Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengapa Kucing Memiringkan Kepala saat Mendengar Suara?

Mengapa Kucing Memiringkan Kepala saat Mendengar Suara?
ilustrasi kucing memiringkan kepala (pexels.com/Kanashi)
Share Article

Pernah melihat kucing tiba-tiba memiringkan kepala saat mendengar suara tertentu? Gerakannya memang terlihat menggemaskan, apalagi ketika telinga ikut bergerak mengikuti arah bunyi. Namun, kucing sebenarnya tidak sekadar menunjukkan ekspresi penasaran karena ada proses pendengaran dan pengamatan yang membuat mereka melakukan gerakan tersebut.

Kebiasaan ini biasanya muncul ketika kucing mendengar suara yang asing, pelan, atau datang dari arah yang belum terlihat. Posisi kepala bisa berubah sambil telinganya bergerak mengikuti sumber bunyi, seolah sedang memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Lantas, apa penyebab kucing memiringkan kepala saat mendengar suara? Simak penjelasannya berikut ini.

  1. 1. Kucing memiringkan kepala untuk mencari sumber suara

    ilustrasi kucing
    ilustrasi kucing (pexels.com/Bryanken)

    Kucing punya kemampuan pendengaran yang sangat baik untuk mengenali dari mana sebuah suara berasal. Kedua telinganya menangkap bunyi hampir bersamaan, tetapi suara tersebut bisa sampai ke telinga kanan dan kiri dengan selisih waktu yang sangat kecil. Perbedaan itu kemudian diproses oleh otak untuk memperkirakan posisi sumber suara. Telinga kucing juga bisa digerakkan ke berbagai arah sehingga mereka dapat mengumpulkan informasi dari lingkungan tanpa harus langsung berpindah tempat.

    Ketika mendengar bunyi dari balik pintu, misalnya, kucing bisa mengarahkan telinganya ke sumber suara sambil sedikit memiringkan kepala. Gerakan tersebut membantu mereka memastikan arah bunyi sebelum menentukan respons berikutnya. Jadi, kepala yang miring ketika mendengar suara bukan sekadar pose lucu. Kucing sedang berusaha mendapatkan informasi lebih jelas tentang suara yang baru saja ditangkap oleh telinganya, terutama jika sumber bunyi tersebut tidak langsung terlihat.

  2. 2. Posisi kepala membantu kucing melihat sesuatu dari sudut berbeda

    ilustrasi kucing
    ilustrasi kucing (pexels.com/Fauzan Aulia)

    Kucing tidak hanya mengandalkan pendengaran ketika memiringkan kepala. Mereka juga bisa menggunakan perubahan posisi tersebut untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda terhadap sesuatu yang sedang diperhatikan. Misalnya, ketika seseorang berbicara dari jarak dekat, kucing dapat mengubah posisi kepala sambil tetap menatap wajah orang tersebut.

    Bentuk wajah kucing membuat sebagian area di sekitar bagian bawah wajah tidak selalu terlihat dari posisi tertentu. Mengubah sudut kepala dapat membantu mereka mendapatkan pandangan yang lebih jelas terhadap objek atau gerakan di depannya. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa kepala miring terkadang disertai tatapan yang sangat fokus.

    Kucing juga mampu mengenali suara manusia yang sudah akrab, termasuk suara pemiliknya. Ketika mendengar namanya dipanggil atau suara dengan nada tertentu, kucing bisa memberikan respons berupa gerakan telinga, tatapan, hingga kepala yang sedikit miring. Mereka mungkin tidak memahami bahasa manusia seperti manusia memahami bahasa, tetapi dapat mengenali pola suara dan menghubungkannya dengan situasi tertentu.

  3. 3. Kepala yang terus miring bisa menandakan gangguan kesehatan

    ilustrasi kucing
    ilustrasi kucing (pexels.com/Jimmy Chan)

    Memiringkan kepala sesekali ketika mendengar suara umumnya merupakan perilaku normal. Kucing bisa melakukan gerakan tersebut karena tertarik pada bunyi baru atau sedang mencoba menentukan sumber suara. Setelah tidak lagi tertarik dengan rangsangan tersebut, posisi kepalanya biasanya kembali seperti semula. Namun, kondisi berbeda perlu diperhatikan jika kepala kucing terus berada dalam posisi miring, termasuk ketika tidak ada suara yang sedang menarik perhatiannya. Kepala yang menetap pada satu sisi dapat berkaitan dengan gangguan pada telinga bagian dalam atau sistem vestibular, yaitu bagian tubuh yang berperan dalam menjaga keseimbangan dan posisi tubuh.

    Biasanya terdapat tanda lain jika kemiringan kepala berkaitan dengan gangguan kesehatan, seperti berjalan sempoyongan, sulit berdiri, sering jatuh, berputar ke satu arah, atau gerakan mata yang tidak biasa. Jika kondisi tersebut muncul dan tidak kunjung membaik, pemeriksaan dokter hewan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya. Jadi, kepala miring ketika mendengar suara memang bisa menjadi salah satu tingkah kucing yang menggemaskan, tetapi kemiringan kepala yang terus-menerus perlu mendapat perhatian lebih.

    Kebiasaan kucing memiringkan kepala saat mendengar suara menunjukkan betapa banyak informasi yang bisa mereka tangkap hanya dari sebuah suara. Gerakan kecil tersebut merupakan bagian dari cara kucing mengenali lingkungan sekaligus menentukan apa yang sedang menarik perhatiannya. Jadi, kalau kucing tiba-tiba memiringkan kepala saat kamu memanggilnya, jangan heran kalau sebenarnya ia sedang berusaha memahami apa yang baru saja didengarnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More