Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Siapa Saja Astronaut yang Terlibat di Misi Artemis II NASA?

Siapa Saja Astronaut yang Terlibat di Misi Artemis II NASA?
Empat astronaut kru Artemis II tiba di Kennedy Space Center sebelum peluncuran (NASA/Brandon Hancock)
Intinya Sih
  • Misi Artemis II menjadi misi berawak pertama NASA dalam program Artemis yang akan mengelilingi Bulan pada November 2024 menggunakan pesawat ruang angkasa Orion MPCV selama 10 hari.
  • Empat astronaut terpilih adalah Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, Christina Hammock Koch dan Jeremy Hansen sebagai mission specialist dengan latar belakang pengalaman luar angkasa yang kuat.
  • Misi ini bertujuan mempelajari kondisi permukaan Bulan serta menjadi langkah awal menuju keberlanjutan eksplorasi manusia di Bulan dan persiapan pengiriman manusia ke Mars.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Setelah lebih dari 50 tahun, manusia kembali melakukan misi menuju Bulan. Perjalanan mengelilingi Bulan dengan wahana luar angkasa berawak ini dilakukan oleh NASA lewat misi Artemis II.

Misi Artemis II menjadi salah satu langkah penting dalam upaya NASA untuk kembali mengirim manusia ke Bulan. Berbeda dari misi sebelumnya yang tanpa awak, Artemis II akan menjadi misi berawak pertama dalam program Artemis. Dalam misi ini, NASA telah menunjuk empat astronaut yang akan mengelilingi Bulan.

Apa itu misi Artemis II?

Potret Bulan yang diambil dari misi Artemis II.
Potret Bulan yang diambil dari misi Artemis II. (dok. NASA)

Sejak misi Apollo 17 pada tahun 1972 belum pernah ada misi luar angkasa dengan awak manusia menuju Bulan. Astronaut paling jauh melakukan perjalanan ke permukaan Bumi atau ISS (Internasional Space Station).Misi Artemis II merupakan impian para ahli astronomi dalam hal penjelajahan luar angkasa. Hal ini disebabkan Artemis II akhirnya akan mengirimkan kembali manusia ke Bulan.

Empat astronaut ini akan menuju Bulan dengan pesawat ruang angkasa Orion MPCV. Para astronaut ini direncanakan akan mengelilingi permukaan bulan pada November 2024 dalam waktu 10 hari.

Tujuan misi Artemis II ini adalah mempelajari lebih jauh kondisi permukaan Bulan. NASA dan beberapa sponsor berharap setelah misi Artemis II ini akan ada kunjungan manusia yang berkelanjutan ke satelit alami Bumi tersebut. Lebih jauh lagi, serangkaian misi Artemis memiliki tujuan jangka panjang sebagai batu loncatan mengirimkan manusia ke planet Mars. 

Lalu, siapa saja keempat astronaut yang ditunjuk sebagai wakil manusia untuk mengunjungi Bulan? Akan ada empat orang, yaitu komandan Reid Wiseman, pilot Victor Glover, mission specialist Christina Hammock Kochi, dan mission specialist Jeremy Hansen.

1. Komandan Reid Wiseman

komandan Reid Wiseman (nasa.gov)
komandan Reid Wiseman (nasa.gov)

G Reid Wiseman adalah astronaut kelahiran Baltimore, Maryland. Gelar terakhirnya adalah Master of Science dalam bidang Science Engineering yang diperoleh pada tahun 2006. Wiseman menjabat sebagai Flight Engineer dalam Ekspedisi 41 NASA pada Mei sampai November 2014. Ekspedisi 41 adalah misi 165 hari di luar angkasa. Pada misi itu Wiseman memecahkan rekor waktu penelitian terlama di luar angkasa, yaitu 82 jam penelitian dalam seminggu.

2. Pilot Victor Glover

pilot Victor Glover (nasa.gov)
pilot Victor Glover (nasa.gov)

Victor J. Glover, Jr. lahir di Pomona, California. Ia masuk menjadi astronaut pada tahun 2013 dan lulus sertifikasi pada tahun 2015. Glover melupakan anggota ekspedisi 64 dan SpaceX Crew-1. Ekspedisi 64 dilakukan pada 15 November 2020 hingga 2 Mei 2021. Saat itu Glover menjabat sebagai Flight Engineer. 

Sedangkan SpaceX Crew-1 merupakan misi pertama pasca sertifikasi SpaceX’s Crew dengan pesawat luar angkasa Dragon. Misi ini juga merupakan misi luar angkasa berawak manusia kedua bagi pesawat luar angkasa Dragon. Sejauh ini Glover telah menyelesaikan 168 hari di orbit dan ikut dalam empat perjalanan luar angkasa. Dengan Artemis II, Glover akan menjadi orang kulit hitam pertama yang melakukan ekspedisi menuju Bulan.

3. Mission specialist Christina Hammock Koch

Christina Hammock Koch (nasa.gov)
Christina Hammock Koch (nasa.gov)

Christina Hammock Koch lahir di Rapids, Michigan dan besar di Jacksonville, North Carolina. Koch masuk sebagai astronaut di NASA pada tahun 2013. Koch lulus sebagai Sarjana Science degrees dalam Electrical Engineering dan Physics. Ia selanjutnya memperoleh gelar Master of Science dalam Electrical Engineering. Studinya dilanjutkan dengan gelar Ph.D. dari North Carolina State University.

Koch telah mengikuti beberapa misi luar angkasa NASA, antara lain Ekspedisi 59, 60 dan 61. Untuk ketiga misi tersebut Koch telah mencatatkan rekor sebagai perempuan dengan misi luar angkasa terlama yaitu sebanyak 328 hari di luar angkasa. Misi Artemis II akan menjadikan Koch sebagai wanita pertama yang mengikuti perjalanan luar angkasa ke Bulan.

4. Mission specialist Jeremy Hansen

Jeremy Hansen (nasa.gov)
Jeremy Hansen (nasa.gov)

Jeremy Hansen lahir di London, Ontario pada 27 Januari 1976. Pada usia 12 tahun, Jeremy Hansen sudah memulai karirnya di 614 Royal Canadian Air Cadet Squadron di London, Ontario. Ia mendapatkan Air Cadet glider pilot wings pada usia 16 tahun dan private pilot licence and wings pada usia 17 tahun.

Hansen masuk sebagai astronaut pada tahun 2009 di Canadian Astronaut Recruitment Campaign ke-3 sebagai satu dari dua astronaut yang lolos. Ia kemudian lolos Astronaut Candidate Training pada tahun 2011.

Pada tahun 2017 Jeremy Hansen menjadi orang Kanada pertama yang dipercaya untuk memimpin kelas astronaut NASA. Dalam jabatan tersebut ia bertanggung jawab untuk melatih calon astronaut dari Amerika Serikat dan Kanada. Dengan misi Artemis II, Jeremy Hansen akan menjadi orang Kanada pertama yang melakukan perjalanan menuju Bulan.

Itulah beberapa informasi mengenai misi Artemis II dan para astronaut yang terpilih. Semoga bisa menambah pengetahuanmu, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
Izza Namira
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Related Articles

See More
Apa Fungsi Tanduk Jerapah?

Apa Fungsi Tanduk Jerapah?

08 Mei 2026, 18:05 WIBScience