Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Fakta Northern Carmine Bee-eater, si Agresif yang Bermigrasi Musiman

Fakta Northern Carmine Bee-eater, si Agresif yang Bermigrasi Musiman
northern carmine bee-eater (commons.m.wikimedia.org/Luc Viatour)

Burung asal Afrika yang penyebarannya luas dan perpaduan warna bulunya indah adalah northern carmine bee-eater. Mereka berada dalam famili Meropidae dan memiliki nama ilmiah Merops nubicus. Tubuh burung ini ramping dan dimoninasi warna merah tua, seperti namanya. Tapi, kepala dan tenggorokannya berwarna biru kehijauan. Terdapat bercak hitam seperti topeng di sekitar matanya.

Paruh northern carmine bee-eater berwarna hitam dan melengkung ke bawah. Mungkin kamu akan kesulitan membedakan jantan dan betina karena mereka terlihat serupa, bahkan warna matanya yang merah juga sama. Penasaran seberapa teritorial burung ini? Yuk, temukan jawabannya melalui penjelasan berikut.

1. Melakukan migrasi musiman

northern carmine bee-eater (commons.m.wikimedia.org/Jan Ebr)
northern carmine bee-eater (commons.m.wikimedia.org/Jan Ebr)

Persebaran northern carmine bee-eater berada di sepanjang garis lintang 15°LU yang membentang melintasi Sub-sahara Afrika. Kamu bisa menemukannya di negara seperti Kamerun, Chad, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Ghana, Kenya, Nigeria, Somalia, Tanzania dan Uganda. Selain itu, mereka juga melakukan migrasi musiman berdasarkan kondisi tertentu. Habitat yang dihuninya berupa gurun, hutan terbuka, ladang pertanian, dataran banjir dan rawa-rawa.

Animal Diversity menginformasikan bahwa northern carmine bee-eater bermigrasi ke bagian utara dari penyebarannya untuk bersarang saat musim kawin, biasanya pada bulan September hingga November. Mereka juga bermigrasi ke selatan saat musim dingin. Di luar musim kawin, pergerakannya tidak teratur dan cenderung berpindah-pindah.

2. Suka memburu serangga terbang

northern carmine bee-eater (commons.m.wikimedia.org/S Bernard Dupont)
northern carmine bee-eater (commons.m.wikimedia.org/S Bernard Dupont)

Menu makan dari northern carmine bee-eater adalah lebah dan serangga terbang lainnya seperti semut terbang serta belalang. Mereka punya dua teknik berburu, lho. Pertama, sebagai pemburu penyabar yang dengan tenang mengawasi serangga terbang dari tempat bertenggernya, biasanya di cabang pepohonan atau ranting. Kedua, burung ini akan langsung menyergap mangsa di udara menggunakan paruhnya, dilansir iNaturalist.

3. Bisa jadi agresif dan teritorial

northern carmine bee-eater (commons.m.wikimedia.org/Rod Waddington)
northern carmine bee-eater (commons.m.wikimedia.org/Rod Waddington)

Sebagai burung yang aktif di siang hari, northern carmine bee-eater hidup dalam kelompok. Akan tetapi, saat musim kawin, mereka bisa jadi lebih agresif dan teritorial jika melindungi pasangan kawin serta area bersarangnya. Saat menunjukkan agresi, burung ini bahkan tidak ragu untuk bertarung di udara, lho.

Aktivitas hariannya tidak jauh dari preening atau membersihkan diri di pagi hari sebelum mulai bergabung dalam kelompoknya untuk mencari makan. Selain dari posesif saat musim kawin, sebenarnya northern carmine bee-eater sangat ramah jika berinteraksi dengan anggota kelompok lainnya.

4. Betina akan mengemis makanan pada jantan saat masa bersarang

northern carmine bee-eater (commons.m.wikimedia.org/Steve Garvie)
northern carmine bee-eater (commons.m.wikimedia.org/Steve Garvie)

Spesies burung satu ini berkomunikasi melalui gerakan tubuh dan vokalisasi. Ketika merasa terancam, northern carmine bee-eater akan membungkuk, merendahkan kepalanya dan mengembangkan bulu dadanya. Itu pertanda mereka sedang memperingatkan burung lain. Selain itu, saat musim bersarang, betina akan memohon diberi makan oleh jantan karena mereka saat itu sedang mengerami telur-telurnya.

Kamu perlu perhatikan setiap suara yang dikeluarkan oleh northern carmine bee-eater karena maknanya berbeda. Saat terbang, vokalisasi yang disuarakannya cenderung terdengar lebih serak, keras dan terputus-putus. Biasanya dikeluarkan saat sedang bersama kawanannya.

5. Bersarang dalam koloni besar

northern carmine bee-eater (commons.m.wikimedia.org/William Stephens)
northern carmine bee-eater (commons.m.wikimedia.org/William Stephens)

Kekompakan northern carmine bee-eater tidak hanya saat mencari makan, tapi juga ketika musim kawin. Mereka bersarang dalam koloni besar di tebing dekat sungao. Burung ini menggunakan paruhnya untuk menggali terowongan sarang yang panjang. Ukuran koloninya beragam, tapi biasanya bisa menampung ratusan burung yang sedang berkembang biak.

Dikutip dari laman Animalia, sarang yang dibangun bisa digunakan selama beberapa tahun. Mereka bisa menghemat waktu untuk musim kawin berikutnya. Saat kamu mendekati sarangnya, baunya mungkin tidak sedap karena penuh kotoran dan sisa makanan. Betina bisa menghasilkan 3--5 telur setiap sarang.

Northern carmine bee-eater ternyata sangat ramah di luar musim kawin. Akan jadi agresif dan teritorial saat musim kawin karena harus melindungi pasangan dan area bersarangnya. Karena penyebarannya yang luas, burung ini diklasifikasikan sebagai least concern oleh IUCN berdasarkan laporan terakhir pada tahun 2016. Akan tetapi, tren populasinya mengalami penurunan, dilansir Data Zone Birdlife.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

4 Hewan yang Melakukan Migrasi Hampir Setiap Tahun

05 Apr 2026, 13:15 WIBScience