Kenapa Saptaparni Disebut Sebagai Pohon Setan? Ini Penjelasannya

Saptaparni (Alstonia scholaris) merupakan jenis tanaman keras yang bisa kamu temukan di pulau Jawa dan Sumatra. Tanaman ini sering digunakan sebagai obat tradisional karena manfaatnya yang banyak untuk kesehatan.
Manfaat kesehatan dari saptaparni sering kali digunakan untuk mengobati masalah kulit, diare, dan gigitan ular.
Tanaman ini dipercaya efektif dalam mengobati luka karena kandungannya yang bisa membantu regenerasi kulit. Penelitian dalam jurnal Der Pharmacia Lettre menemukan bahwa ektrak dari daun saptaparni memiliki kemampuan menyembuhkan luka di kulit.
Tanaman ini juga dikenal dengan nama the devil's tree atau pohon setan. Lantas, mengapa pohon saptaparni disebut dengan pohon setan?
Dilansir laman myUpchar, tanaman saptaparni disebut sebagai pohon setan karena aromanya yang cukup kuat, khususnya pada malam hari. Jika kamu memetik bunga pohon saptaparni, aroma dari bunganya bisa memenuhi seluruh ruangan.
Aroma bunga saptaparni bahkan dipercaya bisa tercium dari jarak 1,6 kilometer karena baunya yang sangat kuat.
Sumber lain mengatakan bahwa pohon saptaparni disebut sebagai pohon setan karena kepercayaan masyarakat lokal setempat. Masyarakat suku di Delhi sering kali enggan duduk di bawah pohon ini atau bahkan lewat di bawahnya karena takut dihampiri setan, menurut laman The Hindu.



















