Selain gerhana matahari, tahun 2026 juga akan diwarnai dua gerhana bulan, yaitu gerhana bulan total dan gerhana bulan sebagian. Kabar baiknya, salah satu di antaranya bisa diamati dari Indonesia dengan beberapa ketentuan. Untuk itu, simak jadwal gerhana Bulan di tahun 2026 berikut ini:
Pada awal Maret 2026, gerhana bulan total bisa disaksikan di Asia, Australia, Kepulauan Pasifik, hingga Amerika dengan ketentuan khusus untuk Indonesia karena prosesnya sudah berlangsung sejak sore hari. Gerhana penumbra dimulai pukul 15.44 WIB dengan Bulan terbit dalam kondisi gerhana penumbra di Indonesia timur, disusul fase sebagian pada 16.50 WIB yang terlihat dari Indonesia tengah. Puncak gerhana total terjadi pukul 18.04 WIB dan bisa disaksikan dari Indonesia barat dengan fase total berlangsung sekitar 58 menit sebelum seluruh rangkaian gerhana berakhir pada 21.22 WIB.
Menjelang akhir Agustus 2026, gerhana bulan sebagian dapat diamati di wilayah timur Pasifik, Amerika, Eropa, Afrika, dan Asia Barat. Prosesnya dimulai dengan fase penumbra pada pukul 08.23 WIB, lalu disusul fase sebagian pada pukul 09.33 WIB.
Gerhana berlangsung hingga pukul 12.51 WIB dan berakhir sepenuhnya pada pukul 14.01 WIB, dengan total durasi sekitar 5 jam 37 menit. Namun, gerhana ini tidak dapat diamati dari Indonesia karena terjadi pada siang hari.
Dengan melihat jadwal gerhana 2026 di atas kamu bisa tahu kapan fenomena langit ini terjadi dan di wilayah mana saja bisa menikmatinya. Jangan lupa tandai kalender!
Referensi
"All the Eclipses, Supermoons, Meteor Showers and Planets To Spot In 2026". CNN. Diakses Januari 2026.
"Future Eclipses". NASA. Diakses Januari 2026.
"2026 Begins A Golden Age of Solar Eclipses: How To See 3 Total Solar Eclipses And 3 'Ring of Fire' Eclipses In 3 Years". SPACE. Diakses Januari 2026.