6 Fakta Portuguese Man of War, Tubuhnya Terbentuk dari Empat Organisme

- Portuguese man of war adalah koloni organisme laut yang beracun dan unik, ditemukan di lautan tropis dan subtropis kecuali di bagian Arktik.
- Mereka bukan ubur-ubur sejati, tapi siphonophore yang terdiri dari empat organisme berbeda dengan fungsi penting masing-masing.
- Tentakelnya bisa mencapai 50 meter dan masih bisa menyengat meskipun bagian lain tubuhnya telah mati, serta banyak ikan kecil yang hidup di antara tentakelnya.
Portuguese man of war (Physalia physalis) merupakan penghuni lautan beracun yang bentuknya unik. Melansir National Ocean Service, ia adalah koloni organisme yang bekerja bersama. Hewan laut ini bisa kamu temui di lautan kecuali di bagian Arktik. Tentakel panjangnya juga menarik perhatian, tapi berhati-hatilah saat menemuinya sebab itu masih bisa menyengat bahkan setelah bagian tubuh lainnya sudah mati.
Nama uniknya diambil dari kapal yang digunakan oleh Angkatan Laut Portugis pada abad ke-18, dianggap mirip bentuknya. Jika kamu tertarik untuk mengenalnya lebih jauh, fakta berikut ini bisa membantumu.
1. Wilayah penyebaran portuguese man of war

Penyebaran portuguese man of war kebanyakan ditemui di lautan tropis dan subtropis. Mereka didorong oleh angin dan arus laut dan mengarungi lautan sejauh mungkin. National Oceanic and Atmosphetic Administration menginformasikan bahwa hewan laut ini bahkan melayang dalam kawanan yang terdiri dari 1,000 individu.
2. Mereka bukanlah ubur-ubur

Berdasarkan informasi dari Ocean Conservancy, portuguese man of war sebenarnya bukanlah ubur-ubur. Tapi, banyak orang mengiranya sebagai ubur-ubur karena bentuk tubuh dan tentakelnya. Mereka adalah siphonophore, sejenis hidrozoa yang hidup bersama dalam koloni.
Meskipun portuguese man of war berada dalam filum Cnidaria, ubur-ubur sejati berada dalam kelas Scyphozoa. Semenatra itu, hewan bertubuh unik ini berada dalam film Hydrozoa.
3. Portuguese man of war adalah empat organisme!

Saat memperhatikan bentuk tubuh portuguese man of war, pasti kamu menganggapnya sebagai satu organisme saja. Faktanya, mereka adalah empat organisme berbeda atau zooids yang tidak bisa berfungsi tanpa satu sama lain. Setiap dari mereka memberikan fungsi penting bagai yang lainnya untuk bertahan hidup. Melansir Treehugger, zooid terasa yang menyerupai gumpalan dengan mohawk di atas adalah pneumatophore.
Itu adalah tas berisi gas yang memungkinkannya mengapung. Dua zooid lainnya adalah gastrozooids yang memberi makan organisme dan dactylozooids sebagai pertahanan dan menangkap mangsa, itu tentakel dari portuguese man of war. Sementara itu, zooid terakhir ialah gonozooid, berguna untuk reproduksi.
4. Punya sengatan yang menyakitkan

Mereka bukanlah ubur-ubur, tapi sengatannya sama menyakitkannya. Dactylozooids yang dimilikinya ditutupi dengan racun nematocysts, itu digunakannya untuk membunuh mangsa seperti ikan kecil dan plankton. Sengatannya juga menyakitkan bagi manusia tapi tidak berakibat fatal.
Menakjubkannya, tentakel portuguese man of war bisa mencapai 50 meter, membuatnya tampak seperti cambuk. Tentakelnya itu masih bisa menyengat meskipun bagian lain dari tubuhnya telah mati. Jadi cobalah untuk menghindari mereka saat menemuinya di pesisir.
5. Beberapa ikan hidup di antara tentakelnya

Sumber yang sama menjelaskan bahawa ada beberapa ikan kecil yang berani hidup di antara tentakel portuguese man of war. Salah satunya adalah ikan bluebottle yang hidup di dekat dasar laut saat dewasa, tapi menghabiskan masa mudanya menghadapi tentakel berbahaya dari portuguese man of war. Mereka tidak mengandalkan kekebalan tubuh atau perlindungi fisiknya dari sengatan.
Tapi hanya bergantung pada kelincahannya untuk menghindari sengatan beracun dari tentakelnya. Ikan muda ini bahkan mungkin saja mencoba menggigit tentakel dari portuguese man of war. Menakjubkan, bukan?
6. Portuguese man of war juga memiliki pemangsa!

Hanya karena portuguese man of war memiliki sengatan berbahaya bagi ikan kecil dan plankton, bukan berarti mereka tidak bisa dimangsa. Nyatanya, violet sea-snail menggunakan rakit gelembungnya di dekat permukaan air dengan harapan bisa bertemu portuguese man of war. Siput tersebut pandai kamuflase karena warna tubuhnya.
Siput laut dalam genus Glaucus juga memangsa portuguese man of war dan menggunakan strategi serupa yaitu mengambang terbalik. Mereka memanfaatkan sel-sel penyengatnya sebagai pertahanan diri dan efek seranganya sama seperti sengatan portuguese man of war, dilansir Florida Museum.
Penghuni lautan yang sangat menarik dan cukup berbahaya bukan? Mereka ternyata bukan ubur-ubur dan tubuhnya terdiri dari empat organisme yang bekerja sama. Mereka mendapatkan namanya dari kapal kayu yang digunakan Angkatan Laut Portugis di abad ke-18, bentuk tubuh portuguese man of war dianggap mirip seperti kapal tersebut. Fakta apa yang paling unik menurutmu?








![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin, Kami Tebak Seberapa Langka Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20250526/img-20250524-171040-59d926335e45a3f62b89089b95e5200f.jpg)










