ilustrasi pria angkat beban (unsplash.com/John Livingstone)
Pada sela-sela kesibukan menjalankan tugas di Stasiun Luar Angkasa, para astronaut juga selalu berusaha untuk menjaga kekuatan otot dan tulang mereka. Untuk mencegah melemahnya tulang dan otot, mereka bahkan melakukan olahraga setidaknya 2 jam per hari. Selain itu, para astronaut juga dibekali obat-obatan tertentu untuk menjaga kondisi tulang dan otot mereka.
Gak sampai di situ, begitu sampai di Bumi, mereka juga akan mengikuti program rehabilitasi selama 45 hari. Dilansir Jackson Health System, mereka menggunakan peralatan olahraga khusus yang dapat menopang tubuh. Rehabilitasi ini bertujuan untuk membangun kembali otot, memperkuat tulang, dan mendapatkan kembali keseimbangan serta koordinasi tubuh. Selain olahraga, dalam program ini juga para astronaut akan melakukan berbagai tes medis dan berpartisipasi dalam sejumlah penelitian yang terkait dengan misi mereka sebelumnya.
Menjadi astronaut hingga menjalankan misi tertentu memang sangat membanggakan. Namun, jarang orang menyadari bahwa menjadi astronaut memiliki risiko kerja yang tinggi, terutama selama misi luar angkasa berlangsung. Gak jarang seorang astronaut harus bepergian ke luar angkasa lebih dari sekali, bahkan berada di Stasiun Luar Angkasa lebih lama dari yang direncanakan sebelumnya. Ketika mendarat di Bumi, mereka masih harus memulihkan kondisi tubuhnya agar bisa kembali normal sebagaimana biasanya.