ilustrasi strawberry moon (pexels.com/Francesco Ungaro)
Bulan purnama Juni dikenal dengan julukan Strawberry Moon. Nama ini berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara yang mengaitkan periode purnama tersebut dengan musim panen stroberi. Menurut Starwalk.space, istilah tersebut tidak berkaitan dengan warna bulan yang berubah menjadi merah muda seperti yang sering disalahpahami banyak orang.
Pada Juni 2026, Strawberry Moon diperkirakan muncul menjelang akhir bulan. Karena terjadi dekat periode solstis, posisi bulan purnama tampak relatif rendah di langit bagi banyak wilayah di belahan bumi utara. Efek tersebut membuat bulan terlihat memiliki lintasan yang berbeda dibanding purnama pada musim-musim lainnya.
Fenomena ini juga sering menghasilkan ilusi optik yang membuat bulan tampak lebih besar ketika berada dekat horizon. Padahal ukuran sebenarnya tidak berubah secara signifikan. Kombinasi warna kekuningan akibat hamburan atmosfer dan posisi rendah di langit membuat Strawberry Moon menjadi salah satu purnama paling fotogenik setiap tahunnya.
Juni 2026 membuktikan bahwa langit malam masih menyimpan banyak pertunjukan spektakuler yang sering luput dari perhatian kita. Tidak semua fenomena membutuhkan teleskop canggih atau observatorium profesional. Beberapa di antaranya bahkan dapat dinikmati hanya dengan mata telanjang selama cuaca mendukung dan lokasi pengamatan cukup gelap. Dari pertemuan Venus dan Jupiter yang begitu dekat hingga hujan meteor misterius Bootids, setiap peristiwa menghadirkan cerita tersendiri tentang dinamika luar biasa yang berlangsung di tata surya.
Menariknya lagi, fenomena-fenomena tersebut juga menjadi pengingat bahwa Bumi hanyalah bagian kecil dari sistem kosmik yang jauh lebih besar. Saat menatap langit malam dan menyaksikan planet, meteor, atau cahaya galaksi yang membentang di atas kepala, kita sebenarnya sedang melihat proses alam yang telah berlangsung selama jutaan hingga miliaran tahun. Jadi, kalau cuaca cerah pada Juni 2026 nanti, jangan buru-buru masuk rumah setelah matahari terbenam. Bisa jadi, salah satu pertunjukan astronomi terbaik tahun ini sedang berlangsung tepat di atas rumahmu.
Referensi
BBC Sky at Night Magazine. (2026). “How to see the spectacular Venus-Jupiter conjunction in June 2026”. Article Astronomy News.
Editor of EarthSky. (2026). “Meteor shower guide 2026: Up next … the Arietids”. Article Astronomy Essentials.
Editor of EarthSky. (2026). “June solstice in 2026: All you need to know”. Article Astronomy Essentials.
Ford, E. (2026). “June Bootid meteor shower 2026”. Article News of In-The-Sky-org.
Kornberg, S., & Mauland-Hus, R. (2026). “Skywatching in June 2026”. Astronomy News of Time and Date.
Starwalk.space. (2026). “June Full Moon 2026: Strawberry Moon Date, Time & Meaning”. Astronomical News.
Vermillion, S. (2026). “9 Night Sky Events to See in June, From a Strawberry Moon to an Ultra-Close Planetary Conjunction.” Article Science of National Geographic.
Whitt, Kelly. K. (2026). “Venus-Jupiter conjunction: Sky’s 2 brightest planets to meet”. Article Tonight of EarthSky.