Pleiades, juga dikenal sebagai Tujuh Saudari atau Messier 45 (M45), gugusan bintang terbuka yang menonjol yang terletak di konstelasi Taurus. (commons.wikimedia.org/NASA, ESA, AURA/Caltech, Palomar Observatory)
Pleiades, yang dikenal sebagai gugus bintang terbuka Messier 45 (M45) di rasi Taurus, sering disebut Tujuh Saudari dalam mitologi Yunani. Dalam budaya Nusantara, gugus ini dikenal sebagai Lintang Wuluh atau Lintang Kartika.
Secara astronomis, pertemuan antara Venus dan Pleiades merupakan peristiwa berkala yang terjadi setiap delapan tahun sekali. Kehadiran keduanya di langit malam selalu menjadi momen yang dinantikan karena nilai sejarah dan keindahannya. Hal yang membuat fenomena kali ini terasa sangat istimewa adalah kehadiran Bulan sabit tepat di tengah-tengah mereka, sehingga menciptakan komposisi visual yang luar biasa indah dan sangat dicari oleh para fotografer langit.
Perpaduan nilai sejarah dan keindahan visual ini menjadikan konjungsi Bulan, Venus, dan Pleiades sebagai momen langka yang sayang untuk dilewatkan. Meski bisa dilihat langsung dengan mata telanjang, penggunaan teropong atau teleskop akan sangat membantu melihat detail permukaan Bulan dan gugusan bintang Pleiades dengan lebih jelas. Pastikan kamu memilih lokasi pengamatan yang gelap serta memiliki pandangan ke arah barat yang luas tanpa terhalang bangunan atau pepohonan agar pengalaman menikmati keajaiban langit ini menjadi maksimal.