ilustrasi kupu-kupu di atas tanah basah (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
Meski disebut mud puddling, sumber nutrisi yang dimanfaatkan kupu-kupu sebenarnya tidak terbatas pada lumpur. Beberapa spesies juga mengisap cairan dari pasir basah, kerikil lembap, keringat, kotoran hewan, hingga buah yang membusuk.
Bahan-bahan tersebut dapat menyediakan garam, senyawa nitrogen, atau nutrisi lain yang tidak diperoleh dalam jumlah cukup dari nektar. Jenis sumber yang dipilih bisa berbeda, tergantung spesies dan kebutuhan nutrisinya.
Dengan demikian, bunga dan tanah basah memiliki fungsi yang berbeda bagi kupu-kupu. Nektar terutama menyediakan energi, sedangkan tempat lembap dapat menjadi sumber mineral tambahan yang penting bagi kelangsungan hidupnya.
Jadi, kebiasaan kupu-kupu berkumpul di tempat basah memperlihatkan bahwa kebutuhan nutrisi serangga ini jauh lebih beragam daripada sekadar mengisap nektar. Genangan kecil atau tanah berlumpur yang terlihat biasa saja ternyata bisa menjadi sumber mineral penting. Karena itu, keberadaan area lembap alami juga memiliki peran dalam mendukung kehidupan kupu-kupu di suatu ekosistem.
Referensi
Coastal Georgia Botanical Gardens. Diakses pada Oktober 2026. Puddling: A Butterfly’s Secret Garden of Delight
Dungeness River Nature Center. Diakses pada Oktober 2026. Butterfly Behaviors
Learning Library. Diakses pada Oktober 2026. Butterfly Basking and Puddling
Thought Co. Diakses pada Oktober 2026. Why Do Butterflies Gather Around Puddles?