Bagi sebagian hewan, telur merupakan tahap kehidupan yang sangat rentan karena calon anak belum bisa memproteksi dirinya sendiri dari risiko predator dan perubahan lingkungan. Tidak heran apabila berbagai spesies kerap mengembangkan strategi berbeda untuk menjaga telur agar tetap aman hingga menetas.
Cara yang ada seolah menunjukkan bahwa perilaku reproduksi hewan tidak hanya berkaitan untuk menghasilkan keturunan, namun juga tentang bagaimana induk meningkatkan peluang anaknya untuk bisa bertahan hidup. Satu hal menarik adalah setiap spesies memiliki mekanisme perlindungan diri yang dapat disesuaikan dengan habitat, bentuk tubuh dan ancaman yang akan dihadapinya.
