kembali ke rumah. Yap, Agamemnon ditusuk Clytemnestra di bak mandi hingga tewas.
Naas, Clytemnestra kemudian dibunuh oleh anak-anaknya sendiri, Orestes dan Electra, karena ingin balas dendam saat mengetahui Clytemnestra membunuh Agamemnon. Kemudian anak-anak itu dikejar oleh Furia yang jahat sampai Apollo dan Athena menetapkan undang-undang keadilan yang baru, dan tidak membolehkan balas dendam.
Saudara laki-laki Helen, Castor dan Pollux, yang dikenal sebagai Dioscuri (putra Zeus), adalah anak kembar dengan ayah yang berbeda. Ia sangat mahir dalam olahraga, berlayar, dan berkuda. Mereka ikut serta dalam banyak petualangan paling terkenal dalam mitologi Yunani, termasuk pencarian Bulu Emas dan perburuan Babi Hutan Calydonian. Ketika Castor dibunuh, Pollux memilih untuk berbagi keabadiannya dengan saudaranya, sehingga mereka bergantian mati. Namun, nasib yang terkenal dari si kembar ini adalah mereka ditempatkan di langit sebagai konstelasi Gemini.